
* Gomene teman-teman. Maapin authornya kalau nulis tidak terjadwal dan upnya lama. Karena banyak pekerjaan yang bener-bener gak bisa ditinggal. Terima kasih yang sudah mau mampir baca. Semoga selalu sehat dan sukses*
👇👇👇okay sekarang kita lanjut ya.
*****
" Tapi bagus juga ide si Irma mam. Lagia mereka juga udah sahabatan sejak kecil dan pasti mereka paham karakter masing-masing. Buktinya mereka bisa bertahan sampai sekarang." kata papi Rudi dengan santai sambil menyalakan sebatang rokoknya.
" Boleh juga itu mas. Lagian kluarga kita juga kan udah kenal baik sejak kita masih sekolah dulu" sekarang giliran ayah Clary yang menunjukan kejulidtannya.
Seketika itu dengan serempak dan kompak Clary dan Rudi menjawab " NO!!!!!!!"
Kedua kluarga itupun serempak memandang mereka bergantian.
" Tuh jawabnya aja udah kompak" cletuk Irma.
" Gada gada.. bodo ah. Pokoknya gak ada perjodohan" Rudi menolak dengan tegasnya.
" IDEM" sambung Clary secepat kilat.
**
Setelah acara wisudah itu Clary dan Rudi bekerja disatu perusahaan yang sama. Semakin hari hubungan mereka semakin dekat walaupun sekali waktu terlihat pertengkaran yang tidak bermutu diantara keduanya. Semua itu membuat karyawan lain berpikir kalau mereka adalah sepasang kekasih. Padahal pada kenyataannya Rudi sedang mengincar senior wanita di divisi lain. Sedangkan Clary tidak pernah sekalipun memikirkan tentang menjalin hubungan dengan laki-laki bahkan Joan pun sepertinya sudah terlupakan seperti angin lalu.
Suatu sore yang cerah Clary tampak pulang sendiri dari kantor. Tak seperti biasanya yang selalu pulang bersama Rudi. Seperti dugaan kalian para pemirsa.. Rudi akhirnya mendapatkan hati seniornya itu dan sekarang sedang pacaran. Jadilah Clary luntang-lantung sendiri gak punya teman.
(Kesian banget ya. Sahabat macem apa tuh si Rudi. Kalau author yg punya sahabat kek gitu pasti auto ngeracun aja).
Sesampainya di kosan, Clary segera membersihkan diri dan memesan makanan secara online. Maklum dia tipe wanita mager sedunia kalau pulang kerja. Tidak seperti dulu yang giat bekerja sambil kuliah. Karena sekarang dia tidak lagi bermain judi online dan tidak suka shooping apa lagi kesalon buat perawatan seperti wanita lainnya. Jadilah gajinya bisa ditabung buat masa depannya kelak.
kaze ga senaka wo hatte
shizuku wa ito wo tsutatte
Get Up me wo samashite yo
Get Down mou ma mo naku
negai wo moji ni okoshite chishio ni notte
sono mi ni matotta kuro
kumori naku subete wo furiharau you ni
( opening song dari anime black clover#maklumin#Author yang masi suka anime)
Suara lagu dari phoncell Clary berbunyi menandakan seseorang menghubunginya. Segera saja dia meraih benda pipih itu dan meletakkan didekat telinganya.
"Assalamualaikum bu.."
"Waalaikumsalam. Kamu sibuk nduk?" tanya suara disebrang telphon yang ternyata adalah ayah Clary dan bukan ibuya.
" Gak sibuk kok yah. Ini baru abis makan dikosan. Ada apa yah kok tumben telpon pake hp ibu?"
" Ibu sakit nduk, kalau ada waktu senggang sempetin pulang ya. Kan lama juga kamu gak pulang. Udah hampir 8 bulan loh."
__ADS_1
" Iya yah besok sabtu pulang kerja Calry langsung pulang. Ibu sakit apa yah? Udah ke dokter?" Clary bertanya-tanya penuh kekhawatiran.
" Cuman darah tingginya aja kambuh nduk. Yaudah nati ayah bilang kalau kamu mau pulang biar ibu senang trus bisa cepat sembuh" ayahnya mencoba menenangkan Clary.
Ayah dan anak itu pun segera mengakhiri panggilang telponnya setelah hampir setengah jam bertukar suara. Dan Clary pun tertidur dengan tangan yang masih memegang handphonnya. Padahal waktu masih menunjukan jam 19.43 WIB.
kaze ga senaka wo hatte
shizuku wa ito wo tsutatte
Get Up me wo samashite yo
Get Down mou ma mo naku
negai wo moji ni okoshite chishio ni notte
sono mi ni matotta kuro
kumori naku subete wo furiharau you ni
Baru sebentar mata Clary terpejam. Hp yang masih berada di genggaman tangannya berdering kembali dan sukses membuatnya terbangun dengan segenap kejengkelan yang membahana diseluruh jiwa dan raganya.
Dilihatnya layar hp itu dan tertera nama " kamvret terbaiku" . Yah nama itu adalah panggilan kesayangan buat sahabatnya Rudi.
" Haloooo.. ada apa lu kampvret gangguin orang tidur." dengan suara khas orang bangun tidur dan sedikit nada jengkel Calry memaki sahabatnya disebang sana.
" Woles bro jangan ngegas" jawabnya santai.
" Urusai!!!!" Clary semakin jengkel dibuatnya
" Sorry bro gue pulkamnya sabtu abis kerja. Kan itu setengah hari jadi bisa langsung cusss. Soalnya ibu gue sakit."
" Naik apa lu?"
" Boleh pinjem motor lu gak biar cepet?"
"Yodah besok langsung pake aja. Ntar gue suruh cewek guwe bawa motornya biar bisa nebeng pulang gue." jelas Rudi.
" Lu gak bawa mobil aja gitu kan sekalian kencan lunya."
" Eh oneng.. gimana ceritanya gue dari rumah mau bawa mobil gue sekaligus motor. Lu kira gue kek Naruto bisa jurus kage bunshin no jutsu (jurus kloning bayangan jadi bayak di anime Naruto)"
" Kali aja lu sekalian bawa pintu ajib biar gak susah kalau kemana-mana"
" Pintu ajaib oon bukan pintu ajib. Lu kire Doremon dari Arab?? Dasar bekicot soak." sekarang giliran Rudilah yang jengkel pada sahabatnya itu.
" DO RA E MON bukan DOREMON.. Dikiranya pintu ajaib pas dibuka bukan di jepang tapi di Arab" Clary pun cekikikan karena tahu bahwa sahabatnya itu sedang dalam mode jengkel tingkat iblis.
" Udah-udah. Gini aja deh lu bawa aja motor gue. Nanti gue minggu ikut bonyok ke kota H sekalian jenguk tante. Trus pulangnya minggu sore kita boncengan." Rudi pun mengalah dari pada terus meladeni sahabat tercintanya yang kadang sedikit tidak waras itu.
*Clary: " Pliss deh thor..sentimen bet lu ama gue. Lu tuh yang kagak waras thor"
*Author:" 😑 bodo"
*back to story*
__ADS_1
Akhirnya hari sabtupun tiba. Seperti rencana awal. Clary membawa motor Rudi untuk mudik sehari karena ibunya sakit. Sedangkan Rudi pulang dari kantor bersama dengan Melisa senior beda divisi yang beberapa minggu ini sudah sah menjadi pacarnya.
*Rudi :" Sah? Lu pikir nikah thor?"
*Author :" Suka-suka eyke..kan eyke yang nulis. "
*Rudi :" Serah!!!"
* Balik kecerita lupakan pertengkaran dua sejoli itu. (Dua sejoli kek judul lagunya DEWA ya)*
Clary pun melajukan motornya dengan kecepatan penuh ( gak penuh juga si cuman 80km/jam). Dengan kecepatan itu dia bisa mempercepat perjalanannya yang biasanya ditempuh dalam waktu lebih dari 2 jam hanya dia tempuh dalam waktu 90 menit. Jadi pertanyaannya berapa kilo meterkah jarak dari kantor Clary ke rumahnya dikampung halaman?
(Mohon maaf ya pemirsa. Inilah efek belajar online. Karena authornya agak sengkleh)
Setelah sampai dirumah dan memarkir motornya dengan kunci ganda agar tidak dicuri orang, Clary bergegas masuk kedalam rumahnya untuk segera menemui ibunya yang sedang sakit. Tapi sebelum itu dia mencuci tangan dan kakinya terlebih dahulu dengan sabun agar tidak banyak membawa bakteri dan kuman.
" Ibukkkkk... Clary kangen." ucap Clary sambil memeluk ibunya. " Ibu pasti sakit karena kangen sama Clary ya?" mata Clary pun berkaca-kaca.
" Eng...enggak juga si. Ibu sakit gara-gara abis makan gulai kambing kemaren lusa pas ada slametan di rumah pakdemu" dengan santainya dan tanpa rasa bersalah ibu menghancurkan hati Clary yang sudah kePeDean menjadi butiran debu.
" Dih...😑. Percuma aku pulang ternyata gak diharapkan sama sekali" Clary pun memanyunkan bibirnya.
" Bercanda sayang.. Pasti lah ibu kangen berbulan-bulan kamu gak pulang." Ibupun memeluk Clary penuh kasih sayang.
Malam haripun tiba. Clary memutuskan untuk tidur dikamar ibunya karena kangen dan memaksa ayahnya tidur dikamar lain. Sampai sang ayah jengkel dan menyesali perbuatannya yang menyuruh Clary pulang.
" Nyesel ayah nyuruh kamu pulang cuman bisanya jadi trouble maker"
" Dih cuman semalem doang marah. Clary aja gak pernah marah pas tiap hari ayah tidur sama ibu"
" Ya itu kan emang wajib suami istri tidur bareng oneng. Kalo ayah sama ibu tidur pisah gimana bisa ada kangmasmu, kamu dan adikmu??!!" tukas ayah yang benar-bear jengkel karena kelakuan putri satu-satunya yang slalu membuat ulah.
" Mbak..mbak.. ajarin Jonas dong." tiba-tiba Jonas adik Clary nyelonong sambil menyodorkan hpnya kedepang wajah Clary.
" Apaan!???!!!" Clary terkejut saat melihat aplikasi judi online terpampang di layar hp adiknya itu. " Aduh dek.. sekolah dulu yang bener jangan mainan itu"
" Adoooohhhh... Jonas masuk kamar. Hapus semua aplikasi judi. Mau jadi apa kamu?" bentak ayah pada Jonas
" Mau jadi kayak mbak Clary yah" dengan polosnya Jonas melimpahkan kesalahan kepada Clary. " Kan mumpung mbak pulang jadi Jonas bisa diajarin biar menang" sambungnya lagi semakin menjerumuskan Clary pada jurang kemarahan ayah yang terdalam.
" Hp Jonas ayah sita sampai mbakmu balik, dan kamu Clary.. kamu masih suka judi ? Bener-bener ya. Kamu ini perempuan nduk. Bisa-bisanya kecanduan judi. Mau jadi apa kamu?"
Dan akhirnya malampun terasa amat sangat panjang dan lebar bagi Clary karena terpaksa harus mendengar siraman rohani dari ayah tercintanya yang dari dulu tak habis pikir dengan kelakuan nakal putrinya itu.
Memang sejak kecil Clary berbeda dengan kakak lelakinya yang cenderung pendiam dan penurut. Begitupun adik lelakinya yang tidak pernah membantah perkataan orang tuanya. Clary memang tidak banyak bicara tapi tingkahnya yang suka bertaruh dan berkelahi sukses membuat orangtuanya sering dipanggil guru BK saat dia masih sekolah.
Clary pun baru bisa lepas dari omelan ayahnya dan tidur nyenyak saat ibunya tak sengaja terbangun dan menyuruh Clary mengambilkan air hangat untuknya. Setelah itu barulah Clary bisa tidur nyenyak sampai mungkin besok akan bangun kesiangan.
****
Nahloh.. rasain diomelin ayah abisnya cewek kok suka judi.
Bukan pengalaman pribadi loh ya.
Author mah anak baik-baik. 😍😍😍
__ADS_1