
Di pagi hari cerah, aku terbangun dengan sinar cahaya yang menembus jendela.
"Hari baru lagi" kataku semangat.
Bangun, mandi dan pergi ke ruang tamu saat duduk aku mendengar suara berisik dari dapur, karena penasaran aku pergi dan melihat Lidia yang sedang membuat sarapan.
Aku menghampirinya secara pelan dan memeluknya dari belakang, dia terkaget dan bicara
"Selamat pagi, tuan"
"Hum... Benar selamat pagi"
"Kok, tubuhmu wangi sekali, apakah kau pakai parfum?"
"Tidak tuan, kami tidak pernah pakai parfum dan yang tuan cium itu adalah keringat alami kami." katanya memperjelas.
Aku terkejut, tapi karena wangi sekali aku tetap menciumnya, sampai
"Tuan, makanan nya sudah siap"
Aku terkejut dan mengangguk melepas dan pergi ke ruang makan, sementara aku menyuruh Lidia memanggil perwakilan dari setiap ras.
Semuanya sudah duduk di sofa saat aku keluar dari ruang makan,
"Baiklah ini ada sekitar 100.000 jubah ungu, kalian akan memakainya nanti saat keluar dari gerbang agar identitas kalian tidak diketahui" sambil menyerahkan beberapa cincin.
Mereka semua mengambil dan pergi meninggalkan ruangan, aku menghela nafas dan teleport ke atap vila.
"Kembali" sambil menutup mata.
Mataku terbuka, bangun dari kasur dan membuka hp, chat sebentar dengan Lou li dan Xiao yu, selesai chat aku memakai jubah ungu dan teleport ke salah satu atap gedung.
"Menurut info kuil perang ada di ujung dari kota Guandong, tapi itu dimana?"
Karena bingung jadi aku teleport ke beberapa gedung yang sangat tinggi untuk mencarinya, sampai aku teringat chat dari Xiao yu.
"Benar, identik dengan kuil perang adalah gedung biasa"
Karena ketemu jawabannya, aku mencari lagi dan akhirnya di salah satu atap gedung,
Aku melihat di kejauhan gedung biasa yang sangat ramai dengan banyak orang berjualan, tapi mengabaikan salah satu gedung di belakangnya.
"Apakah gedung itu?" tanyaku bingung.
Karena hanya ada gedung ini, aku teleport ke gang kecil dan keluar darinya menuju gedung sederhana itu.
Pada saat perjalanan banyak orang yang melihatku seperti orang aneh karena aku menggunakan jubah di siang hari bolong.
"Hei, lihat ada orang aneh lagi" "Benar, aneh sekali untuk apa mereka pakai jubah? kan ini siang hari, curiga sekali" "Sepertinya dia ingin masuk ke gedung itu" "Memangnya apa spesial dari gedung itu?"
Banyak orang berkomentar tentangku dan bangunan biasa itu, tapi aku hanya mengabaikan saja dan masuk ke dalam
Masuk aku langsung kaget dengan ruangannya yang sangat luas beda dengan penampilan luarnya dan juga banyak sekali orang berlalu lalang atau menjual sesuatu seperti macam pasar di luar tapi ini lebih luas lagi.
"Apakah kamu baru disini?"
Mendengar suaranya aku menengok dan melihat pria dengan tinggi 2 m, semua badannya yang penuh dengan otot dan aura ganas di tubuhnya.
Aku mengangguk dan dia bertanya lagi
"Apa kau butuh pemandu? Tenang saja harganya terjamin dan juga saya tahu banyak tentang kuil perang atau kau juga bisa membayar ku lebih tentang peraturan tak terucap disini." katanya berbisik.
"Baiklah apakah 100 batu roh cukup?" tanyaku.
Dia mengangguk semangat, dan berbicara mengenai kuil perang ini.
__ADS_1
Kuil perang adalah tempat yang paling banyak diminati oleh penguasa karena zona yang luas dan juga kuil ini termasuk kuil baru,
Sebutan untuk kuil perang adalah kuburan penguasa, karena korban kematian terbanyak dari kuil lain, kematiannya juga banyak diantaranya oleh para jenius atau orang kuat di atas level 200.
Sebab banyak sekali barak, skill, jimat atau lainnya yang bewarna ungu yang terus bermunculan ada juga sesekali warna Emas, reruntuhan kuno dan banyak lainnya.
Untuk mengambil satu barang saja harus ada keberanian yang luar biasa, karena saingannya bisa sesama penguasa atau penguasa jenius sekalipun.
Dia juga berkata bahwa ada kuil lain yang mirip dengan kuil perang, tapi dia tidak mau bicarakan.
Aku mendengarnya sanga terkejut dan bertanya "Bukankah kuil perang itu adalah kontrak dan kenapa kuil ini harus tersembunyi?"
Dia Melihatku serius sambil berkata "Sepertinya memang benar kau masih baru, Hahaha..
Di kuil perang ada dua jenis pertarungan yaitu hegemoni dan kontrak, untuk hegemoni kau akan bertarung dengan bukan hanya satu penguasa tapi banyak penguasa.
Untuk kontrak biasanya itu hanya dilakukan jika ada dendam pribadi baru mereka menyelesaikannya di ruang kontrak.
Dan untuk pertanyaan terakhirmu, aku hanya bisa bicara kalau mereka dengan kita itu beda, mengerti?"
Aku mengangguk paham, melihatku paham di lanjut bercerita lagi.
Sebutan kuil perang ini ada sekitar beberapa juta tahun yang lalu,dimana ada orang kuat yang menemukan sebuah reruntuhan kuno di salah satu ruang Independen langit berbintang.
( Sebutan "kuil" mengacu pada bintang independen yang menghilang atau yang muncul kembali )
Setelah ditelusuri ternyata banyak sekali peninggalan orang-orang kuno yang bersebaran di reruntuhan atau bangunan lainnya
Penemuannya dia itu disebar yang membuat penguasa kuat langit berbintang pada masa itu heboh, di zaman itu umat manusia masih tergolong ras menengah.
Beberapa puluh tahun di telusuri, salah satu peneliti dari ras kuat menemukan di salah satu reruntuhan ada sebuah batu prasasti yang sangat besar dengan tulisan yang sangat kuno.
Peneliti itu bersemangat dan langsung menerjemahkan batu prasasti, setelah di teliti ternyata batu prasasti ini berbicara mengenai bintang yang baru muncul ini.
Bintang ini disebut bintang Ad, miliaran tahun yang lalu di ceritakan kalau bintang Ad merupakan bintang paling cemerlang daripada bintang lainnya.
Mereka sampai dikagumi, dipuja, di idolakan, disegani dan banyak kata lagi yang membuat bintang ini sangat tabu jika di bicarakan oleh bintang lain.
Saking kuatnya sampai salah satu penguasa bintang lain berkata "Hanya Kekosongan yang bisa menghancurkan mereka, kami sudah tidak sanggup"
Peradaban mereka terus berjaya selama lebih dari puluhan juta tahun, sampai ada satu waktu dimana seluruh bintang gempar dengan kejadian peradaban bintang Ad yang menghilang secara misterius.
Semua penghuni bintang sangat kaget dan tidak percaya, sampai membuat mereka penasaran dan pergi ke sana.
Tapi yang mereka lihat hanya kekosongan hampa saja, dicari cari tetap tidak ada sampai ujung rambutnya pun tidak ada, peneliti yang terjemahkan prasastinya sangat kaget dan dia melanjutkan kata katanya.
"Jika kau membaca ini berarti era kekacauan akan segera datang dan nanti dalam ramalan kami, di masa depan akan ada seorang pria yang akan mencapai bintang Ad yang menghilang itu"
Mendengar sejarahnya membuatku sangat kagum dan terpesona, dia lanjut ceritanya.
Peneliti yang berhasil dengan semangat menyebarkan penemuannya itu
Melihatnya banyak orang kuat kaget dan lebih intens lagi untuk mencarinya, mereka mendapat beberapa batu lain yang bicara mengenai bintang Ad.
Peneliti sampai debat mengenai bintang Ad ini, sampai ada seorang peneliti terkenal berkata
"Ini bukanlah bintang Ad, menurutku ini adalah kekosongan dari bintang miliaran tahun lalu dan yang kita telusuri hanya dasarnya saja"
Komentar ini membuat peneliti terdiam tapi banyak peneliti yang tidak setuju, sampai akhirnya mereka menelusuri dan meneliti lagi batu prasasti yang lainnya.
Setelah diteliti memang benar mereka mendapat lebih banyak batu prasasti yang bicara mengenai bintang lain dan situasi miliaran tahun yang lalu.
Banyak peneliti yang menyetujui opsi itu dan menyebarkannya, penguasa kuat melihat hasilnya sangat semangat dan lebih giat lagi untuk menjelajahinya, apalagi mengenai bintang Ad ini sampai beberapa tahun silam para penguasa masih membicarakannya.
Selesai dia berbicara sejarahnya, dia juga berbicara tentang kuil perang, daftar jenius, penguasa terkuat, dll.
__ADS_1
Sampai di akhir pertanyaan dia berkata kepadaku
"Apakah kau tahu berapa persen para penguasa menjelajahi kuil perang saat ini?"
Dari dalam jubah aku menengok ke arahnya menunggu jawaban.
"Katanya yang baru dijelajahi hanya sekitar 13 persen saja" wajah dengan nada berat.
Mendengarnya membuatku sangat terkejut dan dia berkata kembali
"Baiklah, hanya itu saja yang aku tahu jika kau mau tahu lebih lanjut lebih baik kau masuk saja.
Untuk mau masuk kuil perang kau harus mendaftar dulu di sana" katanya menunjuk sebuah antrian panjang dan di juga ada 3 portal besar di belakangnya.
Aku mengangguk berterima kasih dan berjalan meninggalkan nya untuk berbaris.
Banyak aku lihat diantara mereka ada yang membuat tim, ada yang membawa pengawal, ada yang sendiri, atau ada yang memakai jubah sepertiku.
Tapi jika dilihat mereka kebanyakan di dominasi oleh yang bawa tim atau pengawal.
Ada seorang hampiri ku sambil berkata "Apakah mau mau..."
"Maaf tidak" kataku memotong.
Dia stagnan sebentar sebelum berkata makasih dan lanjut merekrut orang lain.
Selama antrian aku banyak sekali diajak membuat tim atau anak orang kaya yang mengundang ku, semuanya aku tolak dan mereka hanya bisa pasrah dan mencari yang lain.
Aku juga melihat beberapa orang yang masih sendiri saja sama sepertiku, sampai aku tiba di depan resepsionis, berjalan ke area batu dan tertulis "40".
" Tuan kau masuk di area 1, silahkan."
Mendengar level ku membuat yang ingin mengundang ku mencibir dan mengejek di belakangku.
Tapi, aku hiraukan saja dan berjalan masuk ke gerbang 1, setelah aku masuk salah seorang anak kaya berkata "Pengawal, dia yang menolak, bunuh." Pengawal mengangguk dan pergi ke gerbang 1.
Ada juga banyak orang serakah yang ingin mendapat daging gratis juga pergi ke gerbang 1.
Membuka mata aku melihat ada di hutan yang sangat lebat dengan banyak pohon-pohon tinggi, jika dilihat daei tanahnya tempat ini belum terjamah sama sekali.
"Benar saja, kata orang berotot itu tempat respawn akan acak, sepertinya perkataan orang itu masih bisa di percaya juga."
Aku terbang ke langit dan membuka skill pengamatanku, jika di pandang hanya hutan semua, tidak ada hal lain dan tadi karena keasikan cerita jadi tidak sempat membeli peta.
"Aku harus gimana ya?" kebingungan.
"Aduh..Chen, kau ini ceroboh sekali"
Karena bingung harus jalan mana, jadi aku memilih arah sebaliknya dari aku pertama kali kesini, karena instingku berkata
Dalam perjalanan aku hanya melihat hutan rindang saja, tidak ada binatang atau hal lainnya yang membuatku bosan sampai
"Hah?... Sepertinya di jarak 2km ada nafas yang gak asing deh"
Berpikir sebelum "Samperin aja dulu, kali aja mereka ada peta atau Hehe....."
Aku menghampirinya dan melihat di sana ada 3 orang pria yang tadi mengundangku.
Mereka juga melihatku dari kejauhan, seperti melihat mangsa lantas mereka mempercepat terbangnya menghampiri ku sambil berkata bangga.
"Sampah level 40, tadi kau sudah menolak masuk ke tim kami, lebih baik kau serahkan seluruh barangmu atau jika tidak"
Mendengar ancamannya aku membalas dingin 'Memangnya jika tidak apa?"
Ketiganya terkejut dengan perkataanku, sambil tertawa mereka membuka gerbang,
__ADS_1
"Jika tidak kau akan mati"