Estazolam De Brown

Estazolam De Brown
SYIFA GONE


__ADS_3

48.


Dibalik farhan yang menyelamatkan pasha, ada kejadian tidak enak yang menempa emilia dan syifa di london.


Keterlambatan rifa yang sampai di llondon membuat beberapa pihak berlaku sesuka hati tanpa bisa dikendali kan meski sudah diberi perintah


Malam itu, selepas emi meminta syifa tidur, di tengah malam wanita hamil itu bangkit dari tidur nya kemudian berjalan linglung menuruni tangga


3 menit setelah pergi dari ranjang, emi sadar dan bergegas mengejar kemna kakak nya itu pergi


“kak syifa…” panggil emilia sedang tidak ada sahutan


Pintu depan rumah terbuka lebar, sedang penjaga yang ada disana tampak terkapar tidak bernyawa


Emi buru buru berlari ke kamar bibi dan paman nya, hal serupa terjadi, bibi dan paman emilia, tidak sadar kan diri,,, lebih tepat nya sudah tidak bernyawa


“kak syifa…” gumam emilia panik tidak tahu ingin berbuat apa selain pergi mencari dimana keberadaan syifa


“to….long!” sebuah teriakan singkat terdengar di telinga emilia, teriakan seorang lelaki, seorang pelayan di rumah itu


Emilia berlari dengan cepat, tidak ada alas kaki, hanya piyama dan jilbab coklat yang menjadi saksi bisu perbuatan kakak nya


“kak syifa!” panggil emilia melihat syifa yang berjarak kira kira 100 meter tidak jauh dari dirinya


Emilia berlari, beberapa orang tertidur terkapar di atas tanah,


Ada yang berdarah, ada yang mulutnya berbusa dan ada yang seperti tertidur biasa


“to….longggg” suara gumaman seorang pelayan lelaki terdengar di telinga emilia, dia berhenti dan bertanya


“apa yang terjadi?” tanya emi panik


“nona muda… meracuni dan membunuh semua orang disini” jelas orang itu kemudian emilia menggeleng tidak percaya sambil pergi mengejar syifa


“kak syifa!” panggil emi di tengah malam,,,


Malam itu, jalanan tampak sangat sepi, perumahan tidak ada yang menghidupkan lampu,,, seolah olah ini adalah pertanda buruk


Emi mengejar tanpa peduli kaki nya mulai sakit dan mendapat luka karena kerikil tajam di malam hari


“kak syifa…!” panggil emilia lagi,


Syifa yang awalnya berjalan dengan sangat santai, tiba tiba berlari begitu kencang,


“kak syifa!” panggil emi menambah laju larinya

__ADS_1


Ada yang salah dengan perempuan hamil itu, dia seperti bukan dirinya


“kak syifa! Berhenti! Tolong!” teriak emilia sambil terengah sedang perempuan itu masih berlari dengan sangat cepat


“AAAAAAAAAAAAAA” teriak syifa tiba tiba dan berhenti di tengah jalan


Dia menutup telinga nya sambil berteriak tidak jelas, untung jalanan saat itu sepi


“kak syifa! Tunggu emi!” teriak emi sambil menahan air mata juga menahan takut


Ini bukan seperti kakaknya….


Syifa yang berhenti dari teriakan, berbalik dan mendekat kepada emilia


“kak! Ada apa dengan mu?” tanya emilia dengan teriakan dijarak 50 meter


Ada yang salah dengan gerak gerik syifa… ya, ada yang salah


“KAK!” teriak emilia lagi, namun gerakan aneh kembali muncul pada syifa


Syifa berlari dengan lari yang sangat cepat, tangan nya terangkat dengan sebuah pisau di tangan nya


Deg…


Emilia terbodoh dengan apa yang di lihat nya


“ARGGGGGGGHHHHHHH” teriak syifa mengangkat pisau di tangan nya, sedang emi sungguh hanya terdiam syok tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada kakak sepupu nya itu


Sebuah mobil dengan laju tinggi ikut datang dari arah berbeda, syifa yang berlari, dan mobil yang melaju dengan kencang bersentuhan dengn begitu tiba tiba membuat emilia hanya terdiam bodoh menatap darah segar mengalir begitu saja…


“ka….ka…kak…!” emi bersuara sambil berlari dan mendekat pada syifa dan mobil itu


“kak! Kak syifa! Apa yang terjadi dengan mu kak!” tanya emilia seperti orang bodoh, darah mengalir dengan begitu deras, sedang pengemudi mobil di dalam itu adalah seorang pelayan tadi yang masih cukup sadarkan diri


“dia membunuh” gumam pelayan itu sambil menghembuskan nafas terakhirnya


“apa yang terjadi sebenarnya ini?!” bingung emilia, dia bertanya pada siapa sekarang?


“e..emi” panggil syifa


“kak! Apa yang terjadi? Ada apa ini? Kenapa kau melakukan ini? Jawab kak!” panik emi, sedang syifa hanya menggeleng


“aku…halusinasi, obat di tas ku… sampaikan salam ku pada kakak mu, suami ku. sampaikan juga salam dari putri kami, aku akan pergi berjumpa dengan nya” jelas syifa berbicara tidak jelas


“apa yang sedang kau bicarakan! Bangun!kak!” emilia masih berteriak bingung dan ling lung

__ADS_1


“apa yang sebenarnya sedang terjadi?! Hiks, paman, bibi, kakak!?” bingung emilia lagi, kini dia mulai menangis,


“emilia,,, tuntun aku” ucap syifa tiba tiba


“tuntun..? tuntun apa kak!? Jangan aneh aneh!” jelas emilia masih saja bodoh dan panik


“asyadu…” gumam syifa, namun selanjutnya di bantu oleh emi


** **


Kini emilia duduk bersama beberapa polisi yang datang, memberikan sebuah minuman dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi


“I don’t know” jawab emilia tak ber ekspresi, nada datar, dan bahkan tidak ada air mata sedih atau wajah ceria di sana


Malam yang begitu singkat, malam yang begitu membingungkan, malam yang begitu penuh dengan tanya, dan malam yang merubah banyak hal di london


Sebuah tragedi yang tidak tahu dimana awal dan akhirnya, di semua perumahan di area rumah keluarga syifa, malam itu semua orang di rumah syifa meninggal kecuali emilia


Meninggal karena di racun dan dibunuh


Pelaku utama, adalah syifa


Namun masih banyak tanya yang belum bisa terjawab


“apa yang sebenarnya terjadi?”


Jawaban itu belum ada,


Rifa, datang sangat terlambat.


Kejadian itu sudah berlangsung, rifa datang dengan wajah penuh tanya, tidak peduli apa dan siapa, rifa memeluk perempuan yang tampak ling lung itu


“emilia… syukurlah!” gumam rifa, namun emilia masih dengan panik dan trauma nya


Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, yang pasti… ini tidak sesederhana yang kita kira,


Jadi…


Sampai bertemu di episode selanjutnya


**


**


**

__ADS_1


Salam hangat


Ismi hana rizky


__ADS_2