
Diyas masih saja termenung diteras rumah dan masih tersambung dengan telephone Ferdan.
"Yas,lo dimana??tanya ferdan khawatir
Diyas hanya terdiam dan terdengar suara isakan nya dari telephone.
"Gue ngga apa apa kok dan,udah dulu ya gue cuma kangen aja sama lo"sahut diyas yang langsung mematikan telephonnya.
Maafin gue dan,maff.Batin diyas sambil mengusap air matanya.
Setelah sekian menit telah berlalu, diyas kembali mengambil telephonenya dan menghubungi seseorang.
"Halo kak....??tanya diyas pada seorang seniornya
"Ohh halo yas,gimana??tanya kak Zillan yang tengah berenang dirumahnya.
"Lagi dimana kak??sibuk ngga?tanya diyas ke 2 kali nya.
"Ohh kakak lagi dirumah,kalo sibuk enggak abis berenang,emang kenapa?"tanya kak Zillan sambil mengeringkan rambutnya.
"Kak jalan jalan yukk"ajak diyas yang masih termenung diteras rumahnya.
"Ohhh oky,kamu dimana??"
"Aku dihalte kak,aku tunggu ya"ucap diyas mulai beranjak dari lantai.
__ADS_1
"Nggak mau aku samperin aja?"tawar kak Zillan
"Ohh ngga usah kak ya udah aku jalan ya"ucap diyas mengakhiri telephonenya dan pergi menuju halte buss.
****
Diyas menunggu disana kurang lebih 5 menitan,tak lama kak Zillan datang dengan motornya dan langsung memberikannya helm.
Mereka mengelilingi alun2 hingga malam,sekitar pukul 19.30 akhirnya mereka pulang.
"Kok pulangnya jam segini,abis dari mana?tanya kak rayn yang masih menggendong andi.
Diyas hanya tersenyum melepaskan sepatunya dan pergi ke kamar nya dan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang.
Kak rayn langsung menghampiri diyas yang masih memandangi langit2 kamarnya.
nasehat kak rayn yang masih berdiri dibibir pintu.
Diyas hanya menghela nafas dan tak berbicara apapun.Tiba tiba mama datang dan memberitahukan bahwa sahabat2 nya datang kerumah.
Diyas langsung beranjak dari ranjang dan menuruni tangga dan dilihatnya sahabat sahabat nya sudah datang ke sini dan duduk di teras rumah.
"Kalian kok repot2 ke sini ada apa"ucap diyas yang mencoba duduk di lantai menjauh dari mereka.
Mereka hanya saling tatap satu sama lain dan tak berbicara dalam keheningan itu.
"Ke pantai yukkk"ajak rangga dan langsung diangguki mereka semua.
Tak lama mereka sudah tiba dipantai yang mereka tuju dan duduk di pinggiran villa milik keluarga rangga.
__ADS_1
Mereka betmain bolling berenang main catur dan berbincang bincang satu sama lain.
Namun diyas hanya terdiam dari tadi dan hampir tak mengatakan sepatah katapun pada mereka yang sedang asik bermain dengan yang lainnya.
"Yas lo kenapa?tanya ali pada diyas yang sedari tadi duduk termenung di depan jendela villa yang menghadap langsung ke pantai sendirian.
"Gue ngga apa apa kok,enggak apa apa"sahut diyas agak grogi yang terkejut melihat ali yang sudah duduk disampingnya.
"Gue udah kenal lo yas,ngga apa apa kok kalo lo ada masalah,semua orang juga punya masalah"sahut ali yang hanya diangguki oleh diyas yang masih fokus pandangannya ke depan dan tak menoleh ke arah alu sedikitpun.
Tiba yiba diyas meneteskan air matanya ke pipi nya dan mulai terisak kecil.
Ali langsung mengelus elus pundak diyas dan langsung menarik kepala diyas ke bahu nya untuk bersandar.
"Gue tau apa yang lagi lo rasain sekarang"ucap sean yang sudah berdiri didepan pinyu dan menatap mereka berdua.
Namun diyas tak menghiraukannya,dan masih tertuju pada pandangannya ke depan.
Diyas tak sadar bahwa sahabat2 nya sudah berkumpul di bibir pintu memandangi diyas yang sudah menangis di bahu ali.
"Kita tau kok lo lagi punya masalah"sahut mereka bersamaan.
Diyas tak kuasa menahan tangisnya dan menangis sekencang kencang nya.Mereka langsung memeluk diyas dengan erat dan tak melepaskannya.
"Gue takut kelilangan kalian,gue ngga mau pisah sama kalian"batin diyas yang menangis dipelukan sahabat sahabatnya itu.
..........
Maaf ya ngga bisa up beberapa hari makasih buat yang udah like aku mohon like nya ya hepy reading😔😔
__ADS_1