
15.
Emilia duduk bersama becky didalam kamar yang diisolasi khusus untuk dirinya. Satu persatu tumpukkan buku milik becky diserahkan pada emilia,
“aku tidak sanggup mengulang semua kisah, bacalah” ucap becky pada emilia, dan dia dengan senang hati melakukan nya
“kenapa kau menulis?” tanya emilia
“sesuatu hal yang tidak bisa kau ceritakan, akan menjadi lebih nyaman jika dicurahkan dengan bentuk tulisan,,, dan ini adalah garis garis besar kehidupan yang aku lalui.” Jawab becky, dia menunjuk sebuah buku berwarna coklat susu,
Ada banyak gambar hati (love) di dalam nya,
“aku tertarik dengan ini…” ucap emi sambil tersenyum, dan becky tersipu
“namun, dari situ lah banyak masalah yang ku alami. Lelaki itu memang tidak terlupakan oleh ku, namun akibat dari aku menyukainya begitu besar hingga membekas sampai sekarang” jelas becky mengangkat sedikit baju nya dan menunjukkan bekas jahitan
“operasi?” tanya emi, dan dia mengangguk
“ginjal lelaki itu tidak sehat, lalu aku menyumbangkan ginjal ku untuk nya,,, semua baik, dan bahkan kami saling jatuh cinta… namun, keluarga nya, dan keluarga ku saling membenci. Penggemar lelaki itu banyak, dan aku sering di bully,,, dia tidak bisa melakukan banyak hal, kecuali berbaring di kasur atau juga berjalan dengan kursi rodanya.” Jelas becky lalu menunduk
“lalu… kalian baik baik saja bukan?” tanya emi, dan becky menggeleng
“aku menemani masa krisis nya di rumah sakit, dan saat keluarga nya datang dari luar negeri, mereka seolah olah membenci kehadiran ku. mereka sinis dengan ada aku disana, padahal 3 hari yang lalu aku baru selesai mendonor kan ginjal ku. maslah visa dan segala macam menghambat kedatangan mereka,,,
Ayah ku tau kalau aku mendonorkan ginjal dengan senang hati, tanpa meminta imbalan. Ayah ku marah karena dia tidak bisa melampiaskan ***** nya, karena aku yang baru selesai operasi. Adik lelaki itu marah marah saat aku datang menjenguk, disana ada mantan kekasih lelaki itu, dan yah,,, mungkin dia membuat spekulasi tidak benar tentang ku. aku dikatai perempuan hina, daddy issue, kotor, pelacur dan segala macam nya. Ken, nama lelaki itu tidak bisa membantu ku. dia hanya bisa diam menatap karena dia sangat lemah” jelas becky
“berbagai issue dikeluarkan oleh sekolah, mengenai semua hal tidak benar akan diriku, aku disebut alasan ken masuk rumah sakit, perebut pacar orang, bekerja di tempat hiburan malam dan segala hal…. Aku hampir dikeluarkan dari sekolah namun mama ku angkat bicara. Dia mama yang baik sebenarnya, namun mengerikan disaat terakhir…
Meski menghadapi bullyan, aku masih stay di sekolah itu, mendapatkan lirikan sinis dan hal lainnya. Kadang, sepatu olahragaku akan diisi paku kecil, atau rok sekolah yang dibuang,,, banyak sekali. Aku bahkan sempat berpikiran untuk bunuh diri, tapi tidak jadi karena ken kembali menyemangati ku.” tambah becky lagi
“kau punya seorang penyemangat yang berarti bec” ucap emi
“namun itu hanya sebentar, karena di beberapa minggu setelah nya, dia meninggal. Dia mengalami serangan jantung dan meninggal. Kasus bully di sekolah semakin meningkat, dan kau tahu apa?” tanya becky dan emi menggeleng. Becky menarik baju nya keatas, dan menunjukkan area punggung nya
__ADS_1
“aku di siksa, aku di kurung, aku hampir dilecehkan, aku…. Huft, banyak sekali” jelas becky. Luka, lecet, bekas sayat tampak di punggung becky
“apa yang terjadi saat itu?” tanya emilia
“mantan pacar ken yang melakukan itu semua padaku. Saat ini mungkin aku tenang bercerita dengan mu, namun saat ada satu orang lain yang bertambah, itu akan membuat ku histeris” jelas becky
“bec,,, aku belum mengerti letak awal kisah ini bagaimana… aku tidak terlalu paham dengan smeua yang kau bicarakan…” ucap emi memeluk becky
“lalu, bacalah diary milikku itu emi” jelas becky lalu mendorong emilia keluar
“biarkan aku sendiri dulu, aku ingin menenangkan kepala ku.” ucap nya sambil tersenyum, namun emilia merasa aneh dengan apa yang dilakukan wanita itu
“sampai jumpa besok bec” ucap emilia, namun dia memperhatikan tangan yang mengepal itu
“bye…” senyum becky lalu menutup pintu nya. Emi buru buru memanggil beberapa perawat dan mengatakan kalau sikap becky tampak aneh
Beberapa perawat dan dokter bersiap menuju ruangan becky, namun kemudian yang ditemui adalah becky yang sudah meninggal.
“apa… yang terjadi?” tanya emilia, sedang dokter itu masih memastikan
“apakah ketika kau berbicara dengan nya tadi tidak ada yang aneh?” tanya dr.kelly
“no dokter. Namun tiba tiba dia menyuruhku pergi, dan tangan nya tadi mengepal” jelas emi
Dr kelly kembali melakukan pemeriksaan fisik pada becky, mencek area dada dan menemukan sesuatu yang janggal
“panggil petugas yang berjaga” ucap nya, dan menanyai apakah saat pemeriksaan masuk ke ruangan dia mencek keseluruhan tubuh becky,,, termasuk area dada
“saya mencek nya dok, tetapi semua aman,,, tidak ada yang aneh” jelas si petugas, dan kini, becky harus dilakukan visum untuk mengetahui kebenarannya, dan untuk sementara emilia akan diawasi oleh pihak berwenang, karena menjadi satu satu nya orang terakhir yang bertemu dengan becky
“tidak akan terjadi apa apa, tenang saja” ucap dr.kelly pada emi dan wanita itu mengangguk
“hope not a bad day, but,,, alhamdulillah” gumam emi keluar dari ruangan dan bergerak ke kampus
__ADS_1
Hari ini mungkin tidak sesuai dengan apa yang diinginkan emilia, namun ada beberapa hal yang masih ganjil saat ini,,, dan semoga saja itu baik, tidak ada masalah apapun… semoga saja
** **
“assalamualaikum. hei emi,,,, teman kakak mengatakan seorang pasien jiwa meninggal setelah berbicara dengan mu,,, whats wrong?” tanya syifa sepupu nya yang saat ini sudah bersama suami nya,,, sednag bulan madu
“walaikum salam, hei sist…. Tidak tahu, yang pasti 2 orang kepolisisan sedang berdiri di depan pintu apartemen ku, dan aku sedang di awasi” jelas emi menghela nafas
“teman ku bilang, dia menelan racun beberapa jam yang lalu, mungkin memang perempuan itu sudah berencana untuk bunuh diri... dan meninggal kan beberapa pesan untuk mu” ucap syifa lagi
“dia menceritakan sedikit kisah hidup nya kak. Tentang penderitaan, menyerahkan diary…dan sejenisnya” jawab emi
“jenis racun nya tetradotoxin. Lama waktu kerja nya 6 jam, dan mungkin dia menyampaikan itu dengan sadar agar kau bisa membantu nya” ucap syifa bercanda
“membantu apa?” tanya emi serius
“balas dendam, mungkin?” tebak syifa namun masih dengan candaan, sedang emi terdiam
“hahahha,,, bercanda adikku sayang. Sudahlah, aku harus menemani pasha, tidak perlu takut, aku tau kau anak yang baik. Bye emi sayang, assalamualaikum” tutup syifa dengan cepat
“bye kak,,, walaikumsalam” jawab emi namun berpikir lagi
“huft, everything will be okay” gumam nya masuk ke dalam selimut nya
**
**
**
Salam hangat
Ismi hana rizky
__ADS_1