Firasat

Firasat
Bab 21 kalian pikir aku pembantu


__ADS_3

" Dasar suami id*ot.aku rasa otak suami mu udah geser deh..jelas-jelas nggak nafkahin kamu kok malah bilang uang nya kamu yang habiskan. uang apa yang dia maksud,? uang gaib?" sungut Rahma dengan wajah kesal


" menurut mu aku harus gimana sekarang,? tanya ku.


" Kamu sendiri masih mau mempertahankan rumah tangga mu apa memilih mundur,? kalau aku jadi kamu, jelas-jelas pilih mundur. kamu masih muda, masih cantik, dan masih banyak harapan dan masa depan cerah yang bisa kamu raih. dari pada kamu bertahan dengan laki-laki yang jelas-jelas udah nggak sayang sama kamu, kalau dia sayang sama kamu, dia nggak akan mencari wanita lain dan pasti nya dia akan menafkahi mu lahir batin. tapi nyata nya suami mu hanya memperbudak mu aja."


"Sekarang kamu pikirkan lagi matang-matang ucapan ku, kamu jangan siksa dirimu hanya untuk bertahan dengan lelaki yang nggak bertanggung jawab.kamu harus yakin suatu saat kamu pasti akan menemukan kebahagian mu."


" seperti nya kamu butuh ketenangan untuk memikirkan semua nya sebelum kamu mengambil keputusan, Kebetulan minggu depan aku ambil cuti kuliah 1 minggu, kamu bisa pergunakan untuk pulang ke kampung halaman mu.kamu bisa ambil cuti 1 minggu, mungkin setelah kamu melepas rindu ke kampung halaman mu, kamu akan lebih tenang dan punya semangat baru."


" baik lah aku ikutin saran mu, mungkin kamu benar setelah aku pulang ke kampung halaman ku, pikiran ku akan jadi lebih tenang."


" Ya udah kalau gitu tolong kamu sampaikan ke bu ina kalau aku mau ambil cuti 1 minggu."


" Siap nanti aku sampaikan,"


" Makasih banyak ya kamu selalu membantu ku dan mau mendengarkan keluh kesah ku. aku serasa punya keluarga baru.maaf kalau aku sering ngerepotin kamu terus " ucap ku penuh haru.


" Duhhh jangan bikin mewek deh.. "


" Iya sama-sama..aku hanya bantu kamu sebisa ku aja.aku juga seneng kok bisa bantu kamu jadi aku nggak ngerasa di repotin." balas nya merangkul ku.


" Ngomong-ngomong wajah mu baru perawatan 1 minggu udah kelihatan cantik glowing loh, pasti makin lama, kamu makin cantik deh. terus nanti si laki-laki id*ot itu pasti nyesel udah mencampakan kamu demi wanita bertopeng."


" wanita bertopeng,?


" Iya kamu lihat aja bedak nya berapa centi, belum lagi bibir nya merah jontor.aku rasa suami mu bukan cuma otak nya yang geser, tapi mata nya pun ikut geser. masa dia nggak bisa beda kan wanita cantik luar dalam sama wanita cantik bertopeng." kekeh nya.


" Kamu nih bisa aja deh," aku pun terkekeh mendengar ucapan nya, Rahma anak nya memang blak-blakan dan pintar sekali mencairkan suasana. masalah berat yang aku hadapi jika sedang bersama nya pasti akan terlupakan dengan candaan nya.

__ADS_1


" Eh ngomong-ngomong gimana cerita semalem sama si wanita topeng itu,? kamu ngapain aja,?


" Si tiara,? sahut ku sambil menyenggol lengan nya.


" Ahh pokoknya siapa lah itu namanya, ayo ceritain donk,?


" nggak terjadi apa-apa, aku hanya mengenal kan diri kalau aku istri nya mas reza. dan seperti nya dia belum tahu kalau mas reza sudah menikah, atau mungkin mas reza sengaja nggak cerita."


" Lalu setelah itu,?


" Lalu si wanita itu langsung pergi tanpa permisi, seperti nya dia menahan kesal dan marah. setelah itu mas reza mengejar nya."


" Ihhh dasar laki-laki id*ot, ada istri nya malah ngejar wanita lain.tarus kamu diam aja,?


" Yah aku membiarkan nya mengejar wanita itu, lalu aku langsung pulang dengan berjalan kaki setelah sedikit berdebat dengan ibu nya, dia bilang kalau sampai wanita itu nggak jadi menantu nya, semua karena salah ku."


" Emang ya..anak sama ibu sama aja.. anak nya id*ot, ibu nya gendeng."


" Kamu kalau lama-lama tinggal sama mereka bisa ikut geser otak mu.sekarang kamu lepas kan semua beban dan pikiran mu. lebih baik besok kita jalan-jalan. besok kan hari minggu, kita akan bersenang-senang."


" Baik lahh..tapi siang aja ya soalnya pagi aku harus nyuci dan bersih-bersih rumah dulu."


" Okee siapp boss.. besok aku jemput kamu aja sekalian jalan." aku mengangguk tersenyum.


****


Jam setengah 10 malam aku sudah sampai di depan rumah, terlihat motor mas reza terparkir di sana. tumben jam segini sudah di rumah, biasa nya larut malam baru pulang. pikir ku


perlahan ku langkah kan kaki menuju teras, sesampainya di depan pintu aku mendengar suara yang tak asing.

__ADS_1


" Reza, apa diam-diam kamu memberikan istri mu uang lebih,?


" Uang lebih,? uang lebih apa maksud ibu,?


" Yah uang buat dia perawatan. ibu lihat makin hari wajah nya makin glowing aja. Jangan-jangan kamu yang menyuruh nya perawatan.!


" Ya ampun bu, ibu kan tahu. uang dapur aja nggak aku kasih jatah. apalagi buat perawatan. lagi pula buat apa aku buang-buang duit buat dia perawatan bu, toh perawatan sama nggak juga sama aja nggak ada beda nya. lagi pula ibu lihat dari mana sih wajah nya, perasaan sama aja."


" Ihh kamu tuh makanya punya mata di pakai.. masa nggak bisa bedain wajah nya yang dulu sama sekarang."


" Ibu bener tuh mas, aku juga lihat nya mba indah kok makin hari makin beda aja.tapi tetep sih aku pilih mba tiara, selain modis, dia juga gaul jadi nggak malu-maluin kalau aku bawa teman ke rumah. terus dia juga nggak miskin kaya mba indah. jadi aku bisa minta uang kalau mau shoping." ucap nya sambil terkekeh.


Aku tersenyum mendengar pembicaraan mereka, Rahma benar baru seminggu perawatan wajah dan kulit ku sudah ada hasil nya.


lekas aku masuk ke dalam rumah tanpa menghiraukan mereka.


" Eh menantu kampungan, kamu nggak punya sopan santun ya. masuk main nyelonong aja nggak permisi."


" Oh maaf Bu saya kira nggak ada orang." ucap ku dengan muka tanpa bersalah.


" Kamu kira yang sedang duduk di sini semua nya hantu,?


" ibu yang mengakui sendiri ya bukan saya yang bilang,"


" Ihhh dasar mantu kurang aj*r.! udah sana jangan banyak omong, sekarang cepat masak kami udah lapar.!


" ibu menyuruh saya,? tanya ku sambil mengarahkan telunjuk ke wajah ku.


" Indah kamu yang sopan ya kalau bicara, cepat sana turutin perintah ibu.! mas reza menggertak ku.

__ADS_1


" Kalian pikir,aku pembantu kalian,? enak aja nyuruh-nyuruh.. masak aja sana sendiri.!


__ADS_2