
47.
Farhan pergi ke veneuzela, tempat dimana pasha di sekap saat ini. Angka biner yang ada di depan nya selalu berganti,,, jika tidak 1 ya 0,,, itu itu saja yang berubah. Dia sudah sangat pusing dan stress menatap angka 1 dan 0 yang terus berganti, tidak ada yang bisa di lakukan selain menatap itu. Tidur di lantai, makanan di antar dan bahkan saat makanan di antaritu menggunakan robot,,, atau walking plate… piring yang berjalan.
Pasha sungguh buntu disana, tidak ada jalan untuk keluar, salah nya waktu lalu mempercayai kembaran nya itu.
Farhan sudah sampai di veneuzela, dia bersiap memberi perintah kepada beberapa bawahan yang sudah di perintah dari beberapa jam yang lalu. Alif stay dengan komputer miliknya, mencoba memecah sandi yang ada disana, untuk membobol keberadaan pasha,,,
“kak farhan, arah depan!” alif memberi aba aba, seorang lelaki dengan badan tegap besar berdiri memegang sebuah senjata di saku nya
“aman” jawab farhan sederhana kemudian terus berjalan melewati lelaki itu sambil menjatuhkan sebuah chip kecil di samping lelaki itu. Tidak ada yang tahu, itu adalah mikrobom yang dirait oleh asyam
“lima, empat, tiga, dua, satu…..” gumam alif dan farhan bersamaan
Duarrrrrrr, chip itu meledak
Semua orang yang ada disana berhambur, panik dan saling teriak,
Sirene tanda bahaya berbunyi, dan di jam yang sudah memasuki malam ini, di bawah kilatan petir yang menyambar, farhan masuk ke dalam sebuah rumah yang merupakan tempat penyekapan pasha
“kak… hati hati!” ulang alif,
Meledakkan area gas yang tidak terlalu besar tidak menjadi masalah bagi farhan,,, dia sudah memperkirakan itu terlebih dahulu. Beberapa anak buah nya bbermain sebagai damkar, yang berfungsi untuk membersihkan api yang membara
Beberapa orang juga bermain sebagai tokoh keamanan, mengamankan warga juga orang orang yang bekerja pada entah siapa,,,, ya, mereka belum mengetahui siapa orang di balikk terculik nya pasha
Kondisi di luar aman terkendali, kini kondisi di dalam ruangan yang mungkin saat ini sungguh membingungkan
“ruangan itu tidak bisa ku deteksi kak,,, ada begitu banyak pengaman disana, juga karena muatan petir sedikit mempengaruhi laju pencarian dan pembobolan ku kak” jelas alif di belakang layar, sedang farhan menekan sebuah saklar lampu yang menampakkan begitu panjang ruangan itu…
Tak, tak, tak
Lampu satu persatu hidup dan menampakkan semua pintu yang sama persis namun dengan nomor ruangan biner
Jumlah nya ada 110001 ruangan,,, ada 49 ruangan.
Ruangan 1 \= 1, ruangan ke 2 \= 10, ruangan ke 3\= 11 dan begitu seterus nya
Tulisan tulisan di setiap ruangan menggunakan keterangan hexadesimal, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F.
Semua ruangan bisa di ketahui oleh farhan, dengan menatap sekilas, karena mereka tentu mempelajari ilmu programes dan logic
1 ruangan yang menurut farhan adalah tempat dimana pasha di kurung, ruangan no 34 dengan keterangan LOCO, dalam bahasa spanyol dengan arti Gila.
Farhan memasukkan kode biner, kode asal, namun pintu itu terbuka begitu saja, sejurus dengan suara sirine yang ikut berbunyi
Pasha didalam sana hanya bisa terduduk menunduk, merasa mual menatap angka 0 dan 1 yang tetap sama kecuali berubah setelah pergantian hari
__ADS_1
101101, sudah 45 hari dia didalam, rasa stress meningkat, setiap kali dia makan dia akan mual dan tidak memiliki nafsu lagi.
Tring….
Pintu di samping nya terbuka secara tiba tiba, membuat nya berjingkrak karena terkejut
“kak!” farhan bergumam memanggil pasha, sontak pasha hanya bisa tercengang bodoh melihat farhan berdiri disana
Tidak membuang waktu, pasha bangkit dari terkejutnya, memeluk farhan dan keluar dari sana
“kau…. Sudah berapa lama kau disana?!” tanya farhan membawa pasha dalam rengkuhan nya. Lelaki itu tidak bisa berjalan dengan benar, rasanya dia lupa berjalan
“han…. Aku tidak tahu pasti berapa lama, namun sungguh terima kasih sudah menyelamat kan aku dari sana. Apa kau tahu ini dimana?” tanya pasha
“veneuzela” ucap farhan, mereka bergegas keluar, agar tidak ketahuan
“kak farhan…” panggil alif di balik layar
“aku sudah menyelamatkan kak pasha, dia shock dan trauma” jelas farhan menatap pasha yang tampak bingung dan takut menatap keseluruhan
“ok kak, bawa kak pasha ke basecamp dahulu, lalu coba pulihkan dia” ucap alif memberikan informasi untuk membawa farhan dan pasha dari sana
“apakah kita bebas dengan begini mudah nya?” tanya pasha tiba tiba
“aku juga tidak berpikir ini sesederhana yang kita kira” jelas farhan balik
“alif, dimana rifa?” tanya farhan
“baguslah! Semoga dia bisa di harapkan,” gumam farhan selanjutnya
Farhan membawa pasha keluar dari sana, di balik kekacauan yang diciptakan oleh farhan, dia menyelamatkan pasha dari sekapan orang yang tidak diketahui
Mereka sampai di basecamp
“kita kembali ke london sesegera mungkin!” perintah pasha, namun farhan menggeleng
“kembali ke timur, kakak harus pulih terlebih dahulu!” tegas farhan
“tapi, syifa…!” bantah pasha
“dia aman bersama rifa” jelas farhan sekali lagi
“aku mengikuti perintah mu” ucap pasha akhirnya
“siapa?” tanya farhan
“kembaran ku… malik” ucap pasha
__ADS_1
“kenapa bisa?” tanya farhan lagi
“warisan!” jelas pasha
“apakah perusahaan minyak?” tanya farhan
“tidak, lebih dari itu. Tambang, minyak, gas, opium… semua itu barang barang berharga terlebih rempah safron adalah rempah termahal dan kebun terbesar didunia adalah milik keluarga kami yang di wariskan pada anak pertama… aku” ucap pasha membuat farhan mengerti
“apakah malik menyamar menjadi aku saat 7 bulanan syifa?” tanya pasha
“ya” jawab farhan
“dia sudah mengetahui semua ini han, tidak ada tempat yang aman bagiku… lihat jahitan di belakang telinga ku?” tanya pasha
“GPS?” tanya farhan
“panggil seorang dokter kesini, cabut paksa dan aku bisa terbebas meski sedikit” ucap pasha kemudian
Pasha dipasang sebuah chip GPS di belakang telinga nya, dan itu dilakukan oleh saudara nya…malik
Masalah warisana terkadang membuat sesiapapun bisa gila, apalagi perusahaan yang mereka miliki bukan lah perusahaan sebatas tekstil dan makanan… ini lebih dari itu
“han… perasaan ku tidak enak” ucap pasha selepas bius yang disuntikkan pada pasha habis, selepas operasi pengambilan chip
“kak, aku tidak bisa memberi perintah, sekarang perintah ada padamu!” tegas farhan membuat pasha mengangguk
“kembali ke indonesia!” jelas pasha
“aku kembali ke norwey kak,,, kami sedang melakukan penyelidikan di beberapa negara besar” jelas ffarhan
“dan aku akan pergi ke london!” tegas pasha, kini farhan tidak bisa membantah, hanya bisa mematuhi
“han…” panggil pasha sekali lagi
“terima kasih!” ucap pasha lalu memeluk adik iparnya itu
“kak, kita keluarga, juga rekan dalam perdamaian dan bisnis!” jelas farhan membalas pelukan itu
“suruh rifa menemui ku di london. Semua hal mengenai perkomandoan akan kuberikan padamu mulai sekarang, pegang lah benda ini, kau tahu ini adalah tanda seorang komando. Kakak mempercayai mu, urus lah urusan kedamaian dunia, biarkan aku mengurus saudara ku terlebih dahulu” gumam pasha berdiri tegap, meluruskan niat dan menguatkan langkah nya
“sampai jumpa nanti!” tegas pasha kemudian hilang dengan segejap
**
**
**
__ADS_1
Salam hangat
Ismi hana rizky