
40.
Hari selanjutnya, farhan dan hawa akhirnya pindah ke apartemen milik farhan. Sebut saja perumahan di area komplek agar lebih asri dan banyak tetangga.
“rumah ini cukup besar, dominan berwarna hijau dan desain nya cantik” ucap hawa masuk, kemudian mereka mulai membersihkan rumah berdua
Farhan sengaja memang tidak memanggil pembantu untuk membersihkan rumah itu, karena khusus akan dibersihkan mereka berdua,,, sekalian untuk lebih akrab dengan rumah
“take some rest” ucap farhan sambil memberikan minuman pada hawa yang sudah tampa letih membersihkan rumah
“barang mu tidak banyak ya?” tanya farhan pada hawa karena baru menyadari nya
“sebenarnya banyak, tapi ini Cuma pakaian yang sering ku gunakan. Beberapa sengaja di tinggal di rumah bunda dan mama… milik mu juga kutinggal disana sebagian. Jaga jaga” ucap hawa menerima minuman itu
“hei, babe… aku mau mengatakan sesuatu dengan mu” ucap farhan pada hawa, dan wanita itu menaikkan alis nya
“tapi,,, jangan terkejut dan marah ya…” pinta farhan dan hawa mengangguk
“kenapa?” tanya hawa menyentuh tangan farhan
“aku… sebenarnya adalah seorang komandan untuk sebuah kelompok prajurit… seperti tentara begitu, tapi ini bukan nasional, tapi internasional” jelas farhan,,, hawa masih berusaha mencerna sambil meminum minuman nya
“prajurit?” tanya hawa menaikkan alis, lalu menatap ke sebuah gambar di belakang farhan
“maksud mu, seperti itu?” tanya hawa
“itu sebelum bergabung sayang, aku, alif, azmi dan asyam adalah satu kesatuan”tambah farhan kini
“sebentar,,, sepertinya aku belum sadar,,, biar ku perbaiki duduk ku, lalu katakan sekali lagi” gumam hawa lalu mode serius nya berubah
“suami mu adalah komandan prajurit internasional, dibawah naungan kak pasha” jelas farhan kini
“kau serius?” tanya hawa
__ADS_1
“kau terkejut?” tanya farhan kembali
“tidak,,, aku tidak terkejut, Cuma sedikit bingung saja. Okay fine, kalian adalah prajurit dan komandan internasional,,, tapi nggak semudah itu mempercayai omongan begitu mas… kasih hawa bukti” ucap hawa sambil tersenyum
“bukti,,,lihat tangan mu” ucap farhan, dan hawa yang menaikkan alis, kini menurunan nya sambil menekuk,,,
“kapan?” tanya hawa melihat tangan nya yang sudah di borgol
“banyak hal yang tidak bisa kami ceritakan kepada keluarga sebenarnya,,, takut menakuti mereka dan membuat kalian menjaga jarak… dan kami berjalan dalam sebuah organisasi yang legal namun rahasia” jelas farhan lagi, membuka borgol
“mas,,, ini, beneran?” tanya hawa tetap menatap farhan
“benar, dan ini bukan main main. Menjadi pasangan seorang prajurit bukan lah hal yang mudah, ada banyak hal yang perlu di perhatikan, ada banyak resiko yang mengintai, dan kita hidup dalam bayangan” ucap farhan
“antara ada dan tidak. Kita mungkin terkenal dalam bisnis, namun dalam urusan keamanan negara, masalah negara,,, jangan sampai, karena itu benar benar berbahaya” tambah farhan lagi,,, hawa setia mendengar ucapan farhan
“ada kalanya, mas harus menerima pekerjaan secara mendadak, waktu kami bukan 12 jam, namun 24 jam. Kami standby menerima panggilan… ada kalanya kelak, tidurmu akan kutemani, bangun mu tanpa ku… dan aku tidak mau merahasiakan ini padamu” lanjut farhan sambil menyentuh wajah hawa
“mas Cuma mau kamu tau, meski pun nantinya akan banyak resiko, dan begitu banyak hal membahayakan nanti nya,,, mas akan selalu ada disamping kamu,dan berusaha sebaik mungkin membuat kamu dan ana anak kita aman,,, nantinya” ucap farhan sambil mencium tangan hawa
“hawa ga tau maksud nya apa mas,,, tapi, hawa percaya sama mas, dan mas akan melakukan sebaik baik perkerjaan dan tanggung jawab buat keluarga kita. Hawa menerima abang apa adanya,,, semua resiko memang harus dtanggung bersama,,, jadi, tidak usah takut kalau hawa pergi dari samping mas… come, biar hawa kasih pelukan” ucap hawa merentangkan tangan nya kemudian memeluk suami nya itu
“tidak masalah kan, aku memberitahunya terlambat?” tanya farhan, dan hawa menggeleng
“justru baik, jika di sampaikan sekarang…”
** **
Kita kembali pada emilia yang masih fokus pada kuliah nya saat ini. Teman nya kini bertambah satu demi satu,,,
Syifa, sepupu nya itu akan membuat acara untuk syukuran kehamilan anak pertama antara syifa dan pasha, suami nya.
Ayah dan mama emilia turut serta datang ke inggris, dan kini sebuah pemandangan baru tampak di wajah kia dan rangga
__ADS_1
“hei sayang,,, dia siapa?” tanya kia menanyakan seorang lelaki yang dibawa emi bersama nya
“ah, dia seorang dokter juga ma,,, dia bekerja ditempat aku meneliti” jelas emi pada mamanya, kia
Rangga yang menatap lelaki disamping emi langsung mendapat kecaman besar
“kau berpacaran dengan nya?” tanya rangga
“tidak ayah, kami tidak pacaran. Kami berteman baik saja” jelas emi sambil tersenyum malu
“don’t lie with us honey” tegas kia, senyum di pipi emilia yang tadi nya biasa saja kini merona
“ya… so sorry ma. Dia adalah dylan… kami memang tidak berpacaran,namun dia mengatakan ingin membuat hubungan yang serius dengan emilia,,, selesai S2, dia menjanjikan pernikahan dengan ku” jelas emi dengan malu
Kia dan rangga yang mendegar hanya bisa mengangguk paham, namun satu hal yang pasti,,, di balik senyum rangga dan kia, ada rasa tidak suka pada lelaki bernama dylan itu
“ayah nggak akan banyak menanyakan apapun pada mu, namun emi sudah dewasa, dan tahu bagaimana bertindak. Jangan sampai salah dikemudian hari” bisik rangga pada emi langsung tanpa di dengar oleh dylan sedikit pun
“emi tahu yah… dia baik dan tetap menjaga jarak dnegan emi. Dia menghormati emilia” jelas emi dengan begitu bahagia
Sejak kepergian farhan dan rifa dari rumah nya, seorang lelaki bernama dylan itu kini menjadi tetangga emilia. Mereka sering menghabiskan waktu bersama membahas beberapa masalah kedokteran, dan memang mereka nyambung
Dylan adalah lelaki kebangsaan inggris, namun mata biru nya begitu menggugah hati. Dia lahir di irlandia, dan memang memegang nama irlandia di dalam tatapan nya, warna biru itu.
Sebenarnya, dylan yang trtarik lebih dulu dengan emilia, entah bagaimana akhirnya perempuan itu pun ikut tertarik, dan janji yang di sebutkan dylan pada emilia membuat gadis berkerudung itu berani mengambil sebuah langkah besar, menerima lelaki tadi untuk dijadikan calon imam nya.
Entah lah, namun yang pasti,.,, kita akan membahas emilia saat ini dulu. Mengenai 5 lelaki kesayangan itu, selesai tentang emilia kita kembali dengan mereka
**
**
**
__ADS_1
Salam hangat
Ismi hana rizky