Estazolam De Brown

Estazolam De Brown
Pembagian


__ADS_3

38.


Lama tidak bertemu dengan seorang rifa, kini farhan mengajak lelaki itu untuk bertemu, dtemani dengan 3A.


“datang lah ke kantor ku” ucap farhan pada 4 orang itu


Alif datang lebih awal, disambung dengan rifa dan akhrnya azmi dan asyam. Mereka saling bercengkrama, mereka saling kenal, saling akrab dan saling bertukar informas bersama


“dimana kak farhan? Ini sudah mau jam 2,,, kita kan perlu ke kantor juga” azmi mengeluarkan mode cerewet nya


“makanya menikah! Biar tahu rasanya makan siang penuh cinta dengan istri… apalagi masih pasangan baru” sergah asyam membuat tawa di bibir alif


“bentar lagi kak, maklum saja” jelas alif membela alif,,


Ah ia, mengenai 3A,,, azmi adalah anak pertama yang lahir, diikuti asyam dan selanjut nya alif.


“telpon emi yok” ajak azmi memainkan mode usil nya,,,


Belum disetujui 2A lainnya, dia sudah menyambungkan panggilan video dengan emilia


“halo! Assalamualaikum kakak usilku!” jawab emi dengan cepat


Rifa yang mendengar suara emilia nerusaha tetap tenang,,, tidak terusik sedikit pun meski alif yang sesekali melirik menggoda rifa


“kalian sedang bermain bersama ya?” emilia penasaran


“ia dong,,, makanya balik” ucap asyam menarik handphone milik azmi


Emi hanya memayunkan bibirnya, kemudian memasang kamera belakang yang memperlihatkan cam river, sungai yang membelah kota cambridge di london


“kalian kemarilah juga,,, adik mu ini juga rindu bermain bersama” gumam emi sambil terus memutar ke sisi lain memperlihatkan keseluruhan sungai itu


“kalau ada waktu dek,kami kesana” balas alif


“ga usah, biarin aja dia sendiri disana” sergah azmi yang membuat emilia mengembalikan posisi kamera ke depan


“ah! Kak azmi terus aja ngomong gitu… emi marah nih..” manja emilia


“marah aja sendiri,,, sekalian, lempar aja handphone nya biar ga bisa dihubungin!” azmi semakin meledek emilia, mengingat saat pergi ke inggris dulu, dia meninggalkan barang komunikasi nya di indo agar tidak bisa dihubungi


“jangan dong… btw, disana siapa aja kak? Kalian bertiga aja? Kak farhan mana?” tanya emi penasaran


“kak farhan lagi makan siang romantis di perusahaan sebelah dek,,, kami berempat disini” jelas asyam


“bawahan nya kak farhan ya, satu lagi?” tebak emi, namun azmi menampakkan wajah rifa yang tadi hanya diam

__ADS_1


“wah, rifa!” emilia begitu semangat menyebut nama rifa sedang alif, asyam dan aazmi menajamkan pandangan nya pada rifa,,,


“awas saja!” sinis 3 saudara kembar itu


Rifa tidak peduli, kemudian menarik begitu saja handphone yang ada ditangan asyam


“halo, assalamualaikum emi. Apa kabar?” tanya rifa tanpa babibu,,, sambil melirik ke arah 3A, yang didapati adalah tatapan membunuh


“walaikumsalam, alhamdulillah baik, kau kenal dengan 3 kakak ku?” emilia penasaran


“ia, kami saling kenal.” Jawab rifa menjawab seadanya, kemudian memasang kamera belakang


3A masih fokus menatap rifa dengan tatapan tajam, emi yang melihat ke 3 saudara kandung nya itu kemudian bertanya


“kenapa dengan ke 3 kakak ku?” tanya emilia dengan suara yang jelas membuat 3 kakak nya itu mengubah mimik wajah nya menjadi mimik biasa


“ohh, tidak kenapa. Takut adik nya di culik kali” ucap rifa bercanda,,, emilia pun tertawa namun 3A kembali membuat wajah serius dan menajamkan pandangan nya pada rifa


“siapa yang mau menculik adikku?!” farhan datang mendominasi, semua tiba tiba senyap dan tidak ada yang bersuara


“ehem ehem…” setelah 30 deti silent, emilia berdeham


“kak farhan, kakak ga kangen sama emilia?” emi kembali menggunakan mode manja untuk membujuk kakak nya


Farhan menarik handphone itu, kemudian menatap wajah emilia yang sudah melebarkan senyum nya


“akan kakak tanya kan…” jawab farhan dengan sayang


“ia, kalau pulang oleh oleh nya nanti ga usah banyak banyak… 1 aja udah cukup” balas emilia tersenyum nakal


“apa?” tanya farhan bodoh


Tidak hanya emilia, 3A dan rifa menjawab secara bersama


“keponakannnnn….hahahhaha” mereka serentak menjawab membuat farhan terdiam kemudian memalingkan wajah nya


“kalian ini…!” farhan memasang wajah serius, semua diam


“doakan saja…” gumam farhan dengan nada melembut membuat siapa pun disana bersorak sorai layaknya baru saja memenangkan perlombaan


“udah ya dek, kakak sama yang lain mau bahas sesuatu. Take care there dear… salam dengan paman dan bibi ya…assalamualaikum” ucap farhan menutup


** **


“ada apa kak?” alif membuka pembicaraan

__ADS_1


Farhan mengeluarkan beberapa kertas, memperlhatkan ke 4 orang lainnya mengenai sebuah masalah


“aku sudah pernah melihat berita ini sebelumnya, namun pihak kepolisian sudah bergerak kok” gumam azmi… niat nya menaikkan semangat ke 3 orang lainnya,,, membuat seolah olah masalah itu sederhana dan bisa ditangani dengan cepat


“waktu nya terjadwal, posisinya tidak jelas…” jelas farhan membuat sebuah catatan kecil dan menampakkan pada yang lain


“ini… apakah tidak hanya di indonesia saja ya kak?” tanya asyam sedikit terejut dengan apa yang diberikan farhan


“menurutku,,, mereka memiliki 1 kepala untuk melakukan aksi ini. Ada penggerak utama nya,” jelas rifa membuat alif dan farhan mengangguk


“di negara kita sendiri, setiap 1 bulan ada 50 anak yang hilang, tempat memang berbeda, namun waktu nya sama” tambah rifa


Alif mengambil laptopnya kemudianm memeriksa sesuatu


“ini mungkin akan membutuhkan waktu yang lama kak…” jelas alif


“penculikan anak anak ini tidak sesederhana yang kita kira. Kita sudah lama bermain dengan dunia seperti ini… sebaiknya lebih berhati hati” jelas farhan


“azmi, pergilah ke jepang untuk beberapa waktu. Jepang terkenal dengan kasus prostitus anak di bawah umur,,, selidiki lah disana, dan berikan aku informasi yang lengkap” jelas farhan pada azmi


“asyam, pergilah ke italia dan bawa olivia bersama mu. Disana adalah kota nya para mafia,,, buatlah kerja sama antar mereka… jika kau kesulitan, sebut saja namaku dan ajak paman jim bergabung dengan dirimu” tugas asyam berada di italia


“rifa, ke london. Kau mengerti apa yang perlu kau kerjakan,,, ajak jane untuk berkelana, dan jangan membahayakan emilia” jelas farhan membuat anggukan di kepala rifa


“lif, kau menetap disini. Kau adalah pengontrol jarak jauh,,, beritahu aku apapun yang kau dapat kan,,, dan untuk beberapa saat aku akan kembali ke norwegia… tempat ayah kandung ku” jelas farhan


“ini memang tidak sesederhana yang kau katakan” rifa menggumam


“apakah kak hawa tahu, mengenai kita?” tanya alif


“akan ku beritahu” jelas farhan


“jangan terlambat, dia tidak suka orang yang menyembunyikan banyak hal” tegas rifa dan farhan mengerti


“kapan kita bergerak?” tanya azmi


Sesegera mungkin, akan ku kabari


**


**


**


Salam hangat

__ADS_1


Ismi hana rizky


__ADS_2