Gadis Pemberani

Gadis Pemberani
eps 1(awal mula)


__ADS_3

Gue Diyahayuningtyas,baru duduk dikls 1sma dijakarta.Kehidupan keluarga gue sederhana mama gue Seorang asisten dokter ternama diSana.Sedangkan papa seorang arsitek,sikap papa sangat tegas terhadap anak anak nya tapi beliau orang yang sangat penyayang,sedangkan mama orang yang lembut dan perhatian.


Gue anak terakhir dari 3 bersaudara,kakak tertua kak rayn udah menikah sama orang Banfung dan tinggal disana udah 2th lamanya.sedangkan kakak ke'2 kak devan masih nge jomblo sampe sskarang padahal umurnya udah mantep 25th dan tampangnya lumayan sedikit mirip sama lee min hoo dia cukup pinter dibidang masak ketimbang gue yang cewek.Dia perhatian banget sama gue makanya gue ngga pernah tu kesepeian karna pacar,dan setiap akhir pekan dia selalu ajak gue jalan2.


Karna disekolah gue kalangan orang kaya gue diatas rata" cuma masih suka dianggep remeh sama cewek2 alay disana, karna kemampuan gue yang ahli dibidang otomotif gue ambil jurusan itu dan disana cuma ada 3cewek dan 15 cowok.


Tapi gue ngga pernah permasalahin itu karna menurut gue cewek sama cowok itu sama.Dan ngga ada kata beda kaya atau miskin yang penting predtasinya.Dan ini kisah gue


"kring kring"suara alrm kamar gue."Diyas bangun sayank udah jam 6 tu bell udah bunyi"seru mama"iya ma,bentar lagi!!jawab ku sambil berteriak."Kriett...hayo ngga bangun buruan sekolah!"suara kak devan sambil naik keranjang dan goyang2 in badan ku.Aku langsung beranjak dari ranjangku dan berjalan menuju kamar mandi dan bersiap-siap.


Setelah siap aku langsung berjalan ke meja makan."Pagi sayankuu"sapaan papa mama dan kak dev"pagi semuanya"jawabku sambil mencium pipi papa."Kak dev hari ini ngga masuk kuliah?tanya ku sambil melahap roti berisi selai coklat kesukaan ku."masuk tapi kelasnya sore"jawab kak dev sambil mencubit pipiku"ihhhh...apaan si sakit tau"guman ku


"udahlah dev adikmu ini kan mau berangkat"seru mama sambil mengolesi selai untuk papa."Ohh..ya diyas nanti berangkat dianterin siapa"tanya mama


"ohh...itu pasti sama ferdan lah"jawab kak dev sambil meledek."Bener itu kak siapa lagi donk"ledek papa membuat pipi diyas seketika memerah"Apaan si dia tu cuma temen lagian sekalian lewat"jawab diyas sambil melahap rotinya."Tin tinnn.."suara klakson ferdan didepan rumah yang siap mengantarnya hari ini seperti biasa "Tu pacarnya udah jemput"ledek mama "cihh..kalian sama aja"jawab diyas kesal


"Ya udah sana berangkat nanti telat lohh"ucap papa yang sedari tadi duduk dikursinya.


"ya udah diyas pamit dulu ya"ucaku sambil mencium pipi mama papa dan kak dev


"assalamu'alaikum"salam dari diyas


"wa'alaikum salam hati hati ya"sahut mama


"Ehh..lo udah sarapan belom"tanya diyas ke ferdan"Udah lah,yuk berngkat"jawab ferdan sambil menyodorkan helm nya ke diyas.

__ADS_1


Seperti biasa ferdan mengantar jemput diyas saat berangkat ataupun pulang sekolah,dengan motor panglima perangnya."Dret dret"hape diyas bergetar"Iya halo ren gimana"diyas mengangkat telphone dari rendi.


"Itu digerbang belakang ada bu Ani yang mau ada in oprasi!kata rendi


"ha,sepagi gini"kata diyas heran


"kenapa yas?tanya ferdan"itu bu Ani ngadain oprasi pagi ini di gerbang belakang!penjelasan diyas yang masih tersambung dengan telphone rendi"ohh..yaudah thanks ya ren,gue matiin telphonya"kata diyas mengakhiri telphonenya


"lo ngga bawa golok kan dan"tanya diyas


"bawa lah lu inget ngga genk sekolah cahaya yang ngroyok kita kemaren dan itu pasti pagi"jawab ferdan "yaudah tinggal aja tas nya nanti istirahat gue suruh lala buat ambil tu tas lo"seru diyas.


Sebelum mereka berhenti untuk meninggalkan tas itu ternyata mereka sudah bertemu genk anak cahaya yang selalu bikin onar sama mereka


Mereka membawa anak motor sekitar 7-10 sedangkan diyas cuma berdua sama ferdan mereka juga sudah membawa alat tempurnya masing masing."ohhhh jadi lo yang namanya ferdan!!seru salah satu dari mereka


"jadi ini anak tengik yang udah bikin irvan babak belur kemaren"seru salah satu dari mereka. "Dan siapa gadis cantik ini"salah satu dari mereka melangkah memegang rambut diyas dan menggoda nya,ferdan yang melihat kelakuannya tak tinggal diam begitu saja.


brukkkk#


Hantaman ferdan ke arah orang itu seketika membuatnya jatuh tersungkur,melihat hal itu salh satu dati mereka menyerukan"seraaangg"


"Yas,lo cepet pergi dari sini biar gue yang urusin"ujar ferdan


"daasar sok jagoan lo emangnya lo bisa ngabiain mereka sendiri"ucap diyas sambil turun dari motor ferdan."Yaudah kita lawan mereka"ujar ferdan"

__ADS_1


Bbrukkk#satu demi satu dari mereka mulai berjatuhan,dan semakin keluar banyak tenaga diyas dan ferdan.Mereka berdua mulai kewalagan sedangkan masih banyak orang orang yang belum mereka kalahkan.


Brukkk#ferdan jatuh tersungkur setelah salah satu dari mereka melayangkan tendangannya ke perut ferdan."Dannnn"teriak diyas yang sedang melawan mereka seketika menghampiri ferdan yang sudah kewalahan menghadapi mereka semua.


Bruumm...suara beberapa motor yang menghampiri mereka


"pagi pagi udah pemanasan aja kalian"suara salah satu dari anak sekolah mentari yakni sekolah ferdan dan diyas.


"kalian ngga papa"tanya lala. "gue si ngga papa ni ferdan sok sokan beladiri padahal ngga sanggup ngadepin nya,dasarr!!seru diyas kesal


"ya,udah bawa ferdan pergi gihh kita hadapin mereka anak cupu"kata raya salah satu sahabat diyas. "Ooh ohh ohh cewek sma mentari jago jago juga ya udah cantik jago pula"salah satu seruan dari anak cahaya.


"Brukkkk"hantaman dari rangga yang mulai menghajar mereka semua.Mereka disana saling baku hantam satu sama lain,sampai boss dari sma cahaya jatuh tersungkur setelah berhadapan dengan diyas padahal cewek


"Jago juga lo,tunggu pembalesan kita besok,semuanya cabutt"kata farell boss dari genk cahaya"huh huh..."nafas dari mereka semua yang kewalahan setelah menghadapi mereka.


Setelah sekian lama mereka semua pun pergi ke kantin belakang dan sudah hampir jam 7 waktu masuk sekolah namun mereka masih babak belur.


"Auuu..."seru ferdan yang tengah diobati oleh diyas, luka di wajah dan di leher ferdan.


"lo cewek apa gimana ngga bisa lembut sedikit"jawab ferdan sambik meledek,semua yang ada disana tertawa terbahak bahak mendengar perkataan ferdan yang membuat wajah lulu seketika memerah


"Kalian rupanya masih disini ya anak baru lahir kemarin sudah tawuran pagi pagi"kata bu Ani


seketika yang ada disana menoleh dan terkejut

__ADS_1


"Bu aniii"seruan mereka kompak


__ADS_2