
Aku hanya menatap nya dengan diam, ucapan nya sangat tegas dan dingin.aku merasa sedikit heran dengan kepedulian nya.
"Nona indah, silahkan anda tanda tangan di sini." aku tersentak mendengar ucapan pak alex.
" Nona, saya hanya ingin memastikan. berapa lama lagi anda akan tinggal di sini,? tanya nya.
" Mungkin besok pagi saya akan kembali ke kota." jawab ku.
" Baik lah kalau begitu, jika nanti pak Dirga bertanya, saya bisa memberi nya jawaban."
" Oh ya pak alex, apa anda sudah lama bekerja dengan pak Dirgantara,?
" Sudah lama sekali nona."
" Anda betah banget ya bekerja dengan manusia es."
" Maksud anda nona,? tanya nya seraya mengernyitkan dahi.
" Apa anda tidak merasa kalau bos anda itu sangat dingin seperti es,? pak Alex hanya tersenyum mendengar perkataan ku, Buru-buru dia merapihkan berkas yang sudah selesai aku tanda tangani tanpa menghiraukan perkataan ku.
" Kalau begitu saya permisi dulu nona, Terima kasih." pamit nya seraya melangkah kan kaki keluar.
"Sama-sama Pak," jawab ku seraya bangkit. lalu aku melangkah kan kaki keluar untuk memastikan apakah mereka sudah pergi atau belum.ketika mobil mereka sudah tak terlihat lagi, aku pun membalikkan badan masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
***
Di tempat lain
" Pak Dirga, anda sudah menemukan orang yang anda cari. lalu kenapa anda tidak berterus terang saja pada nona indah mengenai siapa anda dan tujuan anda sebenarnya." tutur alex.
" Tidak sekarang. aku takut dia syok dan tidak bisa menerima semua yang akan ku sampaikan nanti."
" Lalu sampai kapan anda akan merahasiakan nya,?
" Sampai aku siap untuk berterus terang pada nya.dan aku harus lihat situasi dan kondisi terlebih dahulu sebelum melakukan semua nya."
" Lalu apa rencana anda selanjutnya,?
" aku akan terus memantau nya melalui orang suruhan yang sudah ku utus untuk terus mengikuti serta menjaga nya.aku tidak akan lengah walau sedetik pun, jangan sampai aku kehilangan jejak nya lagi setelah bertahun-tahun mencari nya."
" Sudah pak, semua nya sudah beres."
" Bagus kalau begitu. aku sengaja membeli rumah nya dengan harga tinggi agar uang nya bisa dia pergunakan untuk membuka usaha dan itu bagus untuk mengasah mental nya. karena ke depan nya dia akan menghadapi hal yang lebih berat dari sebelum nya."
" Dan di desa ini tempat dia di besarkan kita bangun anak perusahaan yang nanti nya bisa dia kelola, agar ketika dia rindu dengan kenangan masa kecil nya dan juga orang yang sudah merawat nya bisa terobati."
" Lalu bagaimana dengan usaha lain yang di pegang oleh nyonya rebecca,?
__ADS_1
" Biarkan saja, pesan dari tuan Ardi sebelum beliau wafat hanya meminta ku menjaga perusahaan yang aku tangani dan menyerahkan nya pada putri nya ketika aku sudah menemukan nya.dan beliau juga berpesan perusahaan yang aku tangani saat ini jangan sampai di ketahui oleh nyonya Rebecca. karena kalau sampai dia tahu, pasti dia akan mengambil alih dan tidak akan membiarkan perusahaan ini jatuh ke tangan orang lain.kamu tahu kan bagaimana licik nya nyonya Rebecca.? bahkan dia akan melakukan berbagai cara agar semua keinginan nya bisa tercapai.jadi kita harus berhati-hati untuk itu."
" Iya Pak, saya akan selalu berhati-hati."
" Sekarang kamu pastikan kalau orang suruhan yang aku minta untuk memantau nona indah selalu siaga, agar tidak kecolongan. setelah identitas nya di ketahui, aku takut ada orang yang ingin mencelakai nya. walaupun tidak ada yang mengetahui nya selain kita, tapi aku takut ada yang curiga."
" Baik Pak, nanti akan saya pastikan kalau mereka akan selalu siaga dan berhati-hati agar tidak ada yang curiga."
" Dan katakan pada mereka agar selalu melaporkan hal sekecil apapun mengenai nona indah."
" Iya pak."
***
Saat ini masih pagi, aku akan bersiap berangkat kembali ke kota. padahal cuti ku masih ada sisa 4 hari lagi. tapi karena kejadian di desa ini tidak terduga jadi aku tak bisa berlama-lama lagi di sini. setelah selesai kemas-kemas aku menuju ke luar rumah dan menutup pintu. semua barang termasuk yang berkaitan dengan kenangan bersama kedua almarhum orang tua ku sudah aku bawa juga.
Mobil yang aku sewa sudah tiba, dan semua barang aku masukan ke dalam bagasi. tak butuh waktu lama kami pun segera meninggalkan desa ini. di sepanjang jalan aku hanya termenung seraya mamandangi ke arah luar.mungkin aku tidak akan pernah bisa menetap di desa ini lagi bahkan sekedar tinggal beberapa hari saja karena sudah tidak ada lagi rumah peninggalan almarhum orang tua ku. batin ku dengan sedih.
Kalau saja aku tahu lebih awal kebusukan bu nyai dan pak Nur, mungkin rumah itu tidak akan pernah aku jual. supaya aku masih bisa berkunjung dan menempati rumah peninggalan orang tua ku. tak terasa air mata ku menetes, aku sedih jika mengingat perbuatan jahat mereka terhadap ku. selama ini aku sudah termakan ucapan manis mereka dan perlakuan baik mereka terhadapku yang semua nya ternyata hanya topeng saja.
Tapi dengan semua kejadian ini membuat ku lebih waspada terhadap siapa pun, dan mulai sekarang aku tidak boleh mudah percaya begitu saja terhadap orang lain.
ketika sedang termenung, pandangan ku terfokus pada sebuah kendaraan yang ada di samping mobil yang aku tumpangi. di desa ini jarang ada kendaraan bagus yang masuk pedesaan kecuali orang-orang dari kota yang hendak ada urusan bisnis karena banyak orang kota yang memiliki perkebunan atau villa di desa ini.
__ADS_1
sekarang jam sudah menunjukkan jam 12 siang, perjalanan tak terasa sudah memasuki perkotaan.aku meminta pengemudi mobil yang aku sewa untuk menurunkan ku di sebuah rumah makan dekat gedung perkantoran. aku sengaja turun di sana sekalian ingin mampir ke bank untuk menyimpan uang hasil penjualan rumah yang aku bawa di dalam koper supaya lebih aman.
Setiba nya di tempat yang aku tuju,aku gegas turun dari mobil. ketika aku menoleh ke belakang, aku melihat sebuah kendaraan yang sama ketika dalam perjalanan di desa tadi. tanpa berpikir panjang aku segera menurunkan barang-barang ku yang tidak banyak dan langsung menuju bank. satu jam kemudian aku keluar dari bank.setelah selesai urusan ku aku langsung menuju rumah makan untuk mengisi perut ku, setelah itu aku akan mencari sebuah ruko untuk aku tinggali sekaligus tempat aku membuka usaha nanti nya.