Estazolam De Brown

Estazolam De Brown
Kedatangan Pasha


__ADS_3

49.


Layaknya hembusan angin yang datang begitu saja, syifa sudah tidak ada lagi didunia ini. Anak yang di kandung nya di kubur berdampingan dengan nya, sedang pasha kini di tinggal sendiri.


Orangtua syifa dan semua orang yang meninggal malam itu dikubur bersama, mereka dimakam kan sesuai dengan agama yang di anut, ada yang di bakar, di kubur dengan peti bahkan dibalut bersama kain putih bernama kan kafan.


Tidak ada orang yang tidak sedih atas meninggal nya sebuah keluarga besar dalam 1 malam,,, ada 3 generasi yang malam itu meninggal…


Ayah syifa, syifa dan anak yang dikandung oleh syifa,,,


Semua murni di timpakan kesalahan itu pada syifa kini, namun kebenaran nya belum lah pasti


Kakek, nenek, orangtua dan bahkan keluarga dari indonesia pulang ke london… tidak akan ada yang menyangka hidup akan semudah itu lenyap …


Begitulah takdir kematian… tidak ada yang tahu bagaimana sebuah akhir dari kehidupan seseorang, oleh sebabnya persiapkan diri mu dengan bekal terbaik yang bisa kamu bawa kelak tuk bertemu dengan Nya, pemilik segala pemilik dan pencipta segala pencipta…


** **


Malam itu, rifa memeluk emilia dengan begitu erat nya…


Tidak ada yang rifa perdulikan selain orang yang nyawa nya masih tampak,,, tinggal emilia yang hidup saat itu juga.


Di tengah malam, tanpa alas kaki, wajah yang panik, trauma dan bahkan hingga kini emilia masih mengingat waktu ketika syifa dan semua orang meninggal dengan begitu tragis nya…


“emilia…” panggilan itu terus menerus di gema kan oleh rifa, yang sejak 15 menit lalu masih memanggil nama perempuan yang saat ini masih panik dan tidak percaya bahwa sudah begitu banyak hal terjadi…


“emilia…sadar!” rifa mengguncang tubuh wanita itu, dari kejauhan bermunculan kilau cahaya merah biru, tanda polisi london sudah datang ke TKP


Rifa bertugas menjelaskan apa yang di lihat nya, dan kini emilia dijadikan sebagai saksi, namun sungguh wanita itu masih diam membisu, tidak ada tangis, tak ada tawa dan tak ada reaksi apapun…


Dia seperti mayat hidup yang tau nya hanya bernafas


Semua hal terjadi begitu saja, emilia menjadi seperti orang bodoh, menjadi seperti orang yang terhipnotis oleh keadaan mendadak, penuh bekas, dan penuh dengan kenangan menyedihkan


Sesekali, emilia menatap wajah rifa yang masih memanggil nama emi untuk menyadarkan nya, namun tatapan itu seolah olah kosong dan tak ada jiwa di dalam nya


“ingat allah emilia” gumam rifa memeluk wanita yang masih kebingungan itu


5, 4, 3, 2, 1…. Emilia pingsan

__ADS_1


** **


2 hari tak sadarkan diri, kini ayah mama nya berdoa penuh dengan tangis, menatap putri kesayangan mereka menjadi bodoh tak terkendali


Lantunan ayat suci yang menggema di ruangan itu, membuat nya tersadar. Menatap mama papa nya sholat saling berjamaah, membuat nya bangkit dari tidurnya pergi ke kamar mandi mengambil wudhu dan tanpa sadar tidak menggunakan mukena, hanya dengan hijab simple miliknya ia bertakbir


Sungguh, jiwa nya kini penuh dengan kebingungan….


Rangga dan kia yang menatap emilia hanya bisa ber istighfar dan lalu membiarkan emilia menyelesaikan sholat nya, tidak ada yang tahu apa yang di pikirkan emilia saat ini, karena memang jiwa nya terganggu.


Diluar sana, rifa hanya bisa menatap nanar tangis bibi nya,,, kia


“emilia…” panggil kia kini, menarik putri nya itu dalam pelukan nya


Rangga pun sama, mengajak putri nya itu menenangkan diri nya didalam pelukan ayah nya


“sadar nak…” gumam rangga berbisik penuh haru, menggenggam tangan putri nya itu dengan kuat


Tidak pernah mereka mengalami hal seperti ini, segila gila nya jiwa yang di temui kia dan rangga, mereka tidak pernah bertemu jiwa yang kosong!


“ingat allah emilia..” berkali kali kia berbisik pada telinga emilia, namun masih sama emilia tampak bingung dan kosong,,,


Malik, tersangka utama dalam benak pasha, entah benar atau tidak, silahkan ikuti kisah ini


Pada malam ketika kejadian itu terjadi, pasha buru buru menelepon ke london. Ia menelepon namun tidak ada balasan,


Pasha meminta pada anak buah nya untuk mengecek apa yang terjadi, namun pada akhirnya yang didapati adalah kosong…


Ya, kediaman keluarga syifa sedang di jaga ketat oleh seseorang atau banyak orang


Alif mengambil alih, dan mencoba meretas peta satelit rumah kakak nya, namun sama saja… mereka tidak bisa menembus dan bahkan yang mereka temui adalah


“GO TO THE HELL! F*CKIN` OF YOU!”


Tulisan yang diterima alif, yang membuat nya kebigungan setengah hidup.


Detik itu juga, farhan bersama pasha terbang ke london,


Tidak peduli dengan kondisi tubuh mereka, yang pasha ingin kan adalah bahwa mereka sesegera mungkin menemukan keberadaan keadaan syifa dan keluarga nya

__ADS_1


Sesampainya di perumahan syifa, yang ditemui adalah berbagai papan bunga bertuliskan


“RIP”, maklumlah orang di london sana memang rata rata non muslim


Pasha yang mendapati keadaan seperti ini tentu saja bertanya tanya,


Sesampainya di dalam rumah, sudah banyak peti jenazah yang sudah dibuka tutupnya, siap dimasukkan mayat


Sebuah kain putih, terbalut berukuran kecil menjadi patokan pasha,


Ada 5 jenazah yang dibalut dengan kain kafan putih,


Ada 6 buah peti mayat yang siap di isi, sesuai dengan jumlah pengawal yang meninggal pada malam itu juga


Tangis dari setiap penjuru menyambut kedatangan pasha dan farhan,


Sembab wajah rangga dan kia, pun semua orang yang ada disana seolah olah memberitahu sebuah kebenaran pada pasha


“istrimu sudah meninggal”


Begitu tatapan yang tertera di wajah ayah dan ibu pasha, mertua dari syifa


Pasha terdiam, di harak 20 meter, ia terduduk lemah dan lesu


Kaki yang tadinya begitu semangat kini menjadi membeku, tak bisa digerakkan…


Tak ada tangis saat itu, hanya rasa syok dan penuh dengan tanya


“apakah ini mimpi?”


**


**


**


Salam hangat


Ismi hana rizky

__ADS_1


__ADS_2