Gadis Pemberani

Gadis Pemberani
eps 21(Tertawa)


__ADS_3

 


Sean akhirnya mengiyakan kemauan diyas,namun mendengar sean menyetujui petmintaannya diyas malah makin kesal dibuatnya.


 


....sean akhirnya pergi untuk membeli makan malam mereka,dan yang tinggal hanya ferdan.


"Ehh lala gimana??tanya diyas sambil membalikan wajahnya ke arah ferdan.


"Ouu...kata rangga lala marah dan nangis entah kenapa ngga mau liat atau nengok ke arah yang lain selain raya"ujar ferdan yang masih memegangi cemilan ditangannya.


Di jalan#


Lala yang mulai lelah karna sudah 1jam perjalanan mereka akhirnya tertidur.Karna hari sudah gelap mereka melajukan kendaraan mereka secepat mungkin.


"kriett..."membuka pintu dan masuk membawa banyak yougert yang dipesan oleh diyas.


"Wahh parah lo,tu semua buat diyas??tanya ferdan heran dan membuka mulutnya lebar2.


"Iya lah buat siapa lagi"sahut sean sambil menyodorkan semua yougert nya ke arah diyas yang masih duduk dan memegang remot tv.


Mereka duduk dibawah sambil membuka semua yang dibeli sean dari tadi.


"Wahh rendang"ucap diyas sambil melongo dan membuka rendang yang masih tertutupi oleh plastik,namun sean langsung menangkis tangan diyas dan menarik rendang tersebut.


Ferdan melihat tingkah mereka terkekeh sambil menelan gorengan dimulutnya."Kamu cuma boleh makan roti sama yougert aja"sahut sean yang membuat diyas semakin kesal dibuatnya.


 


Padahal banyak sekali makanan yang dibawa oleh sean.Ada rendang,es buah,2 paket ayam bakar,milk shake,roti dan cemilan yang amat banyak nya.Diyas kesal kerna sean tidak memperbolehkannya makan makanan selain roti dan yougert padahal masih banyak makanan yang ia beli.


 


"tu"ucap ferdan yang menyenggol perut sean yang mengarah ke diyas yang tengah merajuk dan memasukan 1 roti besar dan menelannya langsung ke mulutnya."uhul uhuk!!secepat kilas setelah sean dan ferdan menatap diyas,diyas pun tersedak dan menepuk dadanya beberapa kali.


 

__ADS_1


Sean dan ferdan pun bergegas mengambil yougert dan menepuk pundak diyas."Tu kan apa aku bilang,jangan makan cepet2 gitu"ucap sean sambil menatap diyas yang masih menenggak yougert kemasan kotak rasa coklat itu.


 


Mereka hanya tertawa melihat tingkah diyas yang amat sangat menggemaskan,mereka menghabiskan waktunya dengan bermain game truth or dear sampai menunjukan pukul 9 malam,mereka pun tertidur lelap dengan tv yang masih menyala.Sedangkan lala kembali ke apartemen dan tidur bersama raya.


 


Besoknya\#


 


Sean dan ferdan berangkat sekolah seperti biasa,begitu pula yang lainya sedangkan lala dan diyas di rumah sakit.


"tringgg"bell sekolah berbunyi,semua siswa siawi masuk ke kelas masing masing.


"Gimana keadaan lala??tanya ferdan pada ali,ali hanya mengangkat ke dua bahunya dan menghela nafas.


Hari ini adalah pelajaran pak Susi,mereka semua membenci guru bahasa itu.Saat jam istirahat mereka mengatur rencana supaya pak susi tidak jadi mengajar mereka.Mereka berkumpul dikelas sebelum bel masuk berbunyi untuk merancang rencana mereka yang usil itu.


 


 


"Ada yang tawuran pak di jalan melati!!ucap ali yang mengerjai pak susi.Pak susi paling membenci tawuran akhirnya ia melangkahkan kaki nya menuju kelas 10 f otomotif secepat kilat."Begini anak anak ada yang tawuran lagi di gang melati saya kasih tugas saja buka halaman 235 dirangkum,itu saja ada yang ditanyakan?


"Siapa yang tawuran pak??tanya ali basa basi


"Nggak tau semoga ngga terjadi apa apa,saya permisi dulu"


"Iya pak hati2"ucap rangga sambil berteriak


"yesss"sorak kegembiraan di kelas mereka.


Di rumah sakit#


Lala dan diyas saling curhat satu sama lain,dan bermain truth or dear juga memainkan kartu.

__ADS_1


"yas,aku boleh nanya nggak"tanya lala sambil menurunkan kartu ditangannya.Diyas yang asik melihat kartu miliknya langsung menatap lala yang menundukan kepalanya.


"Ishh kaya sama siapa aja,tanya aja ngga papa kok"ucap diyas sambil menarik dagu lala.Lala yang sudah menatap diyas langsung menggigit bibir bawahnya dan mulai mengucapkan kata2.


"Tapi kamu jangan bilang siapa siapa ya"diyas hanya tersenyum tipis mendengar perkataan sahabatnya itu."Enggak kok tanya aja"sahut diyas cepat."Jadii emm Ali suka sama kamu ya??pertanyaan yang lala ucapkan membuat diyas kaget dan tertawa terbahak bahak.


"Ishh jangan gitu donk aku kan cuma nanya"ucapan lala tak dihiraukan diyas yang masih tertawa."Aduhh lala,kamu lucu banget si ali ngga mungkin suka sama gue,lagian menurut mereka gue itu bukan cewek aneh aneh aja dehh lo"ujar diyas sambil mengusap air mata yang keluar karna tertawa berlebihan."ouu...gitu ya"sahut lala sambil tersenyum tipis dan menggigit bibirnya lagi.Diyas yang melihat tingkah lala terheran heran,


"la,lo kenapa??suak sama ali ya?cieeee"ledek diyas,yang membuat pipi lala memerah seketika."Aku juga ngga tau yas,cuma kalo liat ali sama cewek lain termasuk kamu dan raya aku jadi kesel aja,dann..."ucapan lala terhenti dan lala menundukan kepalanya."Dan kenapa??tanya diyas sambil memiringkan kepala dan menatap lala."Ali kayaknya suka kamu,waktu kamu pingsan dia langsung dateng dan ninggalin aku,padahal aku mau ngungkapin perasaan ku"ucap lala dengan nada rendah.


 


Melihat sahabatnya yang mulai galau lagi ia diyas bingung harus gimana,karna diyas ngga pernah pacaran sebelumnya."Gini la,masalah suka atau enggak gue ngga tau,yang pasti kalo lo suka kejar la jangan biarin dia direbut sama orang lain dan gue sama raya ngga mungkin nikung sahabat sendiri"ucapan diyas membuat lala tersenyum kembali.


 


"Tringgg"ponsel diyas berbunyi,ia langsung mengangkatnya,dan nama yang tertera adalah ferdan "Iya dan gimana?


"gue udah mau balik,terus kesaana lo mau gue bawain apaan??perkataan ferdan membuat lala bahagia karna ferdan akan datang kesini.


"Boleh??aku mau soto"ucap diyas yang amat bahagia karna kalo sama sean ngga bakalan boleh pastinya."Ya udah gue bawain"


"La lo mau apa??ferdan mau kesini??


"emm aku mau bakso aja dehh"sahut lala


"dan lala mau bakso katanya"sambung diyas


"okyyy,segera boss"ucapan ferdan sambil menutup telphonenya.


 


"Enak ya yas,jadi kamu diperhatiin semua orang hehe"ucap lala sambil tersenyum tipis.Diyas yang mendengar perkataan lala langsung mengusap rambut lala,"apaan si mereka tu perhatian karna gue lagi sakit,dan mereka bakalan abis sama kak dev kalo ngga ngrawat gue"ucap diyas sambil tertawa.Mendengar diyas mengatakan hal itu lala langsung tertawa lagi.


 


"lo lebih beruntung dari gue la,lo punya segalanya lo sehat dan banyak orang yang sayang sama lo,sedangkan gue masih harus berjuang demi penyakit gue la"batin diyas.

__ADS_1


Makasih udah ikutin kisah diyas,up lagi besok ya ditunggu heppy reading🤗🤗jangan lupa like dan comen ya


__ADS_2