Firasat

Firasat
Bab 3 kehidupan baru


__ADS_3

" Baiklah kalau begitu, mulai besok kamu sudah bisa langsung kerja ya. Oia nama kamu siapa?usia kamu berapa?apa sudah menikah?" cecar nya.


" Nama saya indah Bu,usia saya 17 tahun.saya baru lulus sekolah dan saya belum menikah."


" baiklah indah,nama saya ibu ina.sampai bertemu besok ya,ingat jangan sampai terlambat.sebelum jam 9 harus sudah sampai di sini karena harus siap-siap dan rapi-rapi terlebih dahulu sebelum membuka toko." ucap nya seraya tersenyum.


" baik Bu,terima kasih banyak sudah menerima saya bekerja di sini,besok saya tidak akan terlambat," balas ku.


Setelah pembicaraan kami selesai,akhir nya aku pun berpamitan pada Bu Ina pemilik toko roti.


hari ini aku sangat senang sekali karena bisa mendapatkan pekerjaan dengan cepat,waktu menunjukan masih siang dan besok sudah mulai bekerja.aku memutuskan untuk pergi membeli peralatan dapur supaya aku bisa lebih menghemat dengan memasak sendiri tanpa harus beli setiap hari,karena pengeluaran menjadi lebih boros.


hari sudah menjelang sore,seusai membeli semua peralatan,aku pun mampir di warung nasi membeli satu bungkus nasi dan lauk untuk makan malam ku nanti lalu bergegas pulang.


setiba nya di kost an,aku langsung merapikan semua barang barang belanjaan ku.setelah nya aku membersihkan diri.


hari ini terasa lelah,aku merebahkan diri di kasur lantai yang ada di kost an setelah makan malam.aku juga mengabari Bu nyai kalau besok aku sudah mulai bekerja.aku harus tidur lebih awal supaya besok hari pertama aku kerja tidak terlambat.aku tidak akan menyia nyiakan kesempatan ini.


kringgg..kringgg..kringgg...


alarm dari handphone jadul ku berbunyi.


bergegas aku bangun dan melihat jam dinding yang sudah menunjukan pukul 5 pagi.melangkah menuju kamar mandi untuk melakukan sholat subuh terlebih dahulu sebelum melakukan aktifitas lain.setelah selesai lanjut memasak untuk sarapan serta bekal makan siang ku di tempat kerja nanti.


Jam sudah menunjukan pukul 7 pagi,selesai sarapan gegas aku menuju kamar mandi untuk bersiap-siap.pukul 8 pagi aku sudah rapi dan siap berangkat kerja,tak lupa juga bekal makan siang ku lalu mengunci pintu.Jarak kost an ku menuju tempat kerja bisa di tempuh sekitar 15 menit dengan berjalan kaki.dengan suasana hati riang aku berjalan santai menyusuri jalanan ibu kota yang sangat ramai orang berlalu lalang pagi ini mungkin sama seperti ku yang akan memulai aktifitas.


Tepat jam setengah 9 pagi aku sudah tiba di toko roti,tempat dimana aku mulai bekerja saat ini.

__ADS_1


Ya..di sini lah, awal pertemuan ku dengan mas Reza,pria yang sekarang berstatus suami ku.awal dimana aku memasuki dunia baru sebagai seorang istri dan seorang menantu.


beberapa kali mas reza memesan roti dalam jumlah banyak untuk acara di kantor nya, pertemuan itu membuat kami jadi lebih dekat dan berlanjut mas reza sering menjemput ku pulang kerja dan mengantar pulang ke kost an.


perkenalan kami sangat singkat hanya beberapa bulan saja, mas reza langsung memperkenalkan aku pada keluarga nya. sambutan keluarga mas reza kalau itu sangat baik. terlebih ibu mertua.


" Bu, kenalin ini indah," ucap mas reza memperkenalkan aku pada ibu nya lalu aku mencium punggung tangan ibu nya.


" ayo indah silahkan duduk, anggap aja rumah sendiri." tutur ibu mertua.


" Terima kasih bu," sahut ku.


" reza udah sering cerita tentang kamu, ibu senang bisa ketemu kamu." aku hanya tersenyum malu mendengar ucapan ibu nya mas reza.


lalu datang dua anak perempuan yang menghampiri dan langsung duduk di dekat kami.


" ayo kita makan malam dulu, reza ajak indah sekalian,"


" Iya bu.yuk kita makan malam dulu." ajak mas reza.


kami pun makan malam bersama tanpa bersuara. aku merasa canggung karena ini pertama kali nya bertemu keluarga mas reza.


" makan yang banyak indah, jangan malu-malu,"


" iya bu Terima kasih."


selesai makan aku langsung membantu membereskan bekas makan dan mencuci piring.

__ADS_1


" Kamu ternyata anak nya rajin ya., benar apa yang reza katakan. berarti reza nggak salah pilih calon istri." aku hanya tersenyum menanggapi.


selesai membantu mencuci piring, aku berpamitan pulang di antar mas reza.


sepanjang jalan kami bercengkrama, mas reza sengaja melajukan motor nya dengan pelan.


" indah., gimana tanggapan kamu tentang keluarga ku.?


" keluarga kamu baik banget mas, aku sampe nggak enak sama ibu nya mas reza karena udah ngerepotin tadi."


" Oh ya mas, tadi kata ibu nya mas reza, benar apa yang di katakan mas reza tentang aku. memang nya mas reza cerita apa ke ibu tentang aku,?


" Mas bilang kamu anak nya baik, rajin, penurut, pekerja keras, pokok nya cocok buat di jadikan istri," jawab mas reza dengan senyum mengembang. aku yang mendengar nya makin tersipu malu. lalu mas reza menghentikan motor nya. dan menatap ku lekat.


" Aku mau ngelamar kamu jadi istri aku. apa kamu mau,? pinta mas reza penuh harap.


" Kamu yakin mas mau ngelamar aku untuk jadi istri kamu,? aku hanya perempuan biasa mas, nggak punya apa-apa. bahkan keluarga pun aku nggak punya. aku hanya sebatang kara." lirih ku.


" Aku sangat yakin. aku nggak mandang kamu dari keluarga miskin atau kaya, aku mencintai kamu apa ada nya. dan nanti kalau kita sudah menikah, keluarga ku akan menjadi keluarga mu juga. dan aku akan selalu ada buat kamu, kita akan selalu bersama sampai kapan pun." aku terharu mendengar ucapan mas reza. dengan mata berkaca-kaca aku mengangguk.


" makasih mas kamu mau nerima aku apa ada nya, iya aku mau jadi istri kamu," senyum mas reza mengembang.


sebulan kemudian kami melangsungkan pernikahan secara sederhana, hanya keluarga, kerabat dekat dan teman-teman kantor mas reza saja yang di undang.


aku pun sudah mengundang dan mengabari pak Nur dan bu nyai tapi mereka berhalangan hadir karena kesehatan bu nyai yang tidak memungkinkan untuk datang ke kota.


setelah menikah aku meminta mas reza supaya mengontrak saja. aku menolak tinggal bareng dengan keluarga nya. bukan karena sesuatu hal, tapi aku ingin hidup mandiri dan belajar menjadi istri yang baik. awal nya mertua melarang kami, tapi akhir nya beliau mengalah juga.

__ADS_1


***


__ADS_2