
Ali hanya terdiam dengan apa yang lala ucapkan."Lo tu kenpaa la??tanya ali sambil menatap wajah lala yang masih menatapnya kesal."Seharusnya aku yang tanya!! Lala langsung pergi setelah mengatakan ucapan itu.
"Siall!gertak ali yang masih terpaku di depan pintu.Mereka yang ada di ruangan langsung keluar setelah lala pergi meninggalkan ali.
"Maaf ini semua salah saya,saya nggak akan dateng kesini lagi kok"ucap reza sambil menatap mereka yang ada diruangan itu."enggak kok za,justru lo yang buat lala jadi seneng gara2 lo"ucap raya dengan lembut."Enggak kok saya permisi"ucapan itu membuat reza melangkahkan kaki nya keluar pintu,dan bertemu ali yang duduk dikursi."Maaf ini semua salah saya,saya permisi"sejenak reza melangkahkan kakinya,
....stop,gue minta tolong sama lo,tolong buat lala seneng"ucap ali sambil mendekati reza.
"Maaf tapi orang yang di sukai lala bukan saya,tapi kamu"ucapan itu membuat hati ali berdegup kencang."Setiap kali lala ucapin nama kamu,didalam hati ada rasa pedih yang mendalam,tapi lala ngga bisa boong tentang perasaan nya ke kamu,kejar li aku permisi"lagi lagi ali bingung harus gimana dia tak tau kalau lala memendam rasa padanya.Tapi yang dia suka adalah ~raya~.
.....ali masuk ke ruangan diyas dan langsung duduk di sofa sambil memgangi kepalanya.
"Kalian tau kalo lala suka sama gue??tanya ali kencang,mereka hanya menggangguk dan terdiam."Lo mestinya tau tentang ini,lo inget apa yang mau lala bilang waktu li pergi ninggalin dia gitu aja"sahut sean cepat.
Mereka hanya bingung harus gimana,tak lama dokter tiba tiba muncul dari balik pintu.Ferdan bangkit dari ranjangnya,begitu pula dengan yang lain berdiri di tepi sofa."Keadaan nya sudah membaik,apalagi karna banyak minum yougert dan istirahat yang cukup,nanti sore juga bisa pulang"ucap dokter sambil melepas infus di tangan diyas.Berita itu sontak membuat diyas gembira,ia langsung menatap sean segera.
"Gimana sean boleh pulang kan??ucap diyas senang yang memegang tangan sean."Aku telphone kak dev dulu"sahut sean.Sean langsung mengambil ponselnya di meja dan menelphone kak dev segera.
__ADS_1
"tringgg"ponsel kak dev berbunyi,kak dev langsung mengangkatnya dan duduk di meja.
"gimana sean??
"kata dokter diyas udah boleh pulang kak,gimana mau pulang nanti sore atau besok??
"itu terserah diyas aja,ya sudah kak dev mau ada meeting sudah dulu ya"ucapan kak dev sambil mengakhiri telphone.
"gimana?tanya Ferdan,namun sean hanya mengedikan bahunya."Terserah diyas katanya"ucapan itu membuat diyas bahagia.
Sore hari#
"Mama papa??kok bisa pulang?padahal kan pulangnya nanti"ucap diyas kaget dan memeluk sang papa mencium pipi mamanya.Diyas memang nakal dan agak tomboy tapi dia cukup manja juga disayang sama mama papanya.
"Iya tau kamu mau pulang jadi kami pulang aja disana si sebenarnya tinggal liburan aja tapi mama udah khawatir sama kamu"ujar mama.
"Ohhh ya ini ada banyak makanan,kita makan malam dulu yukk"ajak papa.Mereka pun menghabiskan wakyu sore menjelang magrib untuk makan dan mengobrol bersama.Selepas magrib mereka pulang ke rumah nya masing masing,tanpa sepengetahuan diyas,karna diyas sudah tertidur lelap saat selesai makan dan yak sempat ikut mengobrol.
Mama dan papa mengantar mereka di depan pintu rumah,kemuadian masuk melihat diyas yang sudah tertidur pulas."Besok mau berangkat nggak?tanya mama sambil menatap diyas dari pintu kejauhan."Berangkat aja ngga papa kan udah baik,kata papa nya sean yang penting minum yougert nya ngga kelewat"
"ya sudah kita keluar aja pa,nanti bangunin diyas lagi"ucap mama sambil menggndeng suaminya itu pergi dari kamar diyas.
__ADS_1
Sebulan kemudian#
Hendphone diyas berbunyi"tringgg"nama yang ada yaitu ferdan."iya gimana dan,sorry ya gue ngga bisa anter lo pulang"ucap diyas yang masih berbaring di ranjang."Iya ngga papa lah,gimana keadaan lo?besok berangkat ngga??tanya ferdan panjang lebar.
"Emm berangkat,seloww kali tenang aja"sahut diyas sambil meminum setengguk air putih.
"ya udah lo istirahat aja"ujar ferdan
"ya udah gue istirahat dulu ya bye"ucapan diyas mengakhiri telphone mereka.Diyas pun melamjutkan kembali tidur pulasnya ini.
Di rumah Reza#
....Kak rena belum pulang sedangkan reza dirumah sendirian.Ia memikirkan wajah manis diyas sore tadi.Benar kata lala dia memang gadis cantik yang murah senyum dan mudah sekali berbaur dengannya.
"Andai aku sekolah dikota,pasti ketemu diyas terus dan bisa liat senyumnya"batin reza.
Dari kejauhan kak rena melihay reza masih melamun di depan hendphonenya,ia mengejutkan adiknya itu dengan mengambil ponsel milik reza."Kak balikin!!
Kak Rena melihat perempuan cantik itu sangat mirip demgan laki laki yang dicintainya dulu.
"Ini foto siapa??tanya kak rena sambil menunjukan foto diyas."Itu foto....."belum selesai menjawab "iya halo gimana za??suara diyas terdengar di telphpne.Ternyata kak rena tak sengaja menekan tombol panggilan.
Belum sempat menjawab henphone diyas mati total karna tK ada baterai.Karna hendpbonnee nya mati tiba2 membuat reza panik dan menelphone ferdan.Ferdan langsung bergegas ke rumahnya diyas dan mencoba menelphone nya tapi nomernya tak aktif.
Apa yang akan mereka lakukan tunggu nanti ya aku ngantuk banget guys👀😪😪
__ADS_1