
Terdapat orang yang kini sedang bercanda gurau, kalau tidak Bima dan Surya siapa lagi.
Tapi itu tidak berlaku dengan sekertaris Zan dan Aland, Vira dan Arga , Delia dan juga Reza.
Serasa dunia milik kita berdua (Bima dan Surya) yang lain ngungsi😂.
"Apa kau ini Sur, lepaskan putriku" ucap Bima yang tiba-tiba teringat pada putrinya.
"Eh lupa gue, sangking besar kesalahannya sampai-sampai gue nggak lihat kebaikannya sedikit pun" ejek Surya yang tidak mau melirik mata Bima, Karena Surya tahu Bima itu damagenya bukan main.
"Tuhan aja memaafkan hambanya yang berbuat salah, lah elu Sur masa kaga sih" ucap Bima dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Iya-iya deh, gue lepasin" jawab Surya sambil membuka pintu tahanan.
"Menantuku juga, harus elu lepasin" sahut Bima.
"Iya tuan Bheem Bheem Bheem ChoTa Bheem ChoTa Bheem. Dasar Bima sakti KW " umpat Surya yang sambil menyanyikan lagu "Chhota Bheem".
Setelah dibuka, serasa Delia bebas menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Hidup didalam sangkar memanglah buruk jika dibayangkan.
Kita hidup untuk kebebasan bukan untuk ditahan. Ibaratnya, kita makan untuk hidup bukan hidup untuk makan. Iya kan?
__ADS_1
"Papa, Delia rindu papa. Kemana aja papa pergi, hiks .. hiks" tangis Delia seketika pecah melepas rindu pada papanya.
"Papa kan keInggris sayang" jawab Bima yang sedang menyilakkan rambut Delia.
"Hai om, apa kabar" ucap Reza dengan sopan.
"Emang deh kalau si Reza itu pro akting, buktinya dia selama ini cuma pura-pura cinta ama gue" kesal Vira saat melihat Reza sok baik.
"Dimana si harga diri elu Za, sok-sokan baik sama papa gue. Awas ya elu, gue akan bikin elu perhitungan sama gue" kesal Arga yang tak kalah dengan Vira.
"Dasar buaya berkaki dua" ucap Arga bersamaan dengan Vira.
"Tuh menantu papa" ceplos Arga yang sedang menutup mulutnya sendiri.
"Hust, diamlah" ucap Bima.
"Baik, kamu gimana kabarnya" lanjut Bima yang sedang menjawab pertanyaan dari menantunya.
"Baik juga om" jawab Reza sambil menyalami tangan Bima.
"Gue nggak percaya kalau dia berubah" ucap Arga yang masih terdengar sedikit ditelinga papanya.
__ADS_1
"Kenapa nggak percaya? tidak ada orang baik yang tidak punya masa lalu, dan tidak ada orang jahat yang tidak punya masa depan. Kamu cucu Alexander Reymond dan anak dari seorang Dirgantara, jadi bersikaplah sesuai dengan Grandpa Al dan hiduplah sesuai dengan kehidupan Dirgantara"
"Dirgantara dirgantara raja diudara" sahut Surya saat mendengar kata Dirgantara dua kali.
"Kau itu macam hobi nyanyi aja, Kak sur Ka sur"
"Cuih, kau juga hobi mengganti nama orang" ucap Surya dengan nada yang tak terima.
Terkadang merubah sikap itu perlu saat kita sudah berperan sebagai kepala rumah tangga. Memang pada masa muda kita mungkin lebih memilih untuk bersenang-senang, tapi tidak untuk masa-masa dalam rumah tangga.
Tak semua orang sebaik atau seburuk kelihatannya. karena siapa diri mereka sesungguhnya hanya tuhan yang dapat melihat dan menilainya.
Hidup itu sederhana. tetapi kitalah yang membuatnya jadi serumit mungkin. Tanpa kita sadari, seseorang bisa berubah dalam waktu kedipan mata
Biarlah semua berjalan dengan apa adanya, Berlaku dengan semestinya, dan berakhir dengan seharusnya.
.
.
...#Jangan lupa dukung author dengan like, vote dan komen. Matursuwun🙏♥️....
__ADS_1