
Diyas berjalan menuju masing masing kelas,ia mulai dari kelas 10.Ia masuk kekelas yang tengah kmb mapel ips.
"Tok tok tok"diyas mengetuk pintu dan langsung dipersilahkan masuk oleh guru yang sedang mengajar.Diyas langaung meninta tanda tangan semua mirid disana tak terkecuali anak laki laki."Minta tanda tangannya ya,makasih"ucapan diyas kepada salah satu siswa terpandai dikelas itu.
Saat diyas audah pergi melewatinya banyak sekali yang terkagum dengan kecantikan diyas jika dilihat dari dekat.Dan tak sedikit pula yang meminta nomer hendphone nya.Setelah selesai dikelas itu diyad pun pamit dan menelusuri seisi kelas untuk meminta tanda tanganya.
Setelah satu jam ia sudah mendapat tanda tangan semua kelas 10 alias seangkatan dengannya dan ia pun masuk ke kelas nya sendiri dengan ijin ke guru kelas yakni bu Rara yang sedang mengajar mapel Ipa.
Diyas langsung masuk dan meninta tanda tangan teman sekelasnya itu tak terkecuali Ferdan,ia memnitanya sama seperti yang lain dan pergi tanpa betbicara apapun selain itu.
Diyas pun keluar dan masuk ke kelas 12 mulai dari pojok selatan.Ia masuk ke kelas Sandi yang tak lain adalah musuhnya saat di koprasi.Lihat episode sebelumnya!!
"Permisi bu saya mau minta izin untuk meminta tanda tangan kelas ini"ucap diyas lembut
__ADS_1
Guru yang sedang mengajar langaung mempersilahkan diyas untuk memintanya satu persatu,dan pelajaran tetap berlangsung meski ada diyas yang sibuk dengan tugasnya.Akhirnya barisan paling pojok ada gerombolan teman teman sandi mereka sesekali meminta nimer handphone nya dan membuatnya menunggu untuk tanda tangannya.
"Aku tunggu kamu ya,nanti kalo kamu udah kelas 12 kita bisa satu angkatan dan sekolah bareng "ucapan sandi hanya dibalas diyas dengan senyuman.Membuat semua teman Sandi klepek klepek.
Jam sudah menunjukan pukul 9 dan hanya ada satu kelas yang belun ia minta yakni kelas 12 £
Yakni kelas paling faforit di sekolah isinya senior senior unggulan disana.Diyas masuk dengan senyuman di wajahnya,namun senyuman itu tak dibalas siapapun padahal kelas itu khusus anak laki laki yang lasti akan membalas senyumannya namun tidak kali ini karna mereka fokus pada mapel yang sedang di ajar oleh bu Lulu,yakni bahasa arab.
"Gue bakalan buat kalian suka sama gue,dan buat kalian nyesel udah cuekin gue"batin diyas
Tak lama bell istirahat berbunyi namun karna jumlah mereka hampir 50 anak jadi agak sedikit lama untuk menyelesaikan tugasnya kali ini.
Bu lulu pun pergi meninggalkan kelas,seketika semua anak yang ada dikelas langsung mendekat ke arah diyas dan membuatnya bingung."Anak sini kenapa ya??keliatan pinter saat pelajaran dan ada dikelas unggulan tapi kok jadi berubah agak eror gini ya"batin diyas dengan tersenyum menatap mereka yang sudah berkumpul di satu meja itu.
"ngga apa kok kami mau bantu kamu nyelesein tugasnya"ucap salah satu cowok keren dikelas itu.
Diyas hanya tersenyum mendengar ucapan dari cowok yang memakai kacamata ini
Dia cukup populer dikalangan anak perempuan namanya Zillan dia kelas 12 £.Kelas unggulan yang ahli dalam bidang apapun.Zillan anak yang aktif cerdas pandai bergaul ramah,perhatain dan sopan santun.
__ADS_1
Tak terasa ternyata tinggal tanda tangan zillan yang belum."*Kak boleh minta tanda tangannya ngga*"ucap diyas lembut.Tinggal mereka berdua dikelas itu Zillan dengan senang hati memberikannya.
Diyas pun beranjak keluar dari kelas itu,setelah mendapat tanda tangannya.
"Grebbb..."tangan diyas diraihnya oleh Zillan.
"emmm maaf"ucap zillan gugup sambil melepas tangan nya.Diyas hanya tersenyum menatap Zillan."Ennggak apa apa kok kak"ucap diyas dan berbalik badan menatap Zillan.
Jantung Zillan berdegup kencang menatap diyas yang begitu imutt dengan rambut yang diikatnya seperi ekor kuda."Eemm boleh kekantin bareng ngga??tanya zillan sambil meletakkan tanganya ke belakang lehernya.
Diyas hanya tersenyum melihat zillan yang bertingkah manis."Grebbb..."diyas menarik tangan zillan dan membawanya lati keluar dan pergi ke kantin bersama.Mereka menjadi topik hari ini dan tak sedikit siswi yang mengatakan bahwa mereka berdua sangat cocok.
Mereka makan dikantin bersama hingga bell masuk kelas berbunyi,Zillan mengantar diyas menuju ruang bp dan menunggunya hingga keluar,dan kemudian mengantar nya sampai ke kelas.Diyas masuk ke kelas dan ditatap oleh semua teman yang ada di dalam kelas.
"cieeeee..."semua teman diyas bersorak kompak menatap ke arah nya.
"Do'ain aja"bisik diyas didepan papan tulis sambil berjalan ke kursinya.Dan melanjutkan kbm seperti biasa.
__ADS_1
Ahhg jadi pengen kaya diyas dehh😍😍kapan ya semoga sma ku nanti bisa jadi akya diyas aminnn🤗🤗
......yang pengen jadi diyas comen ya dan kasih alesannya atau sebaliknya☺hepy reading my novel toon🙃🙃