
Sebelum tanda tangan Chen mo berbicara sebentar dengan Lou li dan Xiao yu untuk menenangkan mereka.
Selesai menenangkan, dia langsung menandatangi kontrak dan memberinya ke pengawas, Zhan li yang menunggu terlalu lama kesal, dia mengejek "Lama sekali kau, apakah takut akan gagal? jangan khawatir dengan kedua wanita itu aku akan merawat mereka"
Mendengarnya Chen mo jawab dengan dingin "Kau membuatku kesal"
Diantara kami berdua sudah ada bubuk mesiu, hanya sekilas Chen mo ditutupi oleh cahaya putih dan menghilang, muncul di ruang putih kosong dengan hanya ada daratan, tidak ada air atau apapun hanya tanah keras, dan tandus.
Chen mo takjub sebelum dia melihat ke Zhan li yang sudah membuka sebuah gerbang sambil tertawa keras "Haha... dasar sampah gampang sekali kau di hasut"
Gerbang terbuka, keluar ribuan ksatria berjajar rapih dengan aura kejam dan mata mereka yang serakah, Chen mo membuka panel mereka
"Ksatria Biasa"
Level: 15 sampai 25
Skill : pedang tajam, formasi perang, dll
Melihat panelnya dia merasa curiga, tidak mungkin menantang dia hanya dengan pasukan biasa seperti ini pasti ada yang lebih kuat, jadi untuk amannya dia hanya mengeluarkan 5 malaikat sayap 2 karena menurutnya itu sudah cukup.
"Kalian semua menuruti perintahku untuk berperang" suara gema di langit duniaku
"Baik tuan" pasukan menjawab serentak.
"Gerbang terbuka" dalam hati, di atas langit muncul dari udara tipis sebuah gerbang bewarna putih terang.
( Gerbang dunia sebutannya oleh kebanyakan penguasa, karena untuk namanya sendiri itu masih misteri di kalangan penguasa, ataupun penelitian karena setelah menjadi penguasa secara otomatis penguasa langsung mendapatkan dunia kosong,
Saat melakukan pertempuran di dalam diri akan langsung refleks berbicara "gerbang", dan tidak tahu bagaimana setiap orang bicara "gerbang", yang lebih aneh lagi musuh tidak akan bisa melihat dalam gerbang tersebut seberapapun kuatnya mereka
Inilah yang membuat banyak penguasa kuat tertarik untuk membongkarnya, karena gerbang ini sangat bertahan dari serangan kuat dan tidak bisa melihat isi dalamnya kecuali pemilik gerbang ini mengizinkannya.
Banyak sekte terkenal dan ilmuwan besar untuk mencari tahu apa sebenarnya dunia kosong ini, suara hati berbicara " gerbang" serta gerbang itu sendiri.
Tapi sayang sekali selama jutaan tahun meneliti hasil yang di dapat adalah nihil, dan proyek besar ini akhirnya di hentikan dan orang-orang hanya bisa menganggap sebagai keajaiban kekosongan)
"Salia, kau akan menjadi komandannya, suruh 5 malaikat bersayap 2 untuk mengetes kekuatan mereka."
"Baik tuan" kata Salia
5 malaikat keluar dari gerbang dengan aura suci agung mereka, Chen mo melihat banyak mata panas yang mengarah ke prajurit malaikat karena saking cantiknya mereka.
Zhan li menatapnya dengan wajah cabul sambil menyeringai ke arahku, "Hehe... Tidak lama mereka ini akan menjadi milikku, tenang saja akan ku rawat mereka dengan sangat baik"
Penonton dari luar juga terkesima dengan penampilan para malaikat, tapi mendengar perkataan Zhan li mereka menjadi sangat marah.
Para guru juga mengerutkan kening "Sepertinya dia membangunkan singa yang marah"
"Memang terlalu berlebihan menantang seseorang tanpa tau detailnya, aku juga tidak suka dengan mulutnya"
"Apakah itu dari keluarga Zhan? kau tau itu" tanya seorang guru.
"Aku hanya tahu bahwa mereka keluarga tingkat dua"
"Kenapa dia berani sekali"
"Lebih baik lanjut nonton aja sepertinya Chen sudah habis kesabarannya"
Para guru melihat kembali layar, sementara mendengar perkataannya Chen mo bukannya marah tapi agak senang "Hehe... sepertinya ada daun bawang yang menghampiriku" dalam hati
__ADS_1
Ksatria musuh menyerang dengan wajah ganas dan serakah, melihatnya prajurit malaikat itu merasa jijik,
"Sepertinya hanya tuan tidak bermuka seperti itu selama kami di panggil"
"Iya tuan sangat tenang melihat kita semua malahan dia tersenyum, menghormati dan menganggap kami sebagai keluarga"
"Kita memang akan dimakannya, tapi tidak berwajah seperti itu"
" Iya benar"
Para malaikat berdiskusi menghiraukan musuh yang menyerang, Zhan lin menunjukkan wajah bahagia dengan pikiran kotornya berkecamuk, "Serang mereka, kalian nanti akan mendapat bagiannya" katanya teriak.
"Ohhh" teriak tentara, berlari tambah kencang.
Chen mo melihatnya santai, berbeda dengan lima malaikat mereka marah mendengar perkataan Zhan li, tapi mereka tidak menyerang karena belum di perintahkan.
"Baiklah, kalian berlima boleh mulai bertarung tapi ingat jaga keselamatan kalian mengerti?" berkata lembut, "Tuan kami mengerti" katanya serempak.
Mereka berlima terbang secepat kilat sebelum ksatria bisa beraksi kepala mereka telah terjatuh seperti jatuhnya buah, malaikat dengan pedang cahaya menebas kiri dan kanannya, sementara ksatria hanya bisa bertarung secara defense karena kecepatan serangan dan kecepatan terbang malaikat yang sulit untuk ksatria menebasnya.
Pertempuran dimulai, 5 malaikat mengobrak-abrik ribuan ksatria karena jumlah malaikat yang sedikit dan musuh yang terlalu lemah.
Chen mo sangat santai dia mengeluarkan dari cincin penyimpanan kursi dan secangkir teh, duduk secara malas dan berkata kepada Zhan li "Itu saja? kau membuatku bosan. Lebih baik tadi aku langsung belanja dengan kedua wanita daripada meladeni orang seperti mu"
Melihatnya Zhan li langsung naik pitam, dia ingin menggunakan kartu hole tapi dia sadar diri untuk menahannya sebentar "Biarkan malaikat itu lelah dulu baru aku akan mengeluarkan kartu hole" katanya dalan hati.
Sementara itu di luar penonton merasa bersemangat dan melihat Pasukan Chen mo yang sangat kuat.
"Ini namanya jenius"
" Ras tingkat SS memang bukan main"
"Benar cecunguk seperti Zhan li itu tidak ada apa-apanya"
"Memang hanya modal sombong saja"
Para penonton berdiskusi sambil melihat layar, Kepala sekolah dan wakilnya di atas gedung melihat pertandingan itu hanya sekilas sebelum mereka kembali berbincang tentang Zhan li ini.
"Pak ketua, bagaimana tanggapan anda tentang pertarungan ini?" Kata wakil, "Ini hanya mainan anak-anak, Chen pasti bisa mengalahkannya tapi aku memang agak sedikit kesal tentang sekolah fu Chi yang mengirim murid mereka kesini" kata kepsek.
"Jadi pak ketua, apa tanggapannya?"
"Biarkan Chen yang memutuskan, aku melihat dari matanya dia seperti menginginkan sesuatu, nanti kasih dia opsi apa terus melanjutkan atau tidak" kata kepsek.
"Haha... dari sifatnya dia akan terus melanjutkan, sepertinya sekolah kita akan pertama kali meriah lagi" kata wakil dengan misterius.
Pertempuran berlanjut, tapi setiap orang yang menonton tahu siapa yang kalah dan yang menang, karena 5 prajurit malaikat masih di atas angin membantai prajurit ksatria.
Mereka tidak lelah, karena setiap kali membunuh energi mereka otomatis terisi kembali, banyak penguasa yang menjadi penggemar dari kuil perang ini karena pasukan tidak gampang lelah, hadiahnya yang kaya, dan bisa dibilang resiko kematiannya sangat kecil.
Pertempuran terus berlanjut, penonton mengetahui kedua perbedaan dari kedua penguasa yang bertarung, Chen mo duduk minum teh sambil menonton pertarungan seperti menonton teater, sementara Zhan li teriak-teriak memerintah pasukan.
Banyak formasi yang diterapkan oleh Zhan li tapi tidak bisa melukai malaikat, seperti formasi pertahanan untuk meminimalkan korban tapi tidak bisa, memakai formasi terobos juga tidak bisa karena kecepatan, memakai formasi pengorbanan tidak bisa juga karena lagi-lagi kecepatan mereka,
Zhan li terus mengeluarkan formasi formasi pasukan tapi tetap saja mereka tidak berhasil, malahan mereka memberikan exp atau energi gratis kepada malaikat.
Melihatnya dengan mata merah lantas Chen mo berkata "Apa hanya segini kemampuan mu? Bukankah kau tadi sangat bangga dan percaya diri? dimana itu? aku mau mendengar lagi"
Zhan li tidak menghiraukan dia berbisik dalam hati "Ini di luar ekspektasi ku, ternyata kekuatan malaikat sangat kuat, aku ingin mendapatkannya tapi mustahil dengan ribuan prajurit saja aku masih kalah"
__ADS_1
"Apakah aku gunakan itu saja?" sambil berpikir sebelum, "Ahh aku tidak perduli lebih baik selesaikan tugas dan langsung kabur nanti" katanya dalam hati.
Zhan li mengeluarkan kartu bewarna hitam, dia membaca sedikit mantra, "Keluarlah iblis neraka" katanya.
Kartu itu keluar asap bewarna hitam pekat membentuk sebuah gerbang kecil, 5 mahkluk aneh keluar dari gerbang kecil itu dengan tanduk, juga badannya yang sangat kekar
"Manusia apakah kau yang memanggil kami?" tanyanya, "Aku memanggilmu untuk melawan yang di sana, jika kau menang aku akan berbagi denganmu" kata Zhan li.
Iblis itu melihat 5 malaikat bertarung dengan sangat cepat, diapun menjilati kedua bibirnya "Aku setuju"
Dia berlari secara cepat dan muncul langsung di depan salah satu malaikat, refleks malaikat terbang menjauh ke belakang.
"Jejeje kalian semua akan menjadi santapan kami" matanya serakah.
Para penonton, atau Chen mo sendiri terkejut dengan kemunculan iblis ini, lantas kubuka panelnya
"Iblis Neraka"
Level 42
Skill : Api neraka, segel kutukan, dll
"Ternyata ras iblis, berani juga dia mengeluarkan hal ini apakah sekolahnya tahu hal itu?" bertanya bingung.
Tapi dia hanya bingung sesaat, tetap menyuruh 5 malaikat fokus melawan iblis sementara membiarkan para ksatria, "Haha.... sampah inilah kartu hole ku kau akan kalah, lebih baik kau serahkan semua malaikat itu aku berbaik hati" katanya dengan wajah terangkat tinggi.
"Sepertinya kau percaya diri sekali, Apakah kau mendapat sokongan dari orang lain?" tanyaku penasaran, "Saya dapat sokongan, memangnya kenapa. Haha... Aku akhirnya akan mendapat malaikat milik mu juga" dengan wajah serakah.
"Kau lucu sekali, memangnya aku hanya punya 5 ini saja?" berkata santai, Zhan li terkejut "Maksudmu kau masih memiliki lagi? Bukankah kau itu hanya penguasa baru" katanya keceplosan.
"Penguasa baru? Oh jadi sekolahmu itu mengirim seniornya untuk bertanding melawanku, makanya kau percaya diri..."
Haha... naif sekali berpikiran seperti itu, aku ini jenius ingat lebel itu" keluar dari dalam gerbang 10 malaikat sayap 2, mereka terbang sangat cepat langsung ke arah ksatria, Zhan li melihatnya tidak percaya.
"Kamu..kamu. adalah penguasa baru kenapa kamu memiliki banyak pasukan,... Tidak.. Tidak kau sangat curang aku ingin keluar, aku menyerah" katanya dengan ketakutan.
"Apakah aku berbaik hati sampai aku melepaskan mu? Maaf pikiranmu agak naif" katanya dengan santai.
"Tidak...tidak aku tidak mau, aku akan menyerang semuanya" katanya dengan wajah gila menyerang pasukanku.
Dia menggunakan skill ke arah malaikat, Chen mo tidak tinggal diam, dia terbang dengan sangat cepat menahan serangannya dengan pedang.
"Kau orang bodoh dan lemah, ingin bersaing dengan jenius? Lebih baik kau pikirkan saja kejadian ini sebagai peringatan untukmu"
Dia menggunakan beberapa Skill lagi, Tapi Chen mo menangkisnya dan menggunakan skill pernapasan air untuk melawannya.
Ting..ting..
Pedang bertabrakan, dia menyerang dengan gila dan menggunakan banyak sekali skill sementara Chen mo hanya menangkis, sesekali menyerang untuk merusak konsentrasinya.
Chen mo menangkis serangannya, Zhan li membuang jimat peledak ke arahku, refleks mundur sebelum jimatnya meledak, dia menatap Zhan li "Apakah batas mu hanya segini, sampah?"
Ejekannya membuat dia tambah marah "Akh... Aku akan membunuhmu"
Dia mengeluarkan sebuah segel dengan cairan hitam menjijikan keluar, Chen mo waspada dengan perubahannya dan juga sangat semangat karena ini pertarungan pertamanya melawan penguasa lain.
"Kalian menjauh dari medan perang ini, aku akan meladeninya kalian urus sisanya, mengerti?" perintahnya dengan wajah tersenyum.
"Baik tuan" mereka terbang menjauh sekalian membawa musuhnya.
__ADS_1