
" Eh bro, kamu dapat bonus tiga juta pasti buat bawa istri mu ke salon ya,?
" untuk apa aku repot-repot membawa nya ke salon. buang-buang duit aja. mending duit nya aku pakai untuk seneng-seneng."
" Bukan nya kamu bilang istri mu nggak bisa merawat diri, nah kamu kasih deh tuh modal biar istri mu tampil cantik. kalau kamu nggak kasih modal, gimana istri mu mau cantik bro."
" Cantik itu butuh modal bro."
" Selama ini dia udah aku kasih jatah bulanan.kalau dia istri yang pintar mengelola keuangan, harus nya jatah yang aku kasih bisa dia sisihkan sedikit buat merawat diri."
"memang nya jatah yang kamu kasih tiap bulan berapa,?
" Banyak bro, satu juta aku kasih tiap bulan nya.belum lagi gaji dia satu juta sebulan. jadi total dua juta.memang dasar nya nggak ada niat untuk merubah penampilan, suka nya berpenampilan dekil.bikin malu aku aja sebagai suami nya."
" Percuma kan aku kasih jatah banyak, daripada uang jatah yang aku kasih di buat foya-foya mending aku kurangin jatah nya 500 ribu."
" kamu gila ya, jatah yang kamu kasih satu juta aja itu kurang lah bro kalau buat segala kebutuhan walaupun di gabung sama gaji nya dia.apalagi di jatah 500 ribu?! kontrakan mu aja sebulan 500 ribu kan?" wah bener-bener tega kamu bro jadi suami.awas dzolim sama istri nanti dapat balasan nya lebih pedih loh.!
" Sialan pake nyumpahin segala." lagi pula siapa yang dzolim,? aku hanya memberi dia pelajaran supaya jadi istri itu bersyukur nggak usah banyak protes.
" Kalau aku jadi istri kamu, bukan cuma protes. tapi aku gantung suami model begini."
" Justru laki-laki model begini yang jadi dambaan setiap wanita. bukti nya tiara aja sampai klepek-klepek sama aku. padahal dia masih gadis, cantik, mulus, seksi, dan modis pula.kalau bukan karena kharisma ku, nggak mungkin kan dia tertarik.makanya kamu cepetan cari pacar biar nggak buntu otak mu."
__ADS_1
Deg
Jadi benar wanita yang bernama tiara, yang waktu itu mengirimi pesan ke handphone mas reza ternyata memang memiliki hubungan.tega kamu mas. batin ku
Tin.. tin..!
abang ojek datang dan berhenti di depan ku, buru-buru aku naik sebelum mas reza melihat ku. motor melaju kembali menuju toko roti.
selama di perjalanan aku berusaha menahan air mata, rasanya dada ku sesak sekali.
tak terasa air mata jatuh walau sudah coba ku tahan. hati ku sakit sekali, kenapa mas reza tega mendua kan aku dengan wanita lain. tadi nya aku berharap kalau yang mengirimi pesan itu salah alamat. tapi ternyata harapan ku salah.
tak terasa akhir nya kami sampai di depan toko. sebelum turun aku mengusap air mata ku sebelum Rahma melihat nya. lalu aku masuk ke dalam toko.aku langsung menyerahkan uang pembayaran tadi pada Rahma, lalu melangkah ke belakang.
Karena jam sudah melewati jam makan siang,lekas aku mengeluarkan bekal yang ku bawa dari rumah untuk segera mengisi perut. sebenar nya perut ku memang lapar, tapi jika mengingat perbincangan mas reza tadi membuat ku tak berselera.
buru-buru aku habiskan semua bekal ku,selesai makan aku lanjut masuk ke dalam toko untuk kembali bekerja. Rahma sedang duduk menunggu pembeli, lalu aku bergabung duduk di samping nya.
tatapan Rahma seperti sedang menyelidiki perubahan wajah ku. dia memang sangat peka.dan tak bisa di bohongi.
" Wajah mu setelah pulang mengantar roti kenapa terlihat lesu,? tanya nya penuh selidik.
aku diam,rasa nya berat untuk bercerita, karena mengingat nya saja hati ku sakit sekali. selama ini aku sudah berusaha jadi istri yang baik. walau bagaimana pun perlakuan nya padaku, aku tetap mencintai nya. tapi setelah tahu semua ini, hati ku kecewa.
__ADS_1
" Hey indah... kamu lagi ada masalah,? pertanyaan nya untuk yang ke dua kali membuat ku sedikit terperanjat.
" kalau kamu ada masalah jangan di pendam sendiri, cerita sama aku supaya nggak beban di hati. kalau di pendam sendiri malah bikin sesak di dada.cerita lah...siapa tahu aku bisa bantu.se enggak nya bisa kasih kamu solusi supaya kamu nggak terlalu memikirkan nya sendiri.
Rahma benar, dada ku semakin sesak mengingat itu semua. Tiba-tiba tanpa ku sadari butiran bening jatuh dari mata ku. Rahma yang melihat ku berurai air mata langsung memeluk ku dan mengusap punggung ku untuk menenangkan.
sambil sesenggukan aku menceritakan semua yang aku dengar tadi.
" Tadi pas aku baru keluar dari hotel.., aku nggak sengaja lihat mas reza lagi makan siang sama mas Adi, teman kantor nya."
" Lalu,...?tanya nya hati-hati.
" Aku mendengar percakapan mereka. ternyata mas reza habis mendapatkan bonus sebesar tiga juta dari kantor nya. dan dia sengaja memberikan ku hanya 500 ribu dari gaji nya karena dia mengira selama ini aku berfoya-foya dengan jatah satu juta yang dia berikan."
aku makin sesenggukan. Rahma merangkul ku makin erat dan membiarkan ku menumpahkan air mata.
" Kamu sabar ya..kamu harus kuat. menangis lah sepuas nya, agar beban mu berkurang." Ucap nya menenangkan. lalu ku lanjutkan cerita setelah sedikit tenang.
" Dan kamu tahu,? wanita yang bernama tiara, yang waktu itu mengirimi pesan ke handphone mas reza, ternyata benar kalau mereka memiliki hubungan." lanjut ku.
air mata ku berderai kembali.
Wajah Rahma terlihat terkejut sekaligus iba mendengar semua cerita ku, pasal nya baru kali ini aku bercerita sambil berderai air mata. karena selama ini setiap kali bercerita masalah rumah tangga ku padanya aku terlihat kuat.
__ADS_1
mungkin selama ini aku masih bisa sabar dan tahan setiap mas reza atau pun ibu mertua menghina ku. tapi kalau sudah berkaitan dengan selingkuh aku tak sekuat itu.
" Apa kamu masih mau bertahan dengan laki-laki seperti itu,?! Aku bukan menghasut mu tapi jujur aku nggak tega melihat orang baik yang aku kenal di sakiti. kalau aku jadi kamu, detik ini juga akan aku tinggalkan dia.apalagi dengar cerita mu saja buat aku geram. seandai nya itu terjadi sama keluarga ku, akan aku hajar laki-laki model begitu." Rahma terlihat jengkel.aku tahu selama ini memang dia sangat baik terhadap ku. aku seperti menemukan seorang kakak sekaligus sahabat.