
Pertempuran terus berlanjut antara monster kerangka dengan malaikat, sementara Chen mo di atas benteng berbaring malas.
Karena sudah hari ke 30 dipastikan akan ada raja di antara monster kerangka yang respawn, bangun dari kemalasan dan membuka panel untuk monster dengan tinggi 7 meter, aura hitam di sekitarnya, membawa tongkat seperti penyihir, dan bajunya yang compang-camping.
( Raja Lich )
Level 40
Skill : pemanggilan kerangka, serangan jiwa, pengunaan racun.
"Ternyata Lich, dari pelajaran guru atau rumor di internet tahu kalau melawan Lich lebih baik menyerang langsung pemimpinnya, daripada pasukannya karena raja Lich bisa membangkitkan dan terus bertarung terus menerus sampai energi lawan habis"
Chen mo berdiri di atas benteng dia menghunus pedang dari sarungnya, langsung teleport ke bagian belakang raja lich, tebasan Chen mo hampir memotong kepalanya, karena reaksi lich yang cepat dia berhasil mengelak dan mundur menjauh dariku.
Para monster kaget sekaligus marah karena lawannya tidak mengikuti aturan untuk bertarung dengan adil, dengan kejadian itu para monster semakin ganas menyerang para malaikat, tapi naas mereka hanya mengirim kematian ke pedang cahaya malaikat.
"Ka..m.u. pen..ge..c..ut.., me..n.ye..ra..ng da..r..i be..l..aka..ng.." kata lich dengan nada terbata-bata.
"Tidak ada yang namanya pengecut dalam pertarungan yang ada hanya pemenang dan yang kalah" kata Chen sambil berlari.
Raja lich mengendus dan mengangkat tongkatnya ke langit, keluar dari dalam tanah jiwa-jiwa berbentuk bola bewarna putih, jika di lihat dari dekat Chen mo akan tahu kalau bola itu adalah jiwa dosa atau arwah yang masih memiliki kejanggalan di hatinya.
Raja lich mendorong tongkatnya ke arahku jiwa-jiwa menghampiri dengan sangat cepat, melihat serangannya Chen mo langsung teleport ke belakang Raja lich untuk menebasnya lagi.
Raja lich sudah waspada dengan serangan belakang, dia mengelak ingin menyentuh tubuhku dengan tangan beracunnya, refleks Chen mo teleport menjauh darinya.
Karena ini pertama kalinya bertarung dengan mahkluk lain, Chen mo masih agak kaku dan tidak memiliki reaksi cepat saat adanya serangan mendadak
"Huh... Hampir saja jika telat beberapa detik tadi aku sudah pasti mati" Chen mo lebih waspada lagi, dia memegang pedangnya dengan sangat erat.
Chen mo teleport mengincar bagian jantung raja lich tapi di tangkis, teleport menyerang kembali bagian lain sama di tangkis juga, terus Chen mo coba berbagai gerakan yang diajarkan sekolah, menggunakan beberapa kombo atau cara lainnya.
__ADS_1
Melihat serangan musuhnya, raja lich sangat kesal dia berkata dengan nada ejek "K..au. s..ep..er..ti lo..ac..h"
Mendengar ejekan tersebut Chen mo tidak meresponnya karena dia tahu jika membalasnya apalagi dengan kemarahan berarti Chen mo sudah menunjukkan kelemahan padanya.
Pertarungan dengan raja lich mencapai jalan buntu karena skill Chen mo tidak untuk menyerang dan raja lich tidak bisa mengenai ku karena penggunaan skill teleport.
Pertarungan berlanjut sampai hari menjelang malam, karena banyaknya kerangka atau zombie membuat para malaikat kerepotan melawannya dan tenaga mereka yang terkuras banyak karena terlalu banyak bertempur.
Melihat malaikat yang sudah kelelahan Chen mo teleport ke domain petir tidak mengurus pertarungan dengan raja lich lagi karena tidak ada cara lain, soalnya pada saat bertarung dengannya dia masih sempat untuk membangkitkan kerangkanya, jika mendapat kotak hadiah Chen mo akan tetap meladeninya.
Tapi ini tidak ada kotak hadiah dan nguras energi secara cuma-cuma, jadi untuk sekarang Chen mo harus menggunakan domain petir untuk menyelesaikannya secara total
"Sayang punya sparing yang bagus tapi harus kandas"
Dia mengaktifkan domain petir, dari dalam cincin keluar satu per satu batu roh ke arah domain.
Kumpulan awan hitam dengan cepat berkumpul, Chen mo memfokuskan untuk menyerang ke raja lich langsung.
Raja lich melihat awan petir yang melaju ke arahnya dia langsung terkejut karena mengetahui menara apa itu.
"Itu hanya keberuntungan" jawab dengan mengejek.
Chen mo memerintah malaikat untuk mundur secara bertahap, monster kerangka melihat lawannya mundur, monster mengira musuh sudah kehabisan energinya dengan lolongan dan semangat monster kerangka mengejar para malaikat.
"Ka...lia...n se..m..ua j..an..ga..n men..dek..ati..nya" kata lich kepada pasukannya, tapi karena suara terbata pasukannya tidak mendengar, mereka masih terus berlari ke arah benteng dengan semangat.
Dari atas benteng Chen mo tertawa terbahak-bahak, para monster melihat musuhnya tertawa semakin marah dan berlari tambah cepat, tapi naas mereka melihat di langit ada awan besar yang mendekati mereka.
Ketakutan menyelimuti semua zombie atau kerangka, ingin melarikan diri tapi serangan kilat sudah menyerang mereka dengan sangat cepat,
Boom... Serangan menyebar rata ke seluruh pasukan monster, semuanya hangus tidak tersisa hanya kotak hadiah saja yang ada di tanah, domain petir terus menyerang sampai banyak monster yang terbunuh.
__ADS_1
Raja lich dari awal sudah memerintah pasukan yang tersisa untuk mundur dan menjauh dari jangkauan domain petir.
Chen mo di atas benteng hanya tertawa dia tahu kalau kekosongan ini sudah di batasi dan karena domain petir sudah di naikkan sampai ke level 10 dengan harga 50.000 batu roh jangkauannya juga bertambah dari yang tadinya 1.000m sekarang menjadi 10.000m dan batas maksimal sekitar 30.000m.
( Dalam ujian percobaan kekosongan setiap 10 hari batas dari ujian akan semakin jauh, seperti di hari ke 10 batasnya 1.000m, hari ke 20 batas 5.000m, dan seterusnya.
Para ilmuwan dan orang kuat ingin melanggar batas-batasnya, tapi mereka malah terkena hukuman langit yang membuat proyek melanggar kekosongan di ujian percobaan menjadi batal.)
Lich yang ingin melarikan diri tidak bisa keluar karena kekosongan sudah membatasinya, sampai masuk ke hari 31
Pasukan raja lich yaitu kerangka dan zombie sudah terbunuh termasuk raja lichnya sendiri, Chen mo yang masih menunggu melihat awan yang sudah tidak bergerak lagi langsung di matikan karena jika tidak domain petir akan terus mengonsumsi batu roh sampai habis, karena ada kasusnya seperti itu.
Batu roh yang habis dari pertarungan ini sekitar 43.000 batu roh.
"Ternyata yang menurutku gampang itu sangat sulit" sambil menghela nafas.
"Di dalam pertarungan tadi aku hanya bisa menjadi pasif karena tidak ada skill serangan atau skill pertahanan.
Aku ceroboh dan menganggap remeh semua hal, jika tidak memiliki domain petir sudah pasti aku akan kalah." katanya memikirkan akibatnya.
"Mudah-mudahan saja aku mendapat skill serangan atau pertahanan warna ungu, huh semoga berhasil" setelah kotak hadiah semuanya sudah diangkut, Chen mo masuk ke dalam gudang dia langsung membukanya.
" Ding dapatkan 21 batu roh, 7 batu void"
" Ding dapatkan 32 batu roh, 16 batu void, 4 menara putih"
" Ding dapatkan 84 batu roh, 46 batu void, 2 skill biru, 1 menara biru"
....
" Ding dapatkan 178 batu roh, 57 batu void, 1 skill ungu"
__ADS_1
....
" Ding dapatkan 1731 batu roh, 786 batu void, 16 skill biru, 35 senjata biru, 2 menara ungu, 1 skill ungu"