First Wedding Trip

First Wedding Trip
Awal mulanya


__ADS_3

Cerita ini berawal dari seorang tuan muda yang bernama Sandi, tuan muda kejam berhati dingin dan sudah menggapai umur siap nikah yaitu dua puluh tujuh tahun.


Seorang pria tampan dan kaya yang sangat arogan, tanpa sepengetahuannya dia mendapati kekasihnya Milan Sania berselingkuh dengan seorang pria yang lebih muda darinya. Dia mendapatkan kekasihnya itu sedang memeluk laki laki lain di depannya, dan berciuman di depan pintu hotel. Bahkan lelaki muda itu terlihat meraba raba b***ngnya Milan dengan penuh nafsu.


Dia marah besar, bagaimana bisa ini terjadi. Hanya Satu bulan dia tidak pulang ke negara ini. kenapa pemandangan yang pertama dia lihat adalah hal yang menjijikkan ini.


Sandi tidak tahu bahwa selama ini Milan Hanya memanfaatkan uangnya saja dan bercumbu di belakangnya dengan lelaki lain. Jangan kalian fikir hanya satu bulan ini dia berperilaku seperti itu. Sudah lama dia melakukan hal senonoh ini di belakang Sandi.


Hari itu tuan muda yang sudah patah hati itu bermain main di klub malam hingga mabuk, dia marah. Dia merasa di khianati. Bukankah seharusnya jika Sandi pulang dari luar negri dia di sambut dengan hangat. Dipeluk, di cium, di sayang dan di beri kejutan agar dia lebih bahagia.


Bahkan setelah sekretarisnya mengatakan bahwa Milan sudah melakukan hal itu sejak dua tahun yang lalu, dari awal hingga akhir sudah di selidiki olehnya. Tidak hanya satu pria saja akan tetapi sudah banyak pria yang pernah bersamanya.


Amarahnya tentunya sangat besar dan meledak ledak. Dia langsung menyuruh orang orangnya untuk menghancurkan kedua orang itu, tidak hanya mereka sampai rekan bisnis orang tua mereka mendapatkan imbas kemarahan Tuan muda Sandi.


Tidak ada lagi orang yang melakukan transaksi dengan perusahaan ayah Milan hingga sekarang keluarga Milan dan pemuda itu hancur berkeping keping tak tersisa.


Benar saja kata ayahnya. Milan bukan gadis baik baik. Sudah sering ayahnya memperingati anaknya itu akan tetapi masih saja dia membangkang dan keras kepala. berkata ingin menikahi Milan, ibunya tentu saja mendukung keinginan anaknya itu, karna perusahaan ayah Milan juga termasuk perusahaan yang bergengsi di negara ini.


Akan tetapi mengapa sampai sekarang dia belum menikahi Milan, padahal mereka sudah pacaran hampir tiga tahun lamanya. Tentu saja Hanya tuan muda itu saja yang tahu.


Malam sudah larut sudah saatnya sekretaris tuan muda itu mengantar tuannyanya untuk pulang karena mabuk. Tuan muda itu sekarang sudah tidak bisa di kontrol lagi, alkohol sudah membuatnya hilang kendali. Rambutnya sudah abur adul, pakaiannya sudah berserakan di tubuhnya. Sudah tidak berada di tempat yang seharusnya.


Dia teroleng oleng karna terlalu banyak minum, dan untungnya dia dipapah oleh sekretaris nya itu. Hingga dia bertabrakan dengan seorang gadis di klub tersebut, dia jadi marah marah tidak karuan kepada gadis itu.


Wanita itu hanya mengenakan baju kaus lengan panjang oversize dan menggunakan celana jins. Rambutnya terurai kebawah dan menggunakan kacamata yang cukup mencolok. Dia terlihat sedang memopong temannya yang tengah mabuk juga malam itu.


Bruk


sepertinya wanita itu tidak sengaja menabrak Sandi.


"Berani beraninya! Siapa yang berani menabrak ku hah!"


Eh? Wanita itu terheran heran.


"Tuan muda sebaiknya kita pulang saja tuan...." Belum sempat kata kata sekretaris itu selesai, Sandi sudah mencari masalah dengan orang lain.


Plak


Sebuah tamparan melayang ke wajah gadis tidak bersalah itu.


"Kenapa kau melakukan itu hah! Kenapa kau bersikap seperti wanita baik di depan ku dan seperti pelacur di belakang ku? Hah!!" Karna pengaruh alkohol, dia menjadi tidak terkendali. Berteriak ke sembarang orang, tanpa melihat siapa yang sedang dia bentak. melihat ke arah mereka berdua.


Semua penghuni klub itu rata rata adalah orang orang besar dan ternama. Semua orang mengenal siapa Sandi.


Sekretaris Ken terkejut dengan tingkah tuan mudanya ketika melihat hal itu. Dia langsung mengamankan Sandi, tapi apalah daya tuan muda itu sudah berada di dunia lain dan hanya memberontak dan melepaskan diri dari sekretaris ken.


Wanita yang di tampar itu terkejut dan tidak sengaja melepaskan temannya yang tengah mabuk berat. Dia menatap pria itu dengan tajam, sambil meraba pipinya yang baru saja di tampar itu.


Apa apaan pria ini, apa dia sudah gila? Tiba tiba marah dan menghina ku, lalu sekarang memukulku? Sudah acuhkan sajalah. dia mungkin dia sedang mabuk


Wanita itu tidak mengubrisi perkataan Sandi. Dia hanya berjalan melewatinya tanpa menoleh sedikit pun. Dan mengangkat temannya yang sedang mabuk berat itu.


Tapi siapa bilang Sandi akan melepaskannya.


Dia langsung memegang dan menarik lengan wanita itu dan membenturkan wanita itu ke dinding. Sekarang mereka saling berhadapan satu sama lain. Akan tetapi wajah Sandi tidak begitu terlihat karna mata wanita itu yang rabun Kacamatanya langsung patah tadi saat Sandi menamparnya.

__ADS_1


Sandi dengan kasar mengangkat dagu gadis itu dan menciumnya dengan kasar. Dia ******* mulut gadis itu dengan ganas, semua sela sela mulut itu di telusuri dengan baik tanpa meninggalkan ruang sedikit pun.


Wanita itu terkejut, karna itu adalah ciuman yang diambil oleh orang lain yang tanpa seizin ya. Bahkan itu adalah ciuman pertamanya.


"Hhmm" Wanita itu langsung memberontak, dan mendorong sandi dengan kasar. Dia langsung menampar sandi dengan keras.


Plak


"Brengsek!!" Teriak wanita itu.


"Kau pikir aku ini siapa hah,"


Plak


Tamparan lagi


" kau tidak punya otak apa sampai melakukan hal menjijikan ini? Lihat baik baik, buka matamu dengan jelas siapa aku ini" wanita itu langsung dengan geram menunjuk nunjuk Sandi.


Sekretaris Ken terkejut melihat hal tersebut ini pertama kalinya dia melihat tuan mudanya di tampar oleh manusia.


Dia langsung menjauhi tuan mudanya itu dari wanita tersebut, tapi bagaimana, dia sudah di bawah pengaruh alkohol sudah tidak lagi patuh.


Sekretaris itu yang masih terkejut membuat tuannya itu terlepas dari genggaman tangannya, selama ini tidak ada orang yang berani menyentuh dirinya. Bahkan orang tua Sandi pun jarang menyentuh anaknya itu.


"Beraninya kau...!!"


Tanpa pikir panjang lagi wanita itu langsung menendang bagian kesenangan dunia Sandi. Dia menendang dengan sangat keras hingga Sandi langsung terduduk di buatnya dia memegang bagian bawahnya itu sambil merasakan kesakitan. Kesadaran nya langsung pulih.


"Kapan kapan jika kau mabuk, kau harus bawa alat sentrum untuk dirimu agar cepat sadar!"


"waawwww


"wanita itu berani yaa


dia tidak tahu siapa Sandi?


tapi itu sangat...


Bisik bisik semua orang seisi club' menjadi perbincangan orang


Semua orang kembali ke tempatnya masing masing. Mereka hanya bermain aman karna takut terjadi apa apa pada dirinya jika melawan tuan muda Sandi.


Sekretaris Ken tidak tinggal diam. Dia langsung memanggil bodygard yang untuk memasukkan tuan mudanya ke dalam mobil yang sudah di sediakan.


Sandi sudah masuk, sekarang saatnya sekretaris Ken mengendarai mobil dengan kecepatan sedang. Karna takut tuannya kenapa napa.


Sandi sekarang sudah tertidur di belakang mobil sambil memegang bagian bawahnya yang masih berdenyut. Sekretaris Ken menjadi geleng geleng kepala sendiri jadinnya.


Sedangkan di sisi lainnya wanita yang menjadi korban ciuman Sandi sedang tergopoh gopoh mengamankan temannya untuk mengantarnya pulang naik taksi. Wanita itu memberhentikan taksi di pinggir jalan dan meminta pak supir membawa temannya untuk pulang dengan selamat. Selesai sudah tugas yang besar itu menurutnya.


"Huft, letih aku, kenapa dia bisa ketempat ini sih? Dia tidak takut sendiri kalau aku tidak akan datang? Benar Baner, jika aku tidak datang, mungkin dia yang akan jadi sasaran laki laki brengsek tadi. Jika aku ingat ingat kejadian tadi ingin sekali ku silet mulut mesumnya itu"


****


Di dalam mobil.

__ADS_1


Sekretaris itu mengendarai mobil dengan kecepatan sedang. Sedangkan sang penumpang tuan muda Sandi pun sudah sadar dari mabuk kepayanya karna tendangan yang dapat mematikan.


"Ken"


"Iya tuan"


"Sudah kau urus semuanya?"


"Sudah tuan, seluruh keluarganya sudah jatuh dan tidak akan bisa bangkit lagi"


"Bagus. Beraninya dia melakukan hal yang tidak senonoh di belakang ku"


Kembali diam beberapa saat.


"Ken"


"Iya tuan"


"Bagaimana kabarnya?"


"Siapa tuan?" Bingung menanyakan siapa.


"Kanisa, bagaimana kabarnya?"


"Nona baik baik saja tuan, apa perlu saya....."


"Tidak usah, biarkan saja dia sampai dia kembali lagi"


"Baik tuan"


Sekretaris Ken sangat patuh akan tuan mudanya seakan akan dia terobsesi dengan tuan mudanya itu.


Suasana hening kembali, hanya mendengar suara klakson mobil di jalanan.


"Ken" lagi lagi


"Iya tuan"


"Kau cari tahu siapa wanita yang menendang ku tadi, kau pastikan dia dan kelurganya hancur dalam semalam!!"


"Baik tuan"


"Bagaimana keadaan si tua bangka?"


"Sepertinya keadaan tuan besar makin lama makin buruk tuan"


"Apa yang di lakukan wanita itu? Dia tidak menjaga suaminnya? Apa dia masih sibuk berfoya-foya?"


Sekretaris Ken hanya diam, dan sepertinya tuan muda itu mengerti apa maksud diamnya sekretaris itu.


"Lakukan yang terbaik untuk ayah ku! Pastikan dia baik baik saja. Kau mengerti!!"


"Ya tuan, saya Mita maaf"


Mobil kembali melaju, lama kelamaan sang tuan muda tertidur pulas di jok belakang. Dia memikirkan sosok seseorang dalam pikirannya, seorang wanita yang pernah mengisi hatinya itu.

__ADS_1


Yang membuat dia berubah menjadi seorang tuan muda yang lapar untuk menyiksa wanita, wanita yang dulu masuk ke kehidupannya yang cukup lama. Kanisa Angelina itu namanya.


__ADS_2