
Tunas yang ditanam di tanah tiba-tiba tumbuh sangat cepat hingga mencapai ketinggian 75m, bukan hanya itu aura di sekitarnya juga diserap dan di padatkan hingga menjadi sebuah kolam
Chen mo melihatnya sangat spektakuler, dia membuka panel informasinya
{ Pohon Dunia }
Kualitas : Ungu
Level : 1
Tinggi : 75 m
Peningkatan : 5.000 batu roh (+2.500)
Pendahuluan : Salah satu tunas terkuat dari miliaran tunas yang di hasilkan oleh induk pohon dunia kuno.
Pemanggilan
Elf
Level : 1
Pemanggilan : 50 batu roh
Pasukan yang di panggil : 10 (x10)
Pohon perang
Level : 1
Pemanggil : 45 batu roh
Pasukan yang di panggil : 5 (x10)
3.Druid
Level : 1
Pemanggil : 40 batu roh
Pasukan yAng di panggil : 5(x10)
Human Elf
Level : 1
Pemanggil : 50 batu roh
Pasukan yang di panggil : 10(x10
"Hahaha... dapat jackpot, ku kira hanya mendapat 1 jenis elf, ternyata ada 3 tambahan dari jenis yang lain" karena kegembiraan mendapat jackpot, dia menari-nari dengan malaikat yang bersamanya
Setelah selesai menari dan meredakan rasa gembiranya, tanpa pikir panjang dia langsung membuka panel pohon dunia kembali, memanggil satu elf untuk keluar, setelah melakukan pemanggilan pohon dunia tiba-tiba bergetar membuka bagian tengah dari pohon
Dari sana keluarlah sesosok wanita cantik dengan rambutnya bewarna putih, badan tidak berlebihan, aura tenang dan nyaman yang keluar dari tubuhnya, dan menggunakan pakaian putih polos seperti halnya baju kultivator.
"Salam, tuan" Katanya dengan lembut
( Gambaran elf seperti ini, aku dapat dari google, sama warna rambutnya akan berbeda seusai dengan elemennya)
Melihat melihat panel pribadinya
(.....)
Ras : Elf Bulan
Level : 1
Potensi : Level 80
Skill : 10 panah per detik, panah gelombang, serangan ganda, kerusakan meningkatkan damagenya selama titik fokus.
"Salam, siapa namamu?"
"Saya tidak punya nama tuan" katanya menunduk, "Baik, baik aku pikirkan dulu...... Bagaimana kalau Linda, apakah kamu suka?"
"Linda, nama yang bagus tuan saya suka" berkata dengan gembira.
Melihatnya gembira hanya dengan nama baru, dan wajah polosnya dia tertawa membuat hatiku merasa sangat nyaman
"Linda, kau coba berkenalan dengan saudari yang lain" menunjuk prajurit malaikat yang dari tadi melihat kami dengan penasaran, Linda mengangguk berjalan ke arah malaikat.
__ADS_1
Setelah Linda menjauh, dia sekarang akan memanggil jenis lain yaitu druid, pohon bergetar lagi, batang pohon terbuka dengan seorang wanita memegang tongkat yang kecil, dengan muka yang cantik, tubuh menggoda, dengan bajunya yang terbuat dari tanaman.
Dia berjalan kepadaku dengan tubuhnya yang berlebih dan banyak rerumputan bergoyang-goyang seperti menyambut orang tua mereka
"Salam tuan" Katanya dengan tenang,.
( Dapat dari google )
Membuka isi panelnya
"Saria"
Level : 1
Potensi : level 75
Skill : Mempercepat tanaman tumbuh menjadi 10%, pengendali pohon perang, menyuburkan tanah, ratu dari semua tanaman
"Skillnya sangat bagus sekali, apalagi skill ( ratu dari tanaman ) ini sangat berguna sebagai intelejen wilayah nanti" dalam hati.
"Selamat datang di keluarga besar Saria" sambil memeluknya, dia juga membalas, pada saat memeluknya tiba-tiba Chen mo merasakan dingin keluar dari belakang punggungnya, refleks menengok, dia melihat Linda menatap dengan tatapan yang mematikan.
"Giliran dia tuan peluk, giliranku tuan hanya suruh mundur, dasar tidak berperasaan" mengendus kesal.
Chen mo tertawa, dia melepaskan pelukan dengan Saria maju berjalan menuju linda dan memeluknya, Linda yang di peluk terasa senang sampai dia memelukku dengan erat.
Kami berpelukan lama setelahnya kulepas dan menyuruh membawa saria untuk mengajak berkenalan dengan para malaikat, setelahnya buka panel pohon dunia memanggil human Elf, dengan adegan yang sama keluar wanita dengan muka cantik, badan model, tapi tangan dan kaki seperti serigala, Dia menghampiriku bertekuk satu lutut,
"Salam tuan" nada agak dingin
( gambarnya dari google dan setiap hewan nanti berbeda beda, saya kasih ini hanya sebagai contoh saja )
Buka panelnya
"Sania"
Level : 1
Potensi : 80
Skill : Kecepatan meningkat 10%, dapat mendeteksi mangsa seluas 2,4km, serangan kilat, cakar tajam
"Mereka sangat cocok jika di jadikan pemburu ataupun pengintai sama seperti assassin nanti di kekosongan" dalam hati.
"Baiklah Sania, selamat datang di keluarga baruku" sambil memeluknya.
Yang di rasakan saat memeluknya adalah bulunya yang tebal, lembut dan aroma harum daei tubuhnya seperti parfum, "Sania, kau bisa bergabung dengan saudari mu yang lain di sana" sambil menunjuk, "Baik tuan"
"Pohon Perang"
Level : 1
Potensi : 60
Skill : Serangan batang pohon berantai, jarak serangan 10.000m, pelindung pohon, jebakan, raja tanaman.
"Jarak serangannya sangat luas, sayang gerakannya lambat, tapi bagus jika di jadikan intelejen sama seperti assassin dan juga druid untuk memantau wilayah nanti"
Setelah memanggil semuanya, Chen mo datang ke mereka bertanya mengenai dunia mereka.
Kata Linda, dia berada di dunia dengan banyaknya jenis elf di dan druid, tapi hanya dia dan Saria yang baru di panggil, untuk yang lainnya sampai detik ini belum pernah di panggil sama sekali oleh Penguasa lain, di dunia mereka juga belum ada invasi seperti malaikat jadi jumlah mereka sangat banyak.
Untuk Sania dia dari dunia setengah binatang, katanya banyak sekali jenis setengah binatang bukan hanya elf saja, tapi dunia binatang ini seperti dunia buangan karena setiap tahun pasti ada saja bayi yang tiba-tiba muncul secara tidak logis di dunianya.
Chen mo menghela nafas karena tidak ada masalah dengan kedua dunianya tapi dia tertarik untuk menjelajah, yang bermasalah sekarang adalah dunia para malaikat, tapi itu bisa di pikirkan nanti karena musuh-musuhnya bukanlah sesuatu yang bisa dia selesaikan sekarang, tapi di masa depan.
Setelah berbincang-bincang cukup lama, Chen mo menyuruh salah satu malaikat mendatangkan pahlawan kesini untuk mengatur akomodasi saudari yang akan di panggil, beberapa saat kemudian datang puluhan pahlawan arahku sambil melihat penasaran tiga ras baru.
Mereka mulai berkenalan satu sama lain, selang beberapa menit, mereka mengobrol dengan sangat bahagia karena Chen mo punya tugas lain dan topiknya pasti tidak akan habis, jadi dia hentikan obrolan mereka.
Setelahnya dia membuka kembali panel pohon dunia menaikkan sampai ke level 29 habis sekitar 272.500 batu roh buka panel
{ Pohon Dunia }
Kualitas : Ungu
Level : 29
Tinggi : 189 m
Peningkatan : 25.000 batu roh (+15.000)
Pendahuluan : Salah satu tunas terkuat dari miliaran tunas yang di hasilkan oleh induk pohon dunia kuno.
Pemanggilan
Elf
Level : 29
Pemanggilan : 2.900 batu roh
__ADS_1
Pasukan yang di panggil : 4.500 (x10)
Pohon perang
Level : 29
Pemanggilan : 2.850 batu roh
Pasukan yang di panggil : 4.350 (x10)
3.Druid
Level : 29
Pemanggilan : 2.750 batu roh
Pasukan yang di panggil : 4.350 (x10)
Human Elf
Level : 1
Pemanggilan : 2.900 batu roh
Pasukan yang di panggil : 4.500 (x10
Chen mo memanggil 10.000 elf dari berbagai jenis habis sekitar 29 juta batu roh, pohon dunia bergetar membuka bagian tengah keluar dari dalam satu per satu wanita dengan keindahan yang berbeda,
Ada yang memakai baju api, baju air, baju tanah, dan baju-baju lain sesuai dengan elemen mereka, lapangan yang tadi hanya di isi puluhan orang saja, tiba-tiba membludak karena panggilan tersebut, mereka berjalan menghampiri sambil berkata dengan serentak
"Salam tuan"
"Salam untuk kalian semua, dan selamat datang di kelurga baru kalian" senyum hangat.
Malaikat dan assassin yang mendengar dari jauh gema suaranya, sangat tertarik dan mulai pada berdatangan, kota yang awalnya sepi menjadi sangat ramai dan berdesakan, Chen mo menyuruh caroline serta assassin untuk mengatur mereka semua ke tempat tinggal baru.
Mendengar perintahnya mereka langsung beraksi dengan assassin yang lain membantu,
Chen mo membuka panel lagi dan memanggil Lebih dari 10.000 human elf berbagai jenis habis sekitar 29 juta batu roh, disusul dengan 7.500 druid habis sekitar 20.625.000 batu roh, Chen mo menyuruh malaikat sayap 6 Saria dan Gabriel untuk mengatur tempat tinggal baru dibantu malaikat lainnya.
Chen mo juga membeli sekitar 5.000 biji pohon perang untuk di tanam nanti di luar tembok, dia berikan kepada druid untuk di tanam habis sekitar 14.250.000 batu roh. ( Total semuanya 92.875.000 )
Melihat mereka pergi secara teratur membuat Chen mo sangat puas apalagi masih ada bukit kecil ini
"Ku taruh mana ya? kalau di kota awan, tidak bisa karena tidak ada gunung berapi, jadi dimana ya?" sambil berpikir, "Nanti tanya caroline saja, aku harus melihat kolam kecil ini dulu" berjalan mendekatinya.
Buka panel dan dapatkan
"Sumur Dunia"
Level : 29
Fungsi : Menyembuhkan beragam penyakit ( tidak untuk kutukan), air ramuan, meningkat aura dunia sebesar 9x lipat, meningkatkan hasil panen 19%.
"Jadi ini bisa menyembuhkan penyakit kalau begitu, rambutku yang memutih dan badan yang kurus kerontang ini apa bisa di obati?"
Karena penasaran dia mengambil semangkuk air setelahnya di minum sampai habis, terdiam sebentar sebelum keluar rasa nyaman dalam tubuhnya, rambut yang tadinya putih mulai rontok dan tumbuh rambut baru lagi, badan yang semula agak kurus penuh luka kini menjadi putih bersih seperti tidak ada noda sebelumnya.
"Ah... jadi ini setelah di bersihkan, tapi ukk bau sekali" sambil menutup hidung, karena banyak luka yang terkelupas dan kotoran tubuh yang di paksa keluar membuat tubuh menjadi sangat lengket, serta berbau busuk di seluruh badan.
karena tidak mau berlama-lama dia sedikit menyiram kotoran yang ada di tanah dengan air sumur, langsung teleport ke pemandian melakukan pembersihan badan sampai 2 jam.
"Akhirnya menjadi wangi kembali" keluar pemandian, teleport ke dalam kamar mengambil baju sekalian membawa cadangannya, datang ke cermin melihat dirinya dengan wajah tampan, bersih putih, badan yang sangat memanjakan mata, serta pedang yang masih sangat besar
Puas dengan ini, dia keluar menyuruh assassin memanggil Caroline, tak selang lama dia datang "Tuanku, ada apa?"
"Bagaimana pengaturannya apakah lancar?"
"Lancar tuan, kami sudah mengatur mereka di tempat yang layak, dan makanan yang cukup"
"Bagus kau ambillah semua yang bisa di tanam untuk logistik kita nanti selama 2 hari ini, sekalian kau meminta Saria untuk memimpin dalam penyuburan tanah mengerti?"
"Siap tuan aku mengerti" sambil berbalik, saat dia berbalik Chen mo tiba-tiba teringat sesuatu "Caroline, apakah kau masih menyimpan kotak hadiah dari para raja itu?"
Dia membalikkan badannya" Masih ada tuan, memangnya mau tuan apakan?"
"Saya akan mengadakan ritual untuk membukanya, kau siapkan semua bahan yang ada di kertas ini" berikan Caroline sebuah kertas, dia mengambil dan pergi, saat sampai pintu suara Chen mo terdengar dari belakangnya.
"Nanti malam kita akan melakukan pesta api unggun di tempat sebelumnya untuk menyambut anggota baru dan juga persiapan menuju kuil perang"
"Baik tuan nanti saya laksanakan"
"Hm bagus aku akan keluar dulu nanti malam aku kembali dan melihat hasil kerja kalian, jika bagus kamu tahu apa yang kamu dapat kan?" katanya menggoda.
Caroline mengangguk semangat, dia berbalik pergi, Chen mo menutup mata dan berkata
"Kembali"
__ADS_1