Estazolam De Brown

Estazolam De Brown
Panti Asuhan


__ADS_3

11.


Jauh dari acara keluarga di london, farhan sedang sangat bosan dengan kesendirian nya disana. 1 minggu di itali, tanpa ada orang yang dikenal kecuali beberapa membuat dia cukup bosan. Pemandangan indah, makanan yag enak, budaya yang klasik tidak akan cukup jika menikmatinya sendiri,,,


Maksudku,,, akan lebih bermakna ketika ada yang menemani.


“kak, waktu mu 3 hari lagi,,, nikmati italia dan cari lah kakak ipar kami” pesan dari alif, lagi dan lagi


“dasar..!” gumam farhan


“disini memang banyak mafia mafia internasional yang terkenal,,, tapi, apa mungkin mereka akan mengenal ku?” gumam farhan lagi


Ketika berjalan di sebuah area sepi, dia menemukan sebuah panti asuhan yang menampug banyak anak kecil.


Dia tertarik, dan masuk kedalam panti asuhan itu… dan tanpa sengaja bertemu dengan seorang rekan. Saling sapa dalam diam, dan saling acuh, agar tidak terungkap.


“eh, hawa” farhan terkejut dengan seorang perempuan yang dikenalnya kemaren


“tuan farhan,,, assalamualaikum” jawab hawa dengan senyum dan terus memberikan beberapa makanan kepada anak panti


“sedang apa disini?” tanya farhan mendekat, dan ikut berjongkok disamping hawa dan meminta izin untuk ikut membagikan makanan itu


“setiap minggu kami melakukan ini, aku bersama sepupu ku.” jelas hawa kemudian memanggil rifa


“dia adikku,,, rifa, dia tuan farhan yang menyelamatkan aku kemarin” jelas hawa, masih dengan senyum hangat nyya


Rifa dan farhan saling berkenalan, layaknya orang asing.


“mereka tampak imut bukan?”ucap rifa pada farhan


“ya, mereka tampak imut, namun mereka tidak senaif seseorang” jawab farhan


“mereka suka makanan yang dimasak kakakku, beberapa orang disana, bahkan kadang tidak menghargai makanan yang disajikan” mereka saling ejek sebenarnya, mengingat rifa pernah menyiapkan makanan untuk farhan namun di tolak secara mentah mentah


Farhan menautkan alis dan memandang rifa dengan tajam


“ah ia, ini buku kesukaan ku tuan farhan” ucap rifa berlaokn


“berhenti dan ikuti aku ke kamar mandi” bisik farhan dengan cepat


“emmm, hawa, kamar mandi ada dimana?” tanya farhan segan


“biarkan rifa yang mengantar mu” ucap hawa dan dijawabi anggukan oleh farhan

__ADS_1


“apakah misi yang beberapa waktu lalu berhasil dilakukan?” tanya farhan


“ya, namun ada sedikit insiden” jelas rifa mengambil sebuah chip


“thaks, bagaimana penelusuran nya?” tanya farhan


“mereka hanya kelompok kecil, namun cukup berbahaya. Aku sempat diserang dan mendapat luka, bukan hal besar,,, tapi markas kelompok itu sudah menjadi milik kita” jelas rifa dengan jelas


“kau dibantu bukan?” tebak farhan sedang rifa memainkan mata nya,,, karena farhan mudah menebak isi pikiran rifa


“dengan siapa?” tanya farhan


“kau tidak akan menyangka,,, sebenarnya aku dibantu oleh seorang wanita,,, dibantu bersembuyi saja, selebihnya aman. Aku yang menyelesaikan nya.” ucap rifa dengan santai


“dan…?” tanya farhan


“tidak ada dan, aku menyelesaikan nya dengan tanda titik, tidak koma” ucap rifa memukul dada farhan kemudian pergi kemudian di ikuti


“kau tertarik dengan sepupu ku bukan?” tebak rifa, namun farhan menggeleng


“its not your business” ucap farhan dingin


“coba lah seberapa lama kau bisa menahan sikap kaku mu itu, selain akan sedikit elastis dengan kehadiran kakak ku” ucap rifa berjalan lebih cepat, kemudian menemui kakak nya dan berbicang


“ya, dia seorang lelaki cukup tua,,, dia sangat baik hati menampung anak anak malang ini disini. Setiap minggu akan ada 1 atau 2 anak yang keluar dari panti untuk di adopsi,,, dan aku sungguh mencintai tempat ini” gumam hawa dengan begitu cerah dan bahagia


“bisa aku menemui nya?” tanya farhan


“tentu, ayo ku antar” ucap hawa mengajak farhan, sedang rifa mengedipkan satu matanya kemudian tersenyum


“ck!” farhan berdecak kemudian mengekor di belakang hawa


“dia kakek ryu, orang jepang yang pindah ke italia...” jelas hawa mengenal kan nya ke farhan, begitu sebaliknya


“senang bertemu dengan anda tuan” ucap farhan segan dengan senyum nya


Mereka berjabat ttangan dan saling bercegkerama.


Lelaki tua itu adalah seorang dari jepang, dia pindah dengan istri dan anak perempuan nya. 10 tahun lalu, istrinya meninggal dan putri nya memilih ikut suami nya di jepang,,, sehingga untuk megobati kesepian dia membuat sebuah panti asuhan untuk mengenang masa kecil dan masa bahagia nya dulu…


“aku suka bermain mahjong, kadang aku mengajak anak anak bermain. Disana ada bibi yuji yang merupakan seorang relawan yang membantu ku mengurus anak anak” jelas kakek ryu pda farhan


“kalian sungguh istimewa di mata ku tuan, begitu mempesona” ucap farhan dengan senang hati kemudian mengatakan niarnya untuk menyumbang kan sedikit dana ke panti asuhan itu

__ADS_1


Kakek ryu dan bibi yuji tentu menerima nya dengan senang hati, bahkan mereka sangat bersyukur…


“apa yang anda lakukan begitu berarti bagi saya” jelas kakek ryu pada farhan dan tak segan untuk menuangkan teh ke cangkir farhan,,, seni tradisional milik jepang yang sejenis dengan korea dan china.


“senang membantu disini kakek” ucap farhan mengangkat cangkir nya dan meminum teh itu dalam sekali tegukan


** **


“ingin makan malam dan sholat di tempat ku lagi?” hawa menawarkan


“jika tidak memberatkan dan mengganggu,,, dengan sennag hati” jawab farhan dengan senyuman


“tuan farhan, kakak ku suka memasak masakan indonesia. Kau bisa request sesuka hatimu bila ingin” rifa memberi dorongan pada farhan, namun farhan sedikit menolak namun hawa malah menawarkan diri


“ia, tuan boleh request makanan indonesia,,, ringan, sedang hingga berat… inshaallah aku bisa memasak nya” jelas hawa sambil memainkan tangan nya untuk berpikir masakan indonesia yang cukup enak dimakan malam ini


Tes tes tes,


“eh, hujan…” ucap hawa mengambil payung dalam tas nya, begitu pula dengan rifa yang sedia payung di tas hawa, sedang farhan tidak punya


“emmm kak, aku mau ada urusan sebentar, teman sekelas ku memanggil aku baru saja, katanya ada pertemuan dadakn. Tuan, aku titip kakak ku padamu” ucap rifa mendorong farhan lebih jauh


Tak lupa sebelum pergi, rifa mengedipkan mata nya sekali lagi pada farhan, membuat lelaki itu harus menekan emosi nya lebih jauh


“ayo, ini sudah sangat sore” jelas hawa menawarkan payung


“biar aku saja” ucap farhan menarik gagang payung, juga sebuah gudie bag yang dipegang hawa


“terima kasih,,,” senyum hawa,


“wanita ini suka sekali senyum! Ck!” teryata farhan sedikit risih,,,


Apa mungkin si kaku ini akan suka dnegan hawa?


Hope ya


**


**


**


Salam hangat

__ADS_1


Ismi hana rizky


__ADS_2