
Maaf lama gak up soalnya lagi banyak tugas negara yang bikin moodnya buruk gak bisa mikir buat nulis apa-apa. Bener- bener gak dapat ide. Mau nulis juga lagi beneran kecapekan.
Yah...malah curhat deh.
Ok sekarang dilanjut aja ya.
--------
" Kenapa Mel lagi si?"Rudi kembali jengkel
" Rudi dengerin gue.. Nantinya yang bakal jadi istri lu itu Melisa bukan Clarisa. Sekarang gue cuman sementara sama lu. Gue gak masalah walaupun lu mau ngelakuin apapun ke gue. Tapi lu inget ada hati yang harus lu jaga." Clary masih terus berusaha menyadarkan Rudi.
" Apa hanya perasaan Melisa yang lu pikirin?"
" Gue juga mikirin perasaan lu kedepannya. Gue gk mau nantinya lu bingung kalau harus milih gue atau Melisa. Karena apa yang lu lakuin ke gue pasti akan ada akibatnya. Lu tau jelas itu." ucap Clary dengan penuh penekanan.
" Kenapa gue harus milih lu ato melisa? Lu istri gue sampe kapanpun lu tetep istri gue. INGET ITU" kali ini Rudi benar- benar berteriak pada Clary membuat mata wanita itu membulat sempurna.
" Maaf Rud gue gak bisa cinta sama lu. Apa lagi sampai harus melanjutkan pernikahan kita." Clarisa menahan sesak didadanya.
" Gue udah terlanjur nyaman sama lu. Pliss jangan tinggalin gue." suara Rudi terdengar parau.
"Gue gak ninggalin lu sob. Tapi gue cuman bisa jadi sahabat lu aja." Clarisa benar - benar tak ingin berbohong pada Rudi.
" Apa lu masih nunggu lelaki yang udah ninggalin lu tanpa kabar?" Rudi seketika mengingat Jonatan pacar Clarisa yang sekarang sudah menghilang entah kemana.
Clarisa hanya tersenyum garing. Dia bahkan tidak sempat berpikir tentang Joan. Bahkan mungkin bisa dibilang dia telah lupa pada lelaki itu.
Ya..gadis itu memang jarang terbawa perasaan pada siapapun. Mungkin karena dia lebih mengutamakan logika dari pada hatinya jadi dia mudah sekali move on. Lebih tepatnya dia tidak pernah memikirkan apa yang sudah terjadi dimasa lalu. Seperti halnya yang dia lakukan saat ini bersama Rudi. Dia tidak akan menolak ataupun melawan Rudi atas dasar kewajibannya sebagai istri tapi dia juga tetap tidak ingin membuka hatinya karena dia tau mereka akan segera berpisah. Bahkan Clarisa sudah mempersiapkan semua berkas untuk pengajuan gugatan perceraian dan setumpuk planing yang akan dia realisasikan setelah bercerai.
__ADS_1
(Wow sadis si cewek.. beneran gak punya hati)
----------
Setelah percakapan dan penolakan yang dilakukan Clary, sikap Rudi berubah drastis menjadi dingin dan tidak bersahabat. Dia selalu menghindari Clary. Mungkin dia sedang berusaha keras untuk melupakan perasaannya kepada sahabat sekaligus istrinya itu. Clary pun tampak tidak terlalu mempermasalakan perubahan sikap Rudi. Meskipun awalnya di kaget tapi Clary berusaha memahami apa yang sedang dilakukan suaminya. Mungkin dia butuh waktu sendiri untuk menetralkan perasaannya.
...
Pagi ini Clary terlihat sangat sibuk mengemasi barang- barangnya. Yahhh... benar saja, hari ini dia harus meninggalkan apartemen Rudi karena kemarin mereka sudah sah bercerai. Meskipun sempat mendapatkan penolakan dari para orang tua tapi mereka tetap kekeh untuk bercerai dengan semua alasan yang sekiranya masuk akal dan tidak membuat papi Rudi kaget dan sakit lagi.
Ditempat lain Rudi sengaja menyibukan dirinya dikantor. Dia sengaja menghindar dari Clary. Bahkan untuk sekedar mengucapkan perpisahan pun dia tidak menginginkannya walaupun dia tau kepergian Clary kali ini mungkin adalah untuk selamanya karena dia juga tau kalau Clary juga sudah resign dari perusahaan tempat mereka bekerja dan menghapus semua akun jejaring sosialnya. Mungkin kali ini hati mereka sama - sama sedang benar - benar sangat hancur dan kecewa karena kesalah pahaman yang mereka ciptakan sendiri.
Rudi mengira penolakan Clarisa karena wanita itu masih mengharapkan Jonatan lelaki yang tiba - tiba menghilang. Sedangkan Clary selalu menjelaskan bahwa bukan itu alasannya melainkan dia ingin Rudi bahagia bersama Melisa pacarnya.
ENTAHLAH hati orang siapa yang tau. Tidak tau perasaan siapa sebenarnya yang benar - benar tulus disini dan siapa yang bersalah atas semua yang terjadi. Yang jelas kedua hati anak manusia itu sedang tidak jelas kemana arah dan tujuannya.
Diapartemen Clary selesai berkemas. Semua barangnya segera diangkut oleh jasa angkutan yang dia sewa untuk mengantar semua barangnya ketempat tinggal barunya diluar kota, bukan luar kota tepatnya diluar pulau.
......
Hari senin jm 4 subuh, Clary terbangun dari tidurnya yang lelap karena alarm yang sengaja dia set untuk membangunkannya. Dia harus segera bersiap karena hari ini adalah hari pertamanya bekerja setelah 3 hari dia berkutat dengan menata rumah barunya di pulau yang baru untuknya.
Dia segera mandi dan beribadah sholat subuh ( walaupun lebih seringnya dia bolong- bolong si sholatnya). Setelah itu dia segera menyiapkan sarapan untuknya sendiri. Sejenak dia melamun saat menyantap sarapan paginya. Terlintas kenangan - kenangan konyolnya bersama Rudi saat di meja makan. KANGEN mungkin kata itu yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya saat ini.
" Lu pasti masi ngorok jam segini. Haha.. Ntar lu bangun pas sarapa dah siap trus makannya keburu- buru karena lu suka bangun mepet ama jam berangkat ngantor." Clary pun tersenyum kecut menyadari bahwa ada yang hilang dihidupnya.
" Coba aja lu bisa jaga perasaan lu, pasti planing kita dulu berjalan lancar dan kita tetap bersahabat seperti dulu dan gue juga gak perlu melarikan diri kek gini." pikirnya dalam hati membuat mood makannya lenyap.
tin tinnnn...
__ADS_1
Suara klakson motor didepan pintu gerbang rumahnya sontak membuyarkan lamunannya. Seorang perempuan paruh baya sudah bertengger diatas motor menunggu sang empunya rumah keluar.
" Maaf mbok , lama ya" sapa Clary
mbok ( panggilan kakak untuk perempuan dibali )
" Baru juga dateng gek. Ayok dah berangkat nati pulang kerja mbok ajak ke dealer beli motor biar nati bisa melali sesuka hati." jawab wanita paruh baya itu sambil menyodorkan helm.
* Gek adalah panggilan untuk perempuan yang usianya lebih muda atau anak kecil
* Melali artinya main atau jalan- jalan
Clary sangat bersyukur kenal dengan wanita paruh baya yang bernama lengkap Gusti Ayu Malini Rahayu yang biasa dipanggil Sayu. Wanita denga wajah eksotis khas bali dan senyum ramah yang menampilkan kebaikan dan ketulusan hatinya.
Clary: "*Tunggu bentar deh. Nama itu kek famos banget thor?"
Author: " iye ntu nama sobat kecil gue di Bali dulu. Temen gue dari TK dia."
NOTED: SAYU namanya aku pakai ya. Luv yu poreper sobat.
Maaf sekarang authornya yang baper karna denger lagu lembayung bali jadi keinget masa- masa menyenangkan tinggal disana. Kangen sama teman - teman disana, kangen pantainya, kangen suasananya, kangen semua tentang Bali..
Aku berdoa semoga yang baca novel ini bisa holide ke Bali bersama orang yang kalian sayangi. Amin.
Sampai sini dulu yah temans..
Season 1 TAMAT. Next episode lanjut Season 2. Kita liat perjalanan cinta Clarisa di Pulau Dewata. Apakah dia akan bertemu dan jatuh cinta dengan bule atau malah ketemu Jonatan??? Atau jatuh cinta pada pria disana yang berbeda keyakinan???
jawabannya adalah ENTAHLAH tergantung mood author nantinya.
__ADS_1
thanx 4 attantion. lup yu pull semua*...