Entahlah

Entahlah
FINALY MIKE


__ADS_3

"Katakan kau takkan pergi lagi." Mike menatam manik hitam Clarisa.


"Maaf aku tak bisa berjanji." Clary menundukan wajahnya.


"Berarti aku harus memaksamu." Mike menyuntikan cairan di lengan Clary hingga wanita itu pun jatuh pingsan.


Mike menggendong tubuh pingsan Clary menuju salah satu ruang penyekapan di markas itu. Dia berjalan melewati ruangan Tuan Carlos. Tuan Carlos hanya melirik sekilas bayangan Mike sambil memijit keningnya. Dia tak bisa menghentikan Mike melakukan apapun pada Clary sekarang atau dia akan semakin menggila dan membahayakan Clary.


Setelah meletakkan Clary diranjang dengan tangan dan kaki yang terikat pada sudut-sudut ranjang, dia pergi menemui Tuan Carlos di ruangan yang ia lewati tadi.


"Masuklah." titah Tuan Carlos saat melihat Mike dibalik pintu.


Mike pun berjalan masuk lalu duduk di sofa depan meja kerja Tuan Mike. Dia menghela nafas panjang sambil sesekali memijit keningnya.


"Apa aku salah Tuan?" ucapnya berat.


"Jangan melewati batasanmu Mike. Bagai mana pun dia masih anakku walaupun hanya anak angkat." mata Tuan Carlos menyiratkan berjuta ancaman pada orang kepercayaannya itu.


"Bukankah kau telah memberikannya padaku untuk mendisiplinkannya?" jawab Mike dengan nada bergetar.


"Ya kau benar. Aku harap kau bisa mendapatkan hatinya bukan memaksanya menjadi milikmu."


"I don't have anyidea Master. Dia sangat keras kepala hingga membuatku gila hanya dengan menyebut namanya. Aku tak ingin dia menghilang lagi walaupun aku harus mengikatnya seumur hidupnya." mata Mike menyiratkan tekad dan janjinya.


"Terserah kau saja. Aku harap kalian dapat berakhir dengan baik. Segera selesaikan misimu dan pulanglah saat dia sadar atau aku takkan tega dan berakhir melepasnya." Tuan Carlos beranjak pergi dari ruangan tersebut.


Mike ikut beranjak pergi karena memang mereka harus melaksanakan misi secepatnya sebelum Clary sadar.


Keesokan harinya Clary mulai membuka mata karena tenggorokannya merasa kering. Dia mulai bergerak hendak turun dari ranjang. Namun naas dia mendapati tangan dan kakinya yang tengah terikat. Dia mencoba mengingat apa yang terjadi sebelumnya.


"Ah.. haus sekali. Sial si Mike brengsek. Mike!!!" teriak Clary dengan tenaga yang masih tersisa.

__ADS_1


"Kenapa mencariku?" Mike membuka pintu dan masuk keruangan itu.


"Aku haus." wajah Clary tampak memelas.


"Minumlah." Mike membantunya untuk minum.


"Aku mau mandi." kata Clary lagi.


Mike pun mengeluarkan sebuah jarum suntik berisi cairan bening kehijauan lalu menyuntikannya ke lengan Clary.


"Apa ini?" tanya Clary heran.


"Bukan apa-apa. Hanya pelemas otot. Agar kau tak bisa kabur lagi." Mike sengaja menyuntikan sejenis obat bius namun efeknya hanya untuk menghilangkan kekuatan otot untuk membatasi gerak tubuh.


"Ah Mike.. aku rasa kau tidak pernah serius mencintaiku." Clary mencoba memprovokasi pria didepannya.


Mike hanya tersenyum sambil sekilas melirik pada Clary. Dia buka semua ikatan Clary lalu membantunya menuju kamar mandi.


"Ini pakaianmu. Kau bisa membersihkan diri lalu kita sarapan." Mike menyodorkan sebuah paper bag pada Clary.


Hampir 20 menit Clary berendam dalam air hangat itu. Dia merasakan relax dan segar. Dia mulai bangkit hendak membilas tubuhnya yang penuh busa. Tapi sayangnya dia terpeleset. Tubuhnya seakan sulit digerakkan. Dia merasa sangat lemas. Denga sekuat tenaga dia mencoba lagi berdiri dengan berpegangan pada dinding. Diapun segera meraih handuk dan melilitkan pada tubuhnya setelah selesai membilas badannya dari busa sabun.


"Aaaawww.. Mike.. Mike!!" Clary berteriak memanggil Mike saat dia tak sengaja terjatuh lagi karena merasa lemas pada ototnya akibat suntikan serum dari Mike tadi.


Mike berlarian menuju kamar mandi saat mendengar triakan wanita yang dicintainya. Dengan sigap dia membuka pintu kamar mandi yang kuncinya sudah sempat dibuka oleh Clary.


Didapatinya Clary sedang berdiri mencoba berjalan dengan berpegangan pada dinding kamar mandi. Mike tak tega melihat itu lalu dengan sigap menggendong tubuh Clary ala bridal style dan mendudukannya di sofa.


Mike menatap buliran air yang membasahi rambut Clary hingga turun ke bahu dan dada atas Clary yang hanya tertutup sampai bagian gundukannya saja. Mike menelan silvanya. Dia beralih menatap leher Clarisa. Timbulah letupan-letupan magma dalam tubuh laki-laki itu.


Diraihnya dagu Clary dengan lembut lalu menyatukan bibir mereka. Dia dapat menangkap ekspresi terkejut dan takut dari wajah Clary disela-sela ciuman mereka. Sangat jelas Clary tampak tak menginginkannya.

__ADS_1


Dengan tenaga yang sangat lemah Clary berusaha memukul dan mendorong Mike walaupun usahanya sudah pasti sia-sia. " Mike kumohon hentikan." pinta Clary sedikit menangis saat Mike mulai mencumbui lehernya.


"Maafkan aku. Kali ini aku takkan menahan apapun lagi. Biarkan aku melakukannya. Be mine.." suara Mike terdengar serak dan berat. Dia sedang mencoba mengendalikan perasaannya saat ini. Dia tidak ingin melukai perasaan wanita yang dicintainya. Tapi disisi lain dia sudah tidak tahan lagi harus menahan hasrat lelakinya pada Clary yang sudah dia simpan ratusan abad( Lebay lu thor). Karna hanya ini pula jalan satu-satunya dia bisa memiliki wanita itu seutuhnya.


"Mike please.." Clary memelas pada pria yang sudah bersiap menerkamnya bagai srigala yang sedang kelaparan.


"Let me.. please.." suara lembut Mike yang berbisik di telinga Clary membuatnya merinding hingga memejamkan matanya.


Clary mulai merasakan sentuhan-sentuhan sensual dari jemari dan bibir Mike. Menyusuri setiap inci tubuhnya. Tak dipungkiri bahwa dia sempat terhanyut dengan perlakuan lembut pria itu. Walaupun dengan sekuat tenaga dia berusaha tetap sadar dengan logikanya untuk terus menolak pria tersebut.


Clary tak bisa memberikan banyak perlawanan dibawah pengaruh obat yang disuntikan tadi sehingga Mike dengan leluasa melancarka aksinya hingga benar-benar berhasil memiliki Clary seutuhnya.


"Maafkan aku membuatmu kesakitan. Aku pikir kau akan baik-baik saja karena pernah melakukannya dengan mantan suamimu dulu." ujar Mike sembari mengusap sisa air mata Clary.


Mike segera memindahkan tubuh Clary keatas ranjang lalu menyelimuti tubuh polos wanita itu yang kini sudah hampir penuh dengan tanda kepemilikannya.


"Lain kali akan kulakukan dengan lembut." ucap Mike yang merebahkan dirinya disisih Clary sambil memeluk tubuh polos wanita itu dari belakang.


Clary sengaja memunggunginya karna marah dengan kelakuan Mike padanya. Dia tidak menyangka lelaki itu tega berbuat kasar dan tak mempedulikan kesakitannya. Karena walaupun Clary janda tapi dia hanya pernah melakukan hubungan intim 3 kali dengan Rudi mantan suaminya. Dan sekarang adalah kali pertama dia melakukannya setelah bertahun-tahun bercerai. Sialnya lagi situasi kali ini sama seperti saat dia kehilangan mahkotanya karena paksaan. Sakit hati dan tubuh yang seakan membuatnya mengalami dejavu.


Mike semakin mempererat pelukannya sambil terus berucap maaf. Dia mengecup leher dan punggung Clary berharap dapat respon dari wanita kesayangannya.


Naas perbuatan yang Mike lakukan bukannya berujung respon baik dari Clary namun malah menjadi bumerang baginya. Sebagai lelaki normal hasratnya kembali muncul walaupun dengan sekuat hati dia mencoba bertahan agar tidak melakukannya lagi.


"I'll do again beb. Akan kulakukan dengan lembut. Tolong jangan menangis lagi. Kau boleh menggigit atau mencakarku. Lakukan sesukamu saat kita melakukannya. I'm yours." Mike kembali melancarkan aksinya setelah berbisik di telinga Clary walau tanpa jawaban apa lagi persetujuan dari wanita itu.


Mike merebahkan tubuhnya disisih Clary sambil terus memeluk dan menciuminya setelah pergulatan yang ia lakukan selama lebih dari 2 jam.


Sedangkan Clary hanya terdiam seperti patung. Tubuhnya yang lemas karena serum tadi ditambah aksi Mike, membuatnya enggan bergerak. Matanya terasa sangat berat untuk tetap terjaga. Sedangkan tubuh dan telinganya masih tetap dapat merasakan dan mendengar sentuhan dan semua kata yang Mike ucapkan.


"Mike hentikan atau kau akan melakukannya lagi." ujar Clary dengan mata yang tetap terpejam saat Mike mulai mencumbui lehernya lagi.

__ADS_1


"Diam dan nikmatilah. Biar aku yang bekerja." lagi-lagi Mike melancarkan aksinya hingga berulang-ulang hingga membuat Clary benar-benar tak dapat bergerak lagi karena kehabisan tenaga.


"I Love you honey. Thank you so much. You are mine now and forever." Mike mengecup kening Clary yang sudah tertidur pulas setelah Mike mengakhiri aktifitasnya.


__ADS_2