Firasat

Firasat
Bab 34 Harapan yang terkabul


__ADS_3

Setiba nya di toko pakaian, aku langsung di layani oleh pelayan wanita yang sedang berjaga. setelah di pilihkan beberapa setel pakaian dan model nya pun menurut ku bagus, aku segera menuju kasir untuk membayar nya. tak lupa aku pun mampir ke toko kosmetik untuk membeli beberapa pewarna bibir. setelah puas berbelanja aku melangkah keluar mall untuk kembali ke rumah mas Adi sementara waktu sebelum aku memiliki tempat tinggal baru.


Sambil menunggu angkutan lewat, aku berjalan santai menyusuri jalan sambil menikmati suasana sore hari yang mulai padat arus kendaraan dan lalu lalang orang. aku berjalan perlahan melewati ruko-ruko yang berjejer di samping mall, di area sini bisa di bilang kawasan elit karena selain berdiri mall, ada juga apartemen dan Hotel serta perkantoran sehingga kawasan nya selalu ramai dan padat arus kendaraan.


Tiba-tiba aku merasa seperti sedang di awasi seseorang,lalu aku menoleh ke sekitar tapi di sana yang terlihat hanya orang yang berlalu lalang. mungkin itu hanya perasaan ku saja, pikir ku. ku langkahkan kaki kembali seraya memandangi ruko-ruko yang terlihat ramai oleh pedagang dan pembeli, aku berkhayal seperti nya jika aku memiliki usaha di kawasan sini pasti sangat menarik, selain peluang nya sangat besar untuk tempat usaha, kawasan nya pun sangat strategis.tapi harga ruko di sini pasti sangat mahal mengingat lokasi dan ini kota besar.


aku duduk terdiam di depan ruko yang sudah tutup sambil memperhatikan angkutan yang sedari tadi belum lewat di hadapan ku.


" Nona,anda sedang menunggu siapa,? terdengar suara ibu-ibu menyapa ku. seketika aku menoleh, terlihat ibu-ibu berusia sekitar 50 tahun mendekat ke arah ku.


" Sedang menunggu angkutan lewat bu, tumben dari tadi saya tunggu-tunggu tapi nggak ada yang lewat satu pun." jawab ku.


" Kalau sore hari biasa nya memang lama lewat nya, mereka suka mangkal dulu di depan sana menunggu orang-orang keluar kantor. nanti kalau sudah agak penuh baru mereka jalan." tutur nya tersenyum ramah.


" Oh pantas aja lama lewat nya." sahut ku.


" Nggak apa-apa, duduk sini aja dulu sambil tunggu lewat sekalian nemenin ibu. ibu juga lagi nunggu di jemput.memang nya nona ini dari mana,?

__ADS_1


" Tadi saya habis jalan-jalan dari mall situ bu,"


" Ibu sendiri habis dari mall itu juga,? tanya ku.


" Bukan, tadi ibu habis membersihkan ruko yang ada di belakang ibu, takut nya kalau tidak di rawat dan rajin di bersihkan nanti susah di jual nya. sudah rajin di rawat aja susah sekali jual nya, padahal ibu jual murah karena lagi butuh yang buat biaya sekolah anak ibu dan juga kebutuhan hidup sehari-hari."


" Jadi ruko yang ada di belakang kita ini, milik ibu,?


" Iya non, ruko ini peninggalan almarhum suami ibu. dulu suami ibu membeli ruko ini dan membuka usaha kuliner. tapi setelah suami ibu sakit dan meninggal, usaha nya bangkrut karena nggak ada yang mengelola. jadi dari pada ruko ini tak di gunakan, lebih baik ibu jual aja. lumayan kan uang hasil penjualan nya bisa ibu gunakan untuk biaya biaya hidup ke depan dan juga modal usaha." mendengar cerita ibu pemilik ruko membuat ku antusias.ketika aku berkhayal memiliki ruko dan usaha di kawasan ini, tiba-tiba ada orang yang mau menjual ruko nya. siapa tahu uang yang aku miliki cukup untuk membeli ruko ini.


" Memang nya ruko ini mau di jual berapa bu,?


aku terkejut mendengar harga yang di sebutkan ibu nya.


" Ibu yakin mau menjual nya dengan harga 150 juta,? apa nggak terlalu murah bu,? dan apa ibu nggak rugi,?


" Nggak apa-apa non.dari pada nggak laku-laku, lebih baik ibu jual murah aja."

__ADS_1


" Boleh saya lihat ke dalam bu,? maksudnya kebetulan saya sedang mencari ruko yang sekalian bisa untuk tempat tinggal, siapa tahu ruko ini cocok untuk saya."


" Jadi Nona sedang mencari ruko,? kebetulan sekali,tentu ruko ini bisa untuk di tinggali karena memiliki dua lantai.nona bisa menempati lantai atas untuk tempat tinggal, dan lantai bawah untuk membuka usaha. kalau begitu silahkan masuk ke dalam untuk melihat-lihat dulu.perkenal kan nama saya ibu irma," tutur nya seraya memperkenalkan diri lalu beliau merogoh tas nya untuk mengambil kunci dan segera membuka pintu ruko. tak berselang lama pintu pun terbuka dan kami segera masuk ke dalam.


Aku terkesima melihat isi dalam ruko tersebut. seperti nya bu irma benar-benar rajin membersihkan dan merawat nya sehingga ruko tersebut sangat bersih seperti baru di renovasi. lalu kami menaiki tangga untuk melihat lantai atas, aku semakin terperangah melihat ruangan lantai atas yang terlihat bak seperti hotel mewah, karena semua perlengkapan tempat tidur dan sofa dengan masih terbungkus plastik sudah tertata rapi di sana.tak luput juga barang-barang elektronik lain nya seperti TV dan juga AC sudah terpasang di ruangan ini.


" Perabotan yang ada di sini, nona pakai aja. ibu baru membeli nya beberapa bulan lalu karena tadi nya ruko ini mau ibu gunakan untuk tempat tinggal sekaligus membuka usaha. dan rumah yang ibu tinggali bersama anak-anak ibu mau di jual tapi ternyata mereka nggak mau pindah dari rumah itu, kata nya rumah itu satu-satu nya kenangan dari ayah mereka. jadi ibu mengalah mengikuti kemauan mereka yang penting mereka nyaman dan bahagia."


" Tapi kenapa perabotan yang ibu beli nggak di bawa ke rumah ibu aja,?


" Rumah ibu udah banyak perabotan, kalau ibu membawa nya ke rumah pasti rumah ibu akan semakin sempit. nggak apa-apa ibu memang menjual ruko ini sekaligus isi nya, jadi ibu nggak perlu repot-repot mengangkut barang-barang ini."


mendengar penuturan bu irma membuat ku sangat terkejut sekaligus tertarik,apalagi harga ruko ini sangat murah sekali dengan letak yang bersebelahan dengan mall dan isi nya pun sudah lengkap jadi aku tidak perlu repot-repot membeli barang-barang serta perabotan baru. tanpa berpikir panjang lagi aku langsung menyetujui untuk membeli ruko ini.


" Bu, saya sangat tertarik sekali dan merasa cocok dengan ruko ini. jadi saya akan membeli nya," ucap ku dengan sumringah.


" Jadi nona serius akan membeli ruko saya,? tanya nya setengah tak percaya.

__ADS_1


" Iya bu, saya memang sedang mencari ruko yang murah sesuai dengan isi kantong saya, dan kebetulan ruko yang ibu tawarkan cukup dengan dana yang saya punya. selain itu saya juga sangat menyukai ruko ini karena lokasi nya sangat strategis." sahut ku meyakinkan bu irma.


__ADS_2