Dustanya Cinta

Dustanya Cinta
Bertanya


__ADS_3

3 jam berlalu setelah hujan reda ...


"Tidurlah kalian, biar kita yang jaga" ucap Surya sambil menunujuk Bima.


"Tidak om, kita jaga sama-sama" talak Arga yang tidak mau orang istimewanya kenapa-kenapa.


"Tidurlah! om tahu kalau sekarang lagi jam 8, tetapi ini sudah gelap. Lebih baik kau tidur saja"


"Tapi om ..."


"Nak, kau tidur dengan Reza ya soalnya Vira itu wanita. Biar Vira yang tidur sama Delia dan Aland serta Zan ikut kamu. Karena tenda kita terbatas" jelas Bima.


"Masa Arga sama si bau bangkai itu si pa"


"Arga! jaga ucapanmu!!" bentak Bima.


"Tenanglah Bim, ini udah malam, banyak hewan berkeliaran dimana-mana" tenang Surya pada Bima.


"Anak kandung rasa anak tiri. Baru sehari ketemu papa udah ngambil hatinya, apalagi sebulan. Gue nggak bisa bayangin .. " kesal Arga yang kini menjadi posesive.


Yang semula sore kini sudah berganti malam. Suasana dingin menyelimuti tubuh mereka. Daun-daun bergoyang sesuai irama angin.


Kini Arga sudah PW (Posisi Wenak🤣) di tenda yang sudah dibangun tadi sore. Sementara Reza dan juga Delia belum ke tenda mereka masing-masing.


"Papa" panggil Vira yang sedang muncul didepannya.

__ADS_1


"Ada apa?"


"Tidak ada kok pa, cuma mau deket sama api. Dingin ..." ucap Vira sambil menautkan kedua tangannya didekat unggun api itu.


"Jangan dekat-dekat, nanti bajumu terbakar" ujar Surya yang tidak sengaja melihat putrinya sangat dekat dengan api.


Melihat tidak ada Delia dan Reza disekitarnya, kemudian Bima bertanya.


"Nak, apa kau tahu sahabatmu dimana"


"Bim, anakmu itu udah nggak sahabatan sama putriku. Panggil namanya saja, jangan kata-kata sahabat dong" bisik Surya ditelinga Bima.


"Sahabat? Oh Delia om? Vira tadi lihat dia sedang jalan sama suaminya" ucap Vira tenang tanpa tekanan.


"Paling juga deket kok om ama tempat ini"


"Om boleh tanya?" ucap Surya.


"Boleh om, tanyalah sebanyak yang om mau" ucap Vira dengan ramah.


"Ada apa sebenarnya kamu sama Delia, putri om?" tanya Bima yang lagi-lagi membahas Delia setelah istrinya.


"Tahu nggak om, om itu orang kedua yang tanya soal hubungan Delia sama Vira. Pertama Tante Syellia kedua om Bima. Haha .. " ucap Vira dengan tertawa terbahak-bahak.


"Benarkah?"

__ADS_1


"Iya. Sini pa, gabung sama om Bima" ajak Vira pada Surya yang melihat papanya agak berjauhan.


"Baiklah" singkat Surya.


"Dengerin penjelasan Vira baik-baik om. Sebenarnya Vira masih sahabatan kok sama Delia, tapi Delia yang memutuskan semua ini. Delia udah rebut pacar Vira, si buaya berkaki dua itu!"


"Maksudnya Reza?"


"Iya lah om, kalau bukan Reza siapa lagi"


"Andaikan Reza sama Delia jadi pemain sinetron, wih cocok tuh sama karakternya mereka masing-masing. Mereka kan jago akting, buktinya Reza udah pura-pura cinta sama Vira dan Delia udah pura-pura jadi sahabat Vira. Hiks.. hiks .." lanjut Vira yang seketika menangis tiada hentinya.


"Kamu bebas mau ngatain anak om dan menantu om karena om tahu dihianati itu sakit" ucap Bima yang pertama kali merelakan putrinya untuk diejek orang.


"Andai kamu tahu sayang, dulu papa dan om Bima itu hampir sepertimu. Walaupun hampir dan belum terjadi, papa bersyukur karena tuhan telah menjaga persahabatan kita dan cinta kita. Ya, walaupun sekarang ada yang tertukar. Karena berbagi itu indah, bukankah begitu Bim?" ucap Surya sambil mengedipkan matanya apada Bima.


"A-ah iya" ragu Bima.


"Apanya yang tertukar?"tanya Vira sambil menatap mata mereka seakan-akan mencari jawaban disana.


.


.


...#Mohong dukung author dengan vote, komen dan like. Matursuwun🙏♥️....

__ADS_1


__ADS_2