
Setelah menghabiskan makan malam dan berbagi cerita mereka berangkat menuju bandara untuk mengantar sang papa pergi ke luar kota.Mereka berangkat menaiki mobil kesayangan mereka."Dek cepetan papa udah ditungguin klaein dibandara kasian kalo kelamaan"kata kak dev yang duduk didepan menyetir sedangkan mama dan papa dibelakang diyas dan kak dev didepan.
"Tringgg"hendhphone diyas bergetar,"Iya ya ada apa kok malem2 telphone??tanya diyas kpd raya yang menelphone kala itu.
"Lala yas lalaa!!"ucap raya sambil terisak isak.Diyas yang mendengar kabar itu terkejut dan heran pikiranya sudah kemana mana,padahal hari ini diyas akan mengantar sang papa ke bandara.
"Kenapa yas,ada apa sama lala"tanya mama sambil memegang pundang ku dati belakang.Diyas hanya menggeleng kebingungan karna Raya tak kunjung menjawab pertanyaannya."Ya lo dimana sekarang?"tanya diyas sambil melepas sabuk pengamannya.
"Tapi lo kan mau nganterin papa lo ke Bandara yas,ngga usah lah besok aja"kata raya sambil menangia tersedu sedu.
"Ngga papa lo dimana gue jemput sekrang"ucap diyas sambil menatap ke arah sang kakak.
"Gue di rumah lala sekarang dan masihh ada hhaaa...."suara tangisan raya membuat diyas semakin panik apalagi. "hemmm lala bangun la gue mohon jangan tinggalin gue"kata yang terucap raya melepaskan ponselnya dan menghampiri lala dari jauh sambil berteriak membuat jantung diyas hampir copot.
"Ka,ma,pa aku ngga bisa anterin papa maaf pa lain kali ,diyas pergi dulu ada urusan penting"ucap diyas kpd keluarganya itu dan mulai panik."Ada apa??kok sampai kamu panik kaya ada hantu aja"ucap mama sambil memeluknya.
"Nanti diyas jelasin diyas pergi dulu,kak stop di haltea nanti aku naik taksi aja"ucap diyas setelah keluar dari mobil dan naik ke taksi.
Di rumah lala#
"Tringgg"ponsel ferdan berbunyi
__ADS_1
"ya ma gimana?berhasilka?tanya ferdan kepada mama Diyas."Berhadil donk jaga diyas baik baik ya,setelah ini mama serahkan ke kalian oky,?kata mama diyas samb menutup telphonya.
"Okyy berhasil semuanya tunggu posisi yang aps ya diyas meluncur ke sini.
Dijalan Tempat Diyas berada#
"pak bisa cepat sedikit ngga saya ada jeperluan mendesak banget pa saya mohon"ucap diyas memohon.
"Aduhh ya udah ni ongkosbya ya pak saya cari taksi lain aja"kat diyas keluar dari mobil taksi
"Ngga da taksi lagi neng semuanya lagi cuti hari ini saya taksi terakhir,maaf neng"kata sang supir yang masih mengutak atik mesinya itu.
"Aduhh ya udah saya jalan kaki aja bapak ati2 ya pak rawan begal"ucap diyas sambil berlari sekencang mungkin meninggalkan Supir taksi itu dan pergi menuju rumah Lala.
diperjalanan ada anak genk di salah satu sma langit tak jauh dari rumah lala itu.Sekitar 10 anak yang ada disana sedang nongkrong Diyas tak memperdulikan mereka dan lari sekencang mungkin dengan celana pendek diatas lutut baju distro panjang hitam dan topi abu2 serta sepatu sneakers coklat hitam.
Mereka yang menyadari hal itu langsung mencegat Diyas menggunakan motor mereka.
__ADS_1
"heiii cewek kok sendirian di sini mau kemana,yukk bang halim antar"kata cowok itu sambil turun dari motor dan mendekati Diyas.
"Gue ngga ada urusan sama kalian dasar orang orang brengsek"ucap diyas sambil maju melangkahi cowok itu."Heiiii aku kenal kamu dehh lim dia itu cewek super berandal dari sekolah mentari yang ngabisin anak sma cahaya kemaren"ucap salah satu dari mereka.
"owhh ini dia,tapi dia lumayan kacep bro sexy lagi dan imut gitu sayanknya dia terlalu pendek buat jadi cewek gue"kata lelaki yang menghadangbya tadi dan membalikan badannya menghadap diyas yang masih berdiri diam disana.
"Plakkkk"tamparan dari diyas yang ia layangkan ke cowok itu.
"itu belum cukup buat hinaan lo ke gue,karna gue ngga ada waktu buat ngladenin kalian orang orang pengecut"kata diyas meninggalkan mereka dan berlari sekencang mungkin.
Namun usaha diyas pasti sia sia belum jauh ia berlari mereka sudah mengejarnya menggunakan motor yang mereka pakai.
"*Duakkk*"
Dirumah lala#
Mereka yang tengah bersiap siap menunggu kedatangan Diyas sekitar 30 menit tak kunjung melihat batang hidung gadis cantik ini.
Mereka pikir karna macet jadi mereka tetap menunggu Diyas datang dan memberikan sesuatu padanya.
__ADS_1