
Chen mo ingin sekali tidur tapi tidak bisa karena terpikirkan terus-menerus hal yang dia lakukan dengan caroline, "Hah prank itu membuatku tidak bisa tidur, aku harus keluar mencari udara segar sekalian menjernihkan isi kepala ini"
Chen mo keluar untuk menghirup udara segara sekalian berjalan-jalan melihat pencapaiannya selama lebih dari 30 hari ini, bosan dengan berjalan dia iseng membuka peta wilayah dan melihat apakah ada kejanggalan yang terjadi malam ini, Chen mo terus melihat sampai di ujung bagian kanan wilayah ada tanda merah besar yang menurut dugaannya adalah gelombang monster.
"Aneh sekali, bukankah tadi siang sudah gelombang monster kenapa sekarang ada lagi?" Chen mo memanggil beberapa assassin yang sedang bertugas untuk melihat tanda di ujung kanan, sekalian memanggil malaikat penjaga untuk membangunkan yang lainnya, karena jika dibangunkan dengan alarm takutnya para monster akan tersadar dan mereka mulai berpencar.
Selang beberapa menit para malaikat tiba dan assassin yang di tugaskan melapor kalau memang ada monster berjumlah ribuan, Chen mo sangat senang dia membuat rencana untuk melakukan pengepungan di semua sisi dengan depannya menara, tengah malaikat, dan belakang assassin yang akan membersihkan sisanya.
Chen mo berbicara dengan yang lainnya tentang rencanannya, mereka semua mengangguk setuju walau ada beberapa rencana yang di ubah, setelah semua setuju kami langsung mendatangi lokasi dan membuat beberapa persiapan.
Pukul 4 pengaturan kami selesai, Chen mo langsung menyalakan menara pertahanan dan menembaki area yang di targetkan dengan para malaikat dan assassin di belakang mulai menyerang.
Para pemburu gelap yang sedang beristirahat terbangun kaget karena terdengar bunyi tembakan, sebelum bisa mengetahui asal sumber tembakannya, mereka langsung di hantam oleh serangan ganas menara yang beruntun menimpa mereka.
Kemah yang semula penuh dengan tenda hancur berantakan dan banyak mayat pemburu tergeletak, sisa pemburu yang belum siap setelah di serang oleh menara, mereka di hantam lagi oleh pasukan malaikat yang langsung menebas kepala mereka, pertempuran besar terjadi.
Dalam peperangan Chen mo mendengar ledakan, gesekan pedang, teriakan, dan suasana meriah yang bikin darahnya mendidih, tapi Chen mo tidak bisa ikut karena tugasnya hanya sebagai komandan dan banyak yang tidak setuju untuk ikut dalam pertempuran kecuali ada variabel.
Melihat ke bawah para pasukan sedang berperang dan mendapat kemenangan kecil, tapi Chen mo melihat para pemburu sudah bisa mengimbanginya karena jumlah pasukan mereka yang masih tersisa banyak.
Lagi asik-asik melihat pertempuran sampai dia merasakan bayangan familiar di belakangnya, "Apa kau mau mengagetkanku?" katanya, bayangan yang sudah siap-siap untuk kagetin malah terdiam, dia berbicara.
"Tuan kau tidak asik" kata Caroline cemberut,
"Kenapa kau tidak ikut dalam pertempuran?" tanya balik
"Aku tidak bisa bertempur karena keahlianku itu di bidang penataan bangunan" katanya balik
Karena rasa penasaran yang memang belum pupus Chen mo menanyakan kepadanya, "Jadi apa yang kau lakukan kemarin itu adalah sebuah candaan?"
"Ahh ketahuan dah Hehe...! Sebenarnya aku tidak banyak bersosialisasi, sampai bertemu denganmu karena memiliki ilmu tata bangunan yang sangat tinggi, jadi aku sangat senang bertemu dengan teman frekuensi." katanya dengan gembira
"Tapi bukan dengan cara seperti itu jika kau mau bersosialisasi dengan orang, bagaimana jika orang tersebut berbuat sangat jahat yang merugikan mu?" kataku.
"Kalau begitu aku tidak akan berbicara dengannya, kau adalah orang pertama yang berbicara denganku sangat lama selain adik perempuanku, makanya aku membuat hal seperti itu untuk bisa menjadi lebih dekat denganmu dan juga apa kau mau tanggung jawab apa yang telah kau lakukan kemarin?." kata caroline dengan penasaran.
__ADS_1
"Tenang saja aku akan bertanggung jawab" sambil mengelus kepalanya,
"Kapan kau akan melakukan hal itu lagi? " katanya dengan nada polos.
Chen mo hanya bisa terbatuk menghiraukan, dan kembali fokus melihat medan perang, pertempuran hampir berakhir dengan beberapa monster lagi yang tersisa, para malaikat mulai melakukan menyembuhkan kepada mereka yang terluka parah atau luka ringan, Chen mo tersenyum dan memandang tanah yang berlubang, pohon yang bertumbangan, mayat dan darah yang bertebaran.
Menghela nafas Chen mo berbisik "Mumpung saja aku punya malaikat dengan skill pemurnian tanah yang kotor bisa menjadi bersih, tapi sayang tidak bisa menumbuhkan yang rusak" mulai Chen mo perintahkan untuk melakukan pembersihan.
Setelahnya dia berbalik teleport ke vila bersama Caroline, masuk ke kamar telentang di atas kasur tertidur.
Masuk hari selanjutnya Chen mo balik kembali ke biasannya, sampai ke hari ke 40 saat melawan raja pemburu tapi dengan gabungan dari miera, Monica, bella, Aneska, dan milla salah satu assassin terbaik sekaligus mentor bagi assassin pemula yang menyelesaikannya.
Tugas Chen mo selama 5 hari ini hanya membuka kotak dan mengasah pedang bersama caroline, membawa beberapa assassin berprestasi dan dengan para malaikat.
Dari membuka kotak hadiah yang di dapat sekitar 314.820 batu roh, 148.792 baru void, 137 senjata biru, 74 skill biru, 102 menara biru.
"Dapatnya sedikit sekali, beda dengan 5 hari kemarin yang bisa mendapatkan lebih dari 700.000" katanya dengan cemberut, menaruh semua barang yang tidak di pakai ke gudang, setelahnya teleport ke tempat-tempat yang belum ditaruh menara dan menaikkan mereka semua ke level 15 atau 20.
Karena uang yang sangat sedikit Chen mo harus menghematnya, firasat memberitahunya bahwa hari ke 41 besok akan ada pertempuran yang buruk, setelah bolak-balik pindah untuk menaruh menara.
Chen mo memerintah para malaikat dan para assassin untuk menyiapkan bahan bahannya di gudang, setelah beres dia membuat api dengan skillnya dan dimulailah pesta api unggun dengan Chen mo pertama memberikan pidato apresiasi karena sudah bertahan sampai hari ke 40 dan juga menyambut anggota baru tentara shadow assassin.
Kami melanjutkan pesta sampai tengah malam dan tertidur di sana.
Pagi hari ke 41
Terbangun karena sinar cahaya yang menembus ke matanya, berdiri melihat tempat yang berantakan, dan banyak malaikat atau assassin yang tertidur.
"Mumpung saja tanah ini bewarna putih jika tidak, mereka bangun tubuh mereka pasti sangat kotor dan akan susah di bersihkannya." berjalan ke pemandian, setelah selesai Chen mo datang ke atas menara elemen minum teh herbal, sekalian melihat pemandangan pagi.
Menjelang sore para malaikat sudah mulai beraktifitas kembali dan kota yang awalnya sepi ini menjadi sedikit ramai, Chen mo berjemur di atas benteng, dan melihat ke langit suram dengan pikiran yang terbang kemana-mana.
Tiba-tiba dari arah ujung hutan terdengar suara gemuruh, dari jauh terlihat pohon-pohon pada bertumbangan seperti membuka sebuah jalan, Chen mo memfokuskan untuk melihat monster yang keluar, dia terkejut karena yang keluar bukan hanya ratusan tapi lebih dari puluhan ribu.
"Binatang apa ini? kenapa banyak sekali" katanya dengan wajah tidak percaya dan kaget.
__ADS_1
Membuka panel mereka dan menemukan
( Ant Zerg )
Level:30
skill : Pertahanan keras, cairan asam, memproduksi, pelahap, penghancur.
"Zerg? bukankah ini ras yang sering di buru oleh semua ras di kekosongan, karena skill [ produksi ] yang membuat mereka memiliki keturunan yang banyak dan tentunya membawa banyak kotak hadiah" mengingat-ingat.
Chen mo tertawa "Haha... Aku dapat ladang uang hari ini, tapi tetap harus berhati-hati karena zerg terlalu banyak jika ada kelalaian sedikit akan menjadi fatal akibatnya"
Chen mo membuat rencana dengan Milla karena dia memiliki pengalaman paling banyak dalam pertempuran kelompok dan ahli perang di dunia sebelumnya, menurutnya kita membagi pasukan menjadi empat shift karena pasukan zerg yang tidak ada habisnya, jika semua langsung dikerahkan mereka akan kehabisan energi dan bisa berbahaya.
Untuk sudut pandang ini Chen mo setuju, tapi dia punya rencana lain untuk bisa memfokuskan menara yang di pencar untuk di pasang di satu titik, tapi Milla menolak karena menurutnya jika menara yang sudah tersebar di satukan akan butuh waktu lama, apalagi jika pasukan musuh menyerang secara menyebar.
Berpikir lagi akhirnya Chen mo setuju dengan rencananya karena waktu yang mepet, memerintah Miera dan yang lainnya untuk membagi shift menjadi 4.
Shift 1 dipimpin oleh Miera dengan 150 malaikat 50 assassin, shift 2 dipimpin Bella dan Aneska dengan 150 malaikat 50 assassin, Shift 3 dipimpin Monica dan Milla dengan 150 malaikat 50 assassin, dan shift 4 dipimpin oleh Aku dengan 150 malaikat dan 50 assassin.
Kami semuanya sibuk mempersiapkan pasukan, melihat monster zerg masih diam di tempat Chen mo menyalakan semua menaranya dan teleport ke gudang disana dia menemukan Caroline berdiri di depan gudang seperti menunggu sesuatu, menghampirinya sebelum Chen mo mulai pembicaraan dia berkata terlebih dahulu.
"Tuan, apakah kau ada pekerjaan untukku? melihat yang lain sibuk menyiapkan pasukan untuk bertempur, sementara aku hanya bisa diam dan bermalas-malasan saja, aku tidak mau menjadi orang yang tidak berguna" katanya dengan tertunduk sedih.
Melihat dia ingin menangis, Chen mo bertanya kembali "Kau sangat berguna, bukankah kau sangat hebat dalam penataan bangunan?" tanyaku.
"Iya aku hebat tapi aku ingin yang lain, biar aku menjadi orang berguna, selama di dunia sebelumnya aku hanya di lindungi oleh adikku banyak orang menyindirku sebagai orang tidak berguna, makanya aku butuh pekerjaan agar diriku berguna dan membuat orang yang menyindirku sadar kalau aku berguna, Jadi tolonglah tuan kasih aku pekerjaan" kata caroline dengan nada memohon.
"Tapi kau bisa apa selain tata bangunan?" tanyanya balik penasaran
"Kata adikku aku memiliki keberuntungan yang sangat bagus melihatmu membuka kotak bewarna emas itu seperti chest di duniaku sebelumnya, jadi jika kau izinkan bisakah aku membantumu untuk membuka kotak hadiah, tenang saja aku selalu dapat hal bagus kok dari membuka chest" katanya dengan nada memohon.
Melihat muka memohon Caroline akhirnya Chen mo mengizinkannya, tapi harus di uji dulu, dia dibawa ke dalam gudang menyuruhnya untuk membuka salah satu dari kotak hadiah.
Dia langsung membuka kotaknya dan keluar
__ADS_1
" Ding dapatkan 572 batu roh, 281 batu void, 4 senjata biru, 2 menara biru"