
44.
“neraka itu ada 2 jenis, panas dan dingin. Ada hadist yang menyatakan bahwa neraka di ciptakan dalam 3 tahap. 1tahap berjumlah 1000 tahun,,, sehingga penciptaan nya berjumlah 3000 tahun. 1 hari didunia berbeda dengan 1 hari di akhirat… wallahu `alam” jelas emi
“sebenarnya…” lanjut emi
“apa?” tanya dylan
“sebenarnya kita selaku muslim sudah melakukan sesuatu yang salah…” jelas emi
“maksudnya?” tanya dylan bingung
“emmmm,,, tidak jadi. Aku sudah mengantuk” emi belum mau membicarakan itu,,, entah lantaran apa
“hei… whats wrong?” tanya dylan
“nothing…. Tidur yuk,,,” ajak emi
“yasudah… selamat malam” ucap dylan kemudian mematikan telepon.
Emi kembali merenungi ucapan nya tadi,,, kebenaran dari sesuatu yang salah
“kamu sudah dewasa, tahu aturan dan sudah bisa membedakan mana yang baik dan tidak” ucapan itu masih terngiang di telinga dan ingatan emilia
Dia sadar,,, itu salah, namun dia sudah terlanjur.
** ** **
Emilia memasuki masa penelitian sekarang, penelitian yang diambil adalah mengenai traumatik… sesuatu yang kebanyakan orang memiliki rasa traumatik, tergantung pada apa masalah awalnya.
Emilia mengambil topik ini karena menurutnya, trauma adalah suatu penyakit yang lebih sulit disembuhkan dibanding kan dengan penyakit kejiwaan lainnya…
Contoh kecilnya adalah saat seseorang mengalami kecelakaan, meninggal kan trauma pada dirinya sehingga ia akan takut pada segala hal yang bersangkutan dengan kendaraan…
Trauma percintaan juga bisa menjadi salah satu trauma yang sangat besar pengaruhnya, yang kebanyakan dari trauma ini mengalami gangguan kejiwaan hingga hilang kesadaran,
Namun kasus yang diambil emilia adalah, kasus trauma terhadap pelecehan seksual, kekerasan, penganiayaan dan semua yang berhubungan dengan kekerasan seksual.
Ada banyak orang yang dipaksa dilecehkan, ada banyak orang yang diberi kekerasan verbal atau non verbal, namun kebanyakan korban diam dan tak bisa berbicara sehingga akhirnya membuat ia trauma…
“sedang menulis?” dylan datang dengan membawa sandwich isi daging sapi halal untuk emilia, juga untuk dirinya
“sedang mengumpulkan beberapa jurnal, terima kasih” ucap emilia pada dylan
__ADS_1
“minggu depan aku akan pergi ke irlandia” ucap dylan tiba tiba
“apa ada masalah?” tanya emi
“tidak ada masalah, namun ayah ku menyuruh pulang… mungkin merindukan aku” goda dylan membuat emi tersenyum
“bagaimana hari mu hari ini?” tanya emilia membuka bungkus sandwich itu kemudian memberikan pada dylan
“tidak ada yang luar biasa, aku menjalani kehidupan seorang psikiater seperti biasa” jawab dylan memakan sandwich kemudian melap sedikit saus yang tertinggal di bibir nya
“berapa lama kau di irlandia?” tanya emilia kini
“aku tidak bisa memastikan kapan aku kembali, namun secepatnya” jawab dylan dengan senyuman
“emi…” panggil dylan
“ya?” jawab dan tanya emi
“aku akan meminta restu dan izin pada ayah dan mama ku di irlandia, sehingga selesai kau menyelesaikan S2 mu, kita bisa langsung menikah” jelas dylan membuat wajah emi menyemu
“kau bercanda…” malu emi, ia menyemu
“aku tidak pernah bercanda mengenai diri mu emi… apa aku tampak seperti seorang pembual, perayu ulung yang menarik mu jatuh dalam hati ku lalu membuang mu begitu saja? Murahan sekali lelaki seperti itu” ucap dylan membuat emi tersenyum
“tidak apa… semoga mama dan ayah mu memberi kan restu untuk kita. Aku juga akan membujuk mama dan ayah ku, juga dengan ke 4 kakak lelaki ku… ini akan menjadi lebih sulit di banding kan merayu orangtua ku” cengir emi
** **
Di balik emilia yang sedang bucin dengan dylan, disaat yang bersamaan pula begitu banyak hal aneh dengan syifa sepupu nya
Syifa kadang diluar kendali, kadang menangis tiba tiba, senang tiba tiba… namun emi memakluminya,,, wanita hamil memiliki mood swing yang cukup tinggi
“kakak, kalian apakah sedang di indonesia?” emi melakukan video call bersama 4 kakak nya
“kakak sedang melakukan perjalanan bisnis ke norwegia, bersama kakak mu juga…” jawab farhan menampakkan wajah tidur istrinya disamping nya
“aku sedang di jepang, liburan” gugah azmi menampakkan pemandangan gunung fuji dan sakura yang sedikit bunga nya
“aku di italia dek, perjalanan dinas. Kamu sih, ga mau gabung di perusahaan, meunya nerusin gelar mama jadi dokter” cibir asyam
“lah, gapapa doong… kan emi emang suka sih kak. Kalau kakak kakaknya emi sibuk dengan mengurus perusahaan, aku akan sibuk dengan mengurus kesehatan kalian nantinya…hihihi” celos emi membuat tatapan malas dari kakak kakak nya
“eh, sepertinya aku harus menutup telepon ini,,, sampai jumpa lain hari kak farhan, lif, asyam dan emilia…” azmi izin terlebih dahulu di ikuti oleh yang lainnya
__ADS_1
Emilia kembali merasa sepi…
Prang!!!
Suara barang jatuh dan pecah terdengar oleh emilia
Dengan sigap emi langsung pergi menemui sumber suara dan menemui kakak nya yang sedang bersandar pada dinding dengan nafas yang terengah engah
“astagfirullah,,, kak! Ada apa dengan mu?!” tanya emi namun syifa masih dengan engah nafas nya
Emi memegangi syifa dan membawa nya ke kursi. Tidak ada yang terluka hanya saja syifa melemas kemudian
“are you okay kak?” tanya emi, lalu syifa mengangguk
“aku tidak sengaja menyentuhnya kemudian terjatuh begitu saja… aku terkejut hingga bingung dan syok” jelas syifa membuat emi memeluk nya
“udah, nggak apa apa… sini emi peluk.” Ucap emi memberikan pelukan hangat pada kakak nya
“adek jangan terkejut ya… ibu mu tidak sengaja” usap emi pada perut syifa kemudian membawa syifa kembali ke kamar untuk istirahat
“sudah, tidak apa apa kak… ayo istirahat. Ini sudah cukup larut” jelas emi
“kakak kangen sama pasha” gumam syifa,
“mau VC?” tanya emi, namun syifa menggeleng
“pesan nya, jangan menghubungi nya dalam beberpaa bulan ini” gumam syifa lemas
“yasudah,,, kita istirahat saja ya kak” ucap emi kemudian menidurkan syifa dengan tenang…
Namun jauh di tampat pasha saat ini, ia sedang bingung ingin melakukan apa…
Dia juga begitu rindu dengan istri juga anak nya namun ia tidak bisa melakukan apa apa selain diam meratap disebuah ruang sempit yang cukup membuatnya sesak
“sebentar lagi!” tekan nya pada diri sendiri
Tidak tahu apa yang terjadi saat ini, namun yang pasti, pasha masih aman
**
**
**
__ADS_1
Salam hangat
Ismi hana rizky