
6.
Hari sudah semakin larut, beberapa panggilan masuk ke dalam handphone emilia dan itu panggilan yang tidak diketahui. Namun sepertinya emilia kenal dengan baris angka yang ada di layar handphone nya itu
“aduh, kak alif” gumam nya santai, padahal hatinya sudah was was
Tok tok,,,
“emilia, turun ke bawah” bibi nya memanggil
“ia bi” jawab emi cepat dan wanita itu turun
“ia turun dari tangga, dan mendapati sesseorang yang tidak asing baginya membelakangi dia
“jangan bilang…?” batin nya berhati hati
Ketika dia menebak nebak, tubuh tegap itu berbalik dn menciduk amelia yang menutup wajah nya lantaran takut
Ctak,,,
Suara jitakan di kepala emilia terdengar begitu nyaring
“sakitttttttttt!” teriak emilia marah, dan menemui alif dengan muka marah
“kamu ya emi! Pergi ga bilang bilang!” alif marah sambil memberikan tangan nya untuk disalam, kemudian mencium kening emilia
“ya namanya orang kakak too much over!” sebal emi dan kembali ikut mencium tangn alif
“gimana belajar mu?” tanya alif
“biasa saja,,, tapi cukup menarik kak” jelas emilia memeluk tangan alif, dan menjadi manja dnegan lelaki berstatus kakak nya itu.
Alif memang begitu, marah nya selalu saja di ambang batas tidak jelas,,,, susah untuk marah pada emilia, apalagi wanita itu kini bukan lah anak anak usia dini
“kakak sedang dinas atau apa?” tanya emi
“tidak, hanya mengunjungi mu saja. Kak farhan yang kasih clue kalo kamu disini. Mama sama ayah ga mau kasih tau, akhirnya kak farhan kasih kode… asyam sama azmi tuh, asik marah marah gak ada teman untuk di ajak begaduh” jelas alif mengacak jilbab emilia
Tok tok,
“assalamualaikum” suara 2 orang laki laki lain nya terdengar di ambang pintu, dan kini tampillah asyam dan azmi dengan setelan santai masuk ke dalam rumah. Menyalam paman dan bibi mereka dan menceramahi amelia karena jahat tidak memberitahu dia lanjut sekolah disini
“kak” panggil emi
Alif menyahut,,,
“kak” panggil emi lagi
Kini asyam yang menyahut, sepertinya emi lupa bagaimana memanggil mereka
__ADS_1
“kak, kak, kak!” panggil emi, dan ke 3 kakka nya dengan senyum menoreh ke amelia
“ya adikku!” jawab ketiga kakak itu sambil menampakkan baris giginya yang rapi, dan amelia menepuk jidat nya
“hahahahahah” azmi tertawa dengan keras melihat wajah malas emilia
“kak farhan mau menikah” ucap emilia membuat asyam dan azmi terbatuk sedag alif tampak biasa saja
“lah, nggak dikasih tau…hahahha,, kasihan nya” ledek alif pada asyam dan azmi dan kedua orang itu hanya tatap tatapan tak jelas
“dengan siapa?” tanya asyam kini
“belum tau,” jawab emilia sambil cengengesan,,,
“aelah, kirain udah tau dek.” Ujar asyam sedikit sebal
“kak farhan minta di cariin, kalian dong yang sesama lelaki mencari untuk kakak kita tercinta,,,hahaha” emilia asik tertawa bila memikirkan kakak nya yang paling jaim itu akan menikah
“kak farhan sama alif itu beda dikit. Susah banget memikat hati perempuan, ia kan lif?” goda azmi dengan sikap kekanakan nya
“emang kamu punya?” tanya alif
Jlebbbb,,,
Mereka sama sama jomblo
“eh, apa kalian masih ingat dengan kak hawa?” ucap alif tiba tiba
“ia, anak nya tante nabila. Dulu sebelum kamu lahir, ada 1 orang lagi, tapi kakak lupa siapa nama tante itu.” Jelas alif gamblang
“kamu punya lif kontak handphone atau informasi mengenai kak hawa ini?” tanya asyam
“use your brain brother” santai alif menjawab, kemudian mengambil sebuah laptop dari balik tas nya.
“seorang guru taman kanak kanak, juga seorang pelukis yang sekarang tinggal di italia bersama tante nabila. Tidak ada yang spesial dari mereka dan latar keluarga mereka baik baik. Ada yang setuju dengan ku?” tanya alif sambil memainkan laptop nya
“lihat fotonya” ucap emilia penasaran
“kak hawa itu cantik, ceria dan dijamin cocok dengan kakak kita yang kaku itu” jelas alif
“kaku ngatain kaku…. Sama doang” ledek azmi yang mendapat tatapan tajam dari alif
“bayangin kalau azmi nemu pendamping hidup yang super duper kalem!” ucap asyam berangan
“hahahahha,,,, apaan sih kamu syam. Aku pasti nyari yg sefrekuensi. Masa aku nyari dan jatuh hati sama yang diam diam kalem gitu,,, ga nyambung dong sama aku” bela azmi
“who knows?” ucap emilia membungkam azmi dari tawa nya
“emang kakak tau apa yang akan terjadi dimasa depan?” tanya emilia sarkastik
__ADS_1
“kakak ga boleh ngomong ini itu dengan pasti di masa depan, sedang kakak belum tau apa yang terjadi besok sama kakak” ucap emilia mendapat tegunan dari ke 3 kakak nya
“astagfirullah,,, im khilaf dek. Makasih udah ngingetin” ucap azmi memegang dadanya sambil tersenyum
“nanti sore naik kuda yok” ajak asyam
“okee” jawab ke 3 saudara nya
Mengenai hawa, dia adalah sepupu Rifa anaknya amira. Dia adalah seorang guru kanak kanak dan seorang pelukis saat ini, pelukis pemandangan alam. Dia menetap di italia bersama mamanya, Nabila.
Umurnya saat ini sudah hampir kepala 3, namun belum juga menikah. Dia hampir seumuran dengan 3A, namun lebih tua dia sedikit makanya di panggil kak Hawa
Setelah kejadian menyedihkan yang dialami keluarga sepupunya, mereka menetap di italia di rumah mama dan mami mereka,,, kia dan alexa.
Karena nabila suka dengan toko bunga, akhirnya alexa menyerahkan toko bunga itu pada nabila, sedang beberapa persen saham perusahaan yang di tinggal kan adik iparnya untuk dia di alihkan hingga hawa dan rifa dewasa, dimana mereka bisa menentukan dan membuat sebuah keputusan terbaik menurut mereka
Tring…
Pesan masuk ke hp farhan
“kunjugilah italia sesekali kak” ucap alif sambil melampirka tiket pesawat utuk farha
“ini untuk apa?” tanya farhan balik
“tiket untuk menemukan calon kakak ipar kami, good luck” balas alif dengan emot senyum semangat
Sedang farhan hanya tersenyum menatap kekonyolan adik nya itu
“kalau aku ada waktu saja” ucap farhan ingin menolak
“semua berkas kantor aku yang membereskan nya, sesekali refreshing, senang kan orang tua kita” ucap alif sok dewasa
“kau mengatakan ini seolah olah kau sudah menikah saja” ledek farhan
“setelah kakak aku menyusul” janji alif
“okay! Besok aku berangkat ke italia” farhan akhirnya setuju, dia ingin melihat adik nya itu bersanding dengan seseorang juga
“aku nggak salah ngomong kan? Kok rasanya aku terjebak sendiri ya?” batin nya menatap kembali pesan yang disampaikan
“apapun itu, wish you luck kak” lanjutnya mengambil kunci mobil untuk kemudian membawa saudara nya berkuda
**
**
**
Salam hangat
__ADS_1
Ismi hana rizky