
"Rangga sean ferdan??"tanya diyas bingung
"kalian itu emang beraninya sama cewek dasar baj*ingan"kata sean sambil memukul salah satu dari mereka yang mendekati diyas.
"wehh berani juga kalian ya"kata sandi yang sudah berdiri dan mengangkat kerah baju sean.
Melihat sean diperlakukan seperti itu diyas tak tinggal diam
bukkkk#
Diyas menendang tepat diwajah sandi seketika ruangan koprasi menjadi ring tinju mereka yang saling baku hantam menghajar mereka satu sama lain tanpa memperdulikan tenpat yang mereka jadikan tempat tawuran itu.
"Dukkkk#saat sandi mulai kewalahan menghadapi diyas sedangkan rangga sean dan ferdan menghabisi yang lainya ternyata ada Tsania yang datang dari dalam ruang koprasi tsb dia adalah mantan sahabatnya diyas lala raya yang menghianati mereka dengan menculik dan meyiksanya.
"Ternyata lo sa,udah lama ngga ketemu ternyata lo senior gue ya,"diyas tersenyum sambik memiringkan senyumannya itu.
"Heh dasar cewek gatel!!!bukkk"kata tsania sambil mendaratkan pukulanya ke arah diyas namun diyas berhasil menempis dan balik memukulnya.
Tsania langsung jatuh tersungkur,diyas menyodorkan tangan ke arah tsania"dasar bocah tengik udah mukul sok berlagak baika hati"kata tsania sambil mengusap pipinya yang berlumur darah."Gue mau tarung secara resmi sama lo karna apa yang udah lo lakuin itu bener kejam sekejam kejamnya"kata diyas sambil tersenyum licik.Tsania langsung meraih tangan yang diyas sodorkan sedari tadi.
"okyyy"kata tsania sambil menarik kerah diyas
"plakk"tsania menampar diyas sekencang mungkin,melihat diyas ditampar ferdan sean dan rangga tak bisa tinggal diam mereka mendekati tsania dan menamparnya namun hal itu ditangkis oleh diyas.
__ADS_1
"Jangan tampar dia,dia milik gue hari ini"kata diyas sambil menangkis sean yang hampir mengenai pipi tsania."Heh jangaan suruh gye narik kata kata lo karna lo bakalan mati hari ini"kata tsania lagi "Ohh..yah bukkk"kata diyas sambil melayangkan tinjuanya ke perut tsania.
Tsania tak tinggal diam,dia memegang kerah diyas dan menariknya hingga keluar koprasi dan mereka berdiri tepat ditengah lapangan.
"Diyas lo ngapain ke situ"kata rangga sambik berteriak
"ngga usah khawatir ngga mendingan lo suruh docter UKS cepet cepet dateng dan kasih nama tsania okyy"kata diyas yang kerahnya masih ditarik oleh tsania."Suekk lo anj*ing"kata tsania sambil melayangkan pukulanya ke arah diyas yang. akhirnya jatuh tersungkur.
Diyas mengulap darah yang ada disekitar bibir mungilnya dan bangkit segera menghantam tsania sampai jatuh.
Semua murid disana segera keluar kelas untuk melihat apa yang sedang terjadi"ehh..itu diyas dari kls otomotif gnk panglima tempur kan?kata salah satu murid disana"iya,dan itu senior stania katanya mereka satu smp dan mereka bersahabat"jawab teman disampingnya.
"wihhh ada tontonan gratis nihh"kata mereka
"Tsania!!raya dan lala terkejut melihat mereka adu hantaman dilapangan dan disaksikan ratusan siswa disana.
"dihhh..lo bener diyas kls 10 f otomotif emang ngeri nya minta ampun bro"kata salah satu siswa laki2 di gedung ke 2.
Lagi lagi diyas menyodorkan tangannya untuk membantu tsania bangkit,dan tsania membalas tangan yang disodorkan oleh diyas.
namun setelah tsania bangkit
bukkk#lagi lagi diyas melayangkan tendangannya ke arah kaki tsania yang membuatnya jatuh berlutut didepannya.
__ADS_1
"Udah puas lo ngancurib gue udah puas lo!!teriak tsania geram,siswa siswi yang melihatnya tercengang dan bersorak bersama sama"lepasin tsania diyas lepasin lepasin lepasin"mereka bersorak untuk tsania sedangkan mereka ngga tau apa yang tsania lakukan dulu padanya.
"Lo denger mereka nyorakin gue dan bersorak buat lo"kata diyas mulaai melepaskan kerah baju tsania yang ia tarik saat tsania jatuh dan menatapnya."Lo bilang udah puas sa lo bilang udah puas!!!kata diyas menggretak
PLAKKK!!suara tamparan yang didapatkan diyas oleh teman satu kelas tsania.
"Ohhh...ini gerombolan gerombolan cewek tengik di kelas lo kak"kata diyas sambil memegangi pipinya yang mulai memerah.
"Eehh..lo dasar cewek gatel bilang aja lo masuk ke jurusan otomotif tu biar cowok2 disana suka kan sama lo dan lo berantem ditengah lapangan buat jadi pethatian kan ngga usah semena mena dehh lo dan lo inget lo itu ya cuma orang miskin dan lo sekolah disini karna biar keliatan kaya orang kaya kan"seru perempuan yang telah menmparnya dan memakinya itu.
"Dan mungkin dengan wajah cantik lo,lo ngejilat dan ngelakuin apapun ke kepala sekolah kan kita ngga tau"makinya berlipat lagi
Mendengar perkataan itu diyas ngga tinggal diam dia bangkit dari hadapan tsania dan berdiri menghadap perempuan yang telah memakinya.Diyas menarik kerah perempuan itu dan "bukk bukk pakk"diyas mepayangkan 2 kali pukulan ke wajah perempuan itu dan menendang perutnya hingga jatuh tersungkur dengan wajah babak belur.Diyas mendatangi perempuan itu dan menarik kerahnya "gue bilang ya sama lo gue emang anak orang miskin gue ngga ahli dibidang apappun itu gue emang cantik dan asal lo tau gue masuk otomotif karna gue pingin banget betulin mobil papa gue yang rusak dan ngga mau siapapun yang ngebetulin itu selain keluarga gue,lo belain senior bengis kek tsania hah lo cuma kena tipu wajahnya dan asal lo tau gue benci sama orang yang bisanya cuma ngomong dasar an*ing"kata diyas sambil melayangkan tendangannya lagi ke wajah seniornya itu.
Perempuan itu pun jatuh pingsan dengan darah yang keluar dari hidung dan mulutnya.Diyas langsung menuju ke arah tsania yang masih terpatung sedari tadi"Dan lo tsania lo udah ngehianatin kita!!lo nyakitin sahabat gue raya masuk rumah sakit koma 2 minggu lala dia hampir ngga bernyawa dan gue lo patahin semua nggota badan gue sampe ngga bisa apa apa lo ngeludahin gue sampe gue ngga bisa ulpain tu najiss"sahut diyas sambil menangis dan melepaskan tangan yang ia letakkan di kerah tsania,tsania hanya manangis lirih mendengar ucapan diyas.
Seketika semua siswa dan siswi disana mulai menjatuhkan air mata nya,dan untung saat itu para guru sedang ada rapat besar besaran.
Sementara rangga sean dan ferfan hanya melongo melihat diyas begitu berani menindas ke dua seniornya.
"tsania adi nata kls 11 A jurusan akutansi udah ngga bisa berkata kata manis,karna sifat bajinganya keluar dari tubuh dewinya,kalo lo mau ngaduin ini ke kepala sekolah sambil ngejilat mereka supaya ngeluarin gue,silahkan dan jangan lupain apa yang lo lakin 3 tahun lalu masih berlaku cuhhh"kata diyas sambil meludahi tsania yang hanya terdiam dan menangis.
"heh.."senyum kebahagiaan terpancar dimulut diyas sambil pergi meninggalkan mereka dan kembali ke kelas.
__ADS_1
"Diyas diyas diyas "seketika mereka bersorak dengan nama diyas yang mereka ucapkan.