Era Legenda Sang Penguasa

Era Legenda Sang Penguasa
Bakat Tingkat S Lou li


__ADS_3

Setelah selesai semua kelas 3-2 tersisa satu kelas terbaik yaitu kelas 3-1.


"Dimohon para peserta untuk berbaris rapi, diharapkan nanti satu per satu masuk, jika sudah di dalam ikuti instruksi petugas yang di dalam, mengerti?" kata seorang guru.


"Siap pak, mengerti" teriak siswa.


"Oke silahkan masuk, dan semoga sukses" katanya pergi.


Chen mo, Lou li dan Lin fan ada di bagian paling belakang karena kepala sekolah mengharapakan mereka menjadi yang terbaik di karenakan nilai mereka yang selalu tiga besar.


"Semoga mereka berhasil" kata kepala sekolah sambil menutup mata.


"Kebangkitan gagal"


"Kebangkitan berhasil"


"kebangkitan berhasil"


"kebangkitan berhasil"


"Ternyata banyak juga siswa kelas 3-1 yang berhasil, apalagi tidak ada yang dibawah D-" kata seorang guru.


"Iya benar, emang ajaran dan keberuntungan kelas 3-1 selalu bagus, makanya banyak siswa yang ingin sekali masuk kesana" jawab seorang guru.


"Saya ingin tahu bagaimana 3 besar nanti, apakah mereka mewarisi keberuntungan kelas 3-1 atau tidak" kata seorang guru dengan pertanyaan yang menarik, para guru setuju mereka membuat taruhan apakah ada bakat A atau A+.


Para guru berdiskusi sampai seorang guru berkata "Bagaimana jika itu bakat tingkat S?".Pertanyaan tersebut langsung menarik perhatian para guru yang lain termasuk wakil dan kepala sekolah.


"Hahaha... Jika ada yang berhasil membangkitkan bakat tingkat S, saya akan memberikan dua kartu ungu satu untuk senjata yaitu sejenis pedang, dan satu lagi pertahanan dengan jenis perisai" kata kepala sekolah.


Para guru yang mendengar perkataan tersebut langsung tertarik, mereka mengikuti taruhan juga, ada yang bilang tidak ada bakat tingkat S, dan yang lain ada.


Guru-guru yang asik berdiskusi, taruhan sampai terdengar oleh siswa yang sedang berbaris, mereka refleks menengok ke belakang, dan melihat Chen mo, Lou li, dan Lin fan, tiga terbaik.

__ADS_1


Ketiganya kaget karena banyak siswa yang melihat ke arahnya, "Chen, apakah kau bisa mencapai tingkat S, karena hanya kamu siswa terbaik di sekolah ini" tanya Lin fan penasaran.


"Benar Chen, dari pelajaran di kelas guru juga memberitahu kami jika ada siswa dengan nilai budaya, dan nilai perang terbaik, mereka akan berkesempatan untuk mendapat bakat tingkat S, dan ras tingkat tinggi" kata Lou li


"Ya, memang jika keduanya mendapat nilai terbaik maka berkesempatan mendapat bakat tingkat S, tapi di sisi lain kita juga harus mengandalkan keberuntungan kita, jika nilai bagus tapi keberuntungan sangat buruk, itu bisa menjadi boomerang untukku" katanya sambil menganalisa.


Semua siswa yang mendengarkannya setuju, dan mereka fokus lagi ke depan sambil berkomat kamit di mulut mereka para guru yang mendengar percakapan kami mengangguk menyetujuinya, karena jika kerja keras itu 1%, bakat 49%, dan keberuntungan 50%.


Jadi usaha apapun kamu jika kau tidak ada salah satu dari ketiga ini kau akan kalah, seperti pekerjaan yang memang keras tapi kecil gaji.


Para siswa lanjut masuk satu per saru hingga mencapai Lin fan, para siswa yang lain sangat bersemangat karena diantara mereka hampir kebanyakan bakat tingkat C.


Kenapa tingkat C? karena mereka sudah siap atau punya bekal untuk menjelajah kekosongan, berbeda dengan batu sakral yang belum berevolusi, tingkat D- masih bisa menjelajahi kekosongan, tapi sekarang sangat sulit di karenakan akan ada bentrokan dengan ras lain yang kemungkinan harus memiliki bakat yang sangat tinggi jika ingin sepenuhnya menjelajah kekosongan.


Sinar cahaya terpancar keluar


"Kebangkitan berhasil bakat tingkat A ras beamon"


"Selamat lin kamu memang saudara terbaikku hahaha.."Chen mo tertawa bahagia.


"Yahh aku juga senang dengan bakat dan ras ku haha..." kata Lin fan sambil tertawa.


"Chen, aku selanjutnya habis itu kau, semoga dapat ras dan bakat terbaik" kata Lou li memerah.


"Baiklah saya berarti harus mencapai bakat tingkat S keatas untuk menyenangi mu, dan juga semoga berhasil, SAYANG" Chen mo berbisik di telinganya.


Muka Lou li memerah sampai asap terlihat di atas kepalanya, Lin fan yang mengetahui hal itu inisiatif mundur untuk memberikan waktu luang bagi kami berdua.


Setelah kami bercakap-cakap sedikit dengan kasih sayang Lou li berjalan sambil tangannya melambai ke arahku, Chen mo juga membalasnya dengan melambai juga.


Lou li masuk, setelah beberapa menit muncul sinar cahaya yang menembus lapisan awan dengan corak seperti salju, kami yang ada di aula sangat terkesima dengan yang terjadi sampai ada suara,


"Kebangkitan berhasil bakat tingkat S ras es dan salju"

__ADS_1


Semua guru terdiam selama beberapa detik sebelum salah seorang berbicara, "Apakah itu benar tingkat S?"


"Apa ternyata tingkat S haha..." para guru bersorak gembira karena terlahir bakat tingkat S di depan mata mereka sendiri.


"Hahaha ternyata cucu yang manis tingkat S, saya sangat bahagia" kata kepala sekolah dengan wajah bangga.


Chen mo, dan Lin fan terkejut sesaat sebelum melupakan kebahagian mereka karena Lou li berhasil menjadi tingkat S.


"Jika Lou li tingkat S jadi aku ini bakat apa? karena Lou li hanya diurutan kedua di dua kursus tersebut, saya di depannya" berbisik dalam hati.


Pintu terbuka dengan Lou li keluar dengan senyum bahagia, dia langsung berlari ke arahku dan memelukku.


"Chen, aku berhasil tingkat bakat ku S jadi aku bisa terus bersamamu" kata Lou li dengan bahagia, Chen mo sempat linglung karena tiba tiba Lou li memeluk, setelah tersadar dia membalasnya dengan pelukan juga.


"Uhuk..uhuk tolong lihat sekeliling" kata Lin fan berpura pura batuk.


Lou li tersadar, dia menjauh dan menunduk malu, Chen mo yang kesempatannya di rusak memelototinya, Lin fan hanya mengangkat bahunya sedikit dan memalingkan mukanya.


"Siswa Chen mo silahkan masuk" dalam ruangan gema.


Bercakap sedikit dengan Lin fan dan romantis dengan Lou li, setelah selesai Chen mo berjalan masuk ke ruangan menuju batu sakral tersebut, para guru berharap Chen mo akan memiliki bakat lebih dari Lou li karena nilai Chen mo lebih besar darinya.


Chen mo masuk ke dalam, melihat di tengah ada batu yang berbentuk seperti kristal ungu dengan corak yang seperti segel, ke tengah bertemu dengan seorang dengan jubah menutupi suruh tubuhnya, Chen melihat dia, dan dia melihatnya balik, selang beberapa detik dia bertanya


"Apa kau Chen mo?" tanyanya


"Iya benar itu saya"


"Taruh tanganmu di atas kristal dan rasakan bagaimana kristal akan bergerak, jika kristal itu tidak bergerak berarti kau gagal dalam kebangkitan, jika bergerak atau bercahaya seperti yang kau lihat di luar berarti kau berhasil dan kekaisaran akan menganggap mu sebagai penguasa" kata petugas menjelaskannya dengan sabar.


"Apa kau siap, Chen mo?"


"Saya siap"

__ADS_1


__ADS_2