Estazolam De Brown

Estazolam De Brown
Farhan dan Jane


__ADS_3

19.


Rifa mengemudikan mobil itu ke sebuah gang kecil itu inggris, membawa farhan bertemu dengan sekelompok geng yang bekerja untuk sebuah kelompok besar.


Farhan membawa senjata yang tersembunyi di bagian sepatu nya, sehingga saat di cek, semua akan aman.


“aku ingin bertemu dengan pimpinan nya” ucap farhan mendominasi, dan mereka menurut dengan sangat baik, tidak ada penolakan


“mereka seperti ular kapt” jelas rifa berjalan disamping farhan, dan farhan mengangguk mengerti


Pssstttt


Sebutir peluru baru saja di tembakkan pada farhan dan rifa, namun kedua orang itu santai.


Jebakan lainnya adalah sebuah bom asap yang dilempar begitu saja kemereka berdua, namun farhan dan rifa masih saja berjalan dengan santai…


“mereka hanya men test” batin kedua orang itu, dan masuk kedalam sebuah ruangan milik pemimpin mereka


Ceklak…


Farhan memasang aba aba untuk melakukan tembakan, dengan raut wajah yang datar, juga penampilan yang cukup cool… dia menarik pelatuk pistol kecil itu kemudian menembakkan nya ke arah pemimpin geng itu,,, tidak mengenai tubuh, hanya memberitahu


“bahwa rifa dan farhan bukan orang yang mudah”


“selamat datang tuan rifa dan tuan farhan” ucap seorang perempuan yang merupakan pimpinan tempat itu


“sapaan yang cukup baik” ucap farhan meledek akan tembakan yang diberikan tadi


“langsung saja… berhenti bekerja sama dengan kelompok itu dan berhenti menjadi distributor barang barang itu” ucap farhan menunjuk pada Narkotika


“itu sesuatu yang sulit tuan farhan, kami hidup dengan mereka, dan kami tidak bisa hidup tanpa mereka” jelas perempuan itu


“dari pada merusak, lebihbaik tidak ada, bukam?” ucap rifa mengambil minuman di depan nya,,,


Minuman itu aman,


“apa yang akan kami dapat kalau kami berhenti dari sana?” tanya perempuan itu


“jane,,, ku pikir kau masih mengenal aku” farhan bersuara, jane adalah nama perempuan itu


“hahaha,,, kita hidup di jalan yang berbeda tuan farhan. Lagi pula, dunia harus selalu dilengkapi dengan kebaikan dan keburukan,,, jika kau bagian baik, biarkan aku bagian buruk nya” jelas jane pada farhan masih dengan senyum


“kau tahu perbuatan mu ini salah jane,,, aku masih kenal dengan dirimu. Aku memiliki perusahaan, kau bisa menjadi direktur perusahaan cabang inggris, dan kau bisa membiayai semua pekerja mu” ucap farhan ikut meminum minuman itu.


“keuntungan nya lebih banyak dari mereka dibanding perusahaan yang kau janjikan” ucap jane lagi


“ayolah jane, kau orang pintar. Dengan perusahaan kecil yang kuberikan, kau pasti bisa merubah nya menjadi besar,,, I know who you are” jelas farhan, sedang rifa masih bingung,,, apa yang sebenanya terjadi antara 2 orangdi depan nya ini

__ADS_1


“lalu kenapa bukan kau yang datang kesini waktu lalu?” pertanyaan yang cukup membingungkan, rifa melirik ke farhan dan jawaban nya masih…diam


“aku memiliki perusahaan yang harus di urus,” jawab farhan tidak jujur


Jane melemparkan sebuah foto ke meja, menunjukkan wajah farhan saat di italia


“kau masih saja menghindariku bukan?” tegas jane dan farhan hanya menatap lurus ke meja tempat foto itu di lempar


“jangan membawa masa lalu disaat ini jane. Aku hanya butuh jawaban pasti,,, kau mau meninggalkan barang itu, dan aku memberikan mu cabang perusahaan disini,,, atau sesuai kata rifa, dari pada merusak, lebih baik tidak ada” jelas farhan malas membuka masa lalu dengan wanita di depan nya itu,,, mantan kekasih


“tinggalkan kami berdua” ucap farhan dan semua orang disana pergi,,,


“apakah malasah percintaan? Wah, sepertinya kakak ku akan melewati jalan yang sulit” gumam rifa membuat jane meilirik


“kau sudah memiliki kekasih yang baru?” ucap jane menelisik


“ya” jawab farhan, mau tidak mau dia harus melakukan itu


“aku tahu alasan kau memilih jalan yang salah jane, karena saat itu aku memutuskan hubungan denganmu bukan?” ucap farhan, sedang jane hanya membuang wajah nya,,, dia sedih


“tidak bisa kah kau menerima ku menjadi pendamping mmu han?” tanya jane dengan wajah memelas


“saat lalu, kita menjalani hubungan yang salh jane. Aku menyuruh rifa kesini agar kau menerima dan setidaknya tahu akan kedatangan ku. aku berniat baik agar tidak ada kesalah pahaman antara kita lagi…” ucap farhan lagi


“namun aku masih mencintai mu han”ucap jane datar


“tanda tangan surat itu, cabang disini akan menjadi milik mu. Aku tau semua bawahan mu adalah keluarga yang miskin, kau memang membantu mereka, namun cara mu salah…” lanjut farhan


Jane menrima surat itu kemudian menandatangi nya…


“apakah kau akan meninggalkan aku dengan luka lagi?” tanya jane masih dengan membuang wajah nya tidak menatap farhan


“aku akan segera menikah” ucap farhan


“dengan kekasih baru mu…” ucap jane,,, dan farhan hanya bisa berbohong


“ya,,,” jelas farhan dengan pasti, hati jane kembali tersayat


“jangan berhenti hanya dengan ku jane,,, masih banyak lelaki yang bisa menerima mu” ucap farhan, dan perempuan itu menjatuhkan air mata sambil mengangguk


“lalu, bagaimana dnegan urusan barang itu?” tanya jane membodoh


“aku akan melenyapkan nya.” Jelas farhan


“urusan dengan kelompok itu?” tanya jane lagi


“seseorang akan menyelesaikan nya untuk mu” jawab farhan

__ADS_1


“jane, ayolah,,,,” ajak farhan


“emilia tinggal disini” farhan mencoba membujuk jane, dan seketika wajah jane membaik bahkan terlihat sangat senang


“emilia? Dia sudah besar?” tanya jane dengan senyum merekah


“kau sudah tidak sedih lagi?” tanya farhan menelisik


“huft… aku tidak akan menjadii bodoh hanya karena mu” ucap jane masa bodoh, berbeda dengan yang dilakukan nya tadi


“dimana dia sekarang? Apakah sudah menjadi dokter? Atau dia masih imut seperti dulu?” kini jane menjadi terobsesi dengan emilia,,,


“dia ada di london. Besok ku ajak untuk menemui perusahaan ini. Kau bebas menggunakan pakaian apa… tapi, kau seperti gelandangan dengan pakaian serba robek begini” ucap farhan menunjuk pada celana jeans milik jane


“ia ia, aku paham. Besok aku akan berpakaian feminim, biarkau puas” jelas jane,,,


Farhan tertawa,kemudian rifa masuk kedalam


“oh, ternyata kakak ku memang akan menikah dengan tuan farhan” ucap rifa membuat farhan melirik tajam pada rifa


“terima kasih sudah bekerja sama tuan rifa, senang berteman dengan anda” jelas jane pada rifa, dan dia mengangguk


“kalian sudah saling akrab?” tanya farhan


“kenapa tidak kalian saja yang membuat hubungan” ucap farhan lagi


“aku sudah memiliki seseornag yang kusuka” tolak rifa dengan cepat


“itu bukan jawaban ku jane,,,” ucap farhan kemudian mereka tertawa.


Jane akhirnya menjelaskan kesemua bawahan nya bahwa mereka berhenti melakukan distributor narkotika itu.


Setiap orang yang tidak setuju akan dikenakan hukuman, namun dari yang terlihat,… semua aman terkendali.


“kalian akan berubah dari gangster manjadi orang kantoran” ucap jane menjelaskan


“ini adalah kartu nama yang sudah disiapkan tuan farhan untuk kalian, setiap dari kaliam memiliki kemampuan yang berbeda. Jangan macam macam saat kita berubah profesi, kita mungkin beralih pekerjaan, namun jangan lupa, aku masih memegang kendali kalian” ucap jane seperti seorang bos, dan semua bawahan itu mengangguk mengerti


“dia kadnag tampak menyeramkan, kdang sangat baik… wanita memang ribet” jelas rifa pada farhan


**


**


**


Salam hangat

__ADS_1


Ismi hana rizky


__ADS_2