Gadis Pemberani

Gadis Pemberani
eps 14(lala)


__ADS_3

"Burruan sean panggilin dokter"ucap ali


"hahhahaha kena tipu,hahha"tawa dari diyas membuat semuanya geram dan sean yang tengah menghubungi dokter langsung mematikanya.


 


Sean Ferdan dan Ali saling tatap menatap,dan kemudian menatap diyas dengan bersungguh sungguh yang membuat diyas terdiam dari tawanya.


"Hwaaaaa"seketika mereka menggelitiki diyas sepuas mungkin,mereka yang melihat diyas yang amat sangat teraiksa dengan gelitikannya itu menambah kecepatan menggelitiki dan tak mau berhenti.


 


"Ampun ampun beneran ampun udah cukup ahhahaa"rengekan diyas yang masih saja tertawa.


Mereka pun menghentikan aksinya,tapi malahan tertaa terbahak bahak melihat pipi diyas begitu merah.


"Kalian ini ya,baru juga bangun udah disiksa aja sial"gerutu diyas.


"Lagian lo aja udah tau baru bangun malahan isengin kita sere"kata sean.Mereka duduk ditepian ranjang diyas dan sedikit menghiburnya dengan tingkah lala dan ali semalam.


"ha gitu amat hahahha"diyas tertawa lepas mendengar cerita dati sean dan ferdan tentang ali,seketika pipi ali pun memerah merona.Tak lama kemudian Raya dan lala datang dan membawa sarapanya.


"Kyyyaaa diyas udah sadar"teriak mereka berlari sambil memeluk diyas yang tengah tertawa itu,melihat lala yang amat gembira diyas malahan tertawa lagi.


"Yas lo kenapa ngga seneng kita dateng??malah ngakak gitu"kata Raya sambil melepaskan pelukanya itu dan menatapnya.

__ADS_1


"Biarin ajalah lagian diyas juga perlu hiburan didri,ya kan yas"ucap lala yang masih memeluk erat diyas,namun diyas malahan tak henti hentinya tertawa membuat sean dan ferdan tertawa lepas.


Lala dan raya mulai bingung dengan tingkah mereka,apalagi Ali yang sedari tadi disini malahan tak tertawa dan menampakan pipinya yang merah merona bak apel baru dipetik.


 


"Udah si,kalian ini ya sukanya ngledek gue dehh"grutu Ali,raya yang menyadari ternyata mereka menertawakan ali ikut tettawa melihat pipinya itu,yang nampak jelas.


 


"Kalian ini kenapa si?ujar lala sambil melepaskan pelukanya dengan diyas.


"Li,lo kok ngga ketawa??tanya lala bingung


"Baji*gan ya kalian ini"ucap Ali sambil menutupi pipijya dengan kedua telapak tangannya.Mereka yang melihat tingkah ali sedati tadi yang tak menyadari dengan pipinya itu langsung tertawa bersama-sama denagn sangat antusias nya.


Ali langsung keluar dan pergi ke toilet,sedangkan mereka memegangi perutnya masing2 karna tak tahan dengan tingkah konyol ali itu,"Ni gue bawain sarapan,yukk sarapam dulu"ajak raya sambil mengeluarkan makanan nya satu persatu.


"Ayo gue udah laper banget ni,dari tadi cuma ketawa mulu ampek perut nya demo ngga kedengeran"ucap sean sambil membuka sarapannya.Mereka makan bersama sama,sedangkan diyas disuapi oleh lala dan setelah mereka selesai sarapan datanglah suster untuk mengganti infusan nya.


Melihat suster yang juga cantik tinggi dan putih ali pun beraksi.


"Pagi bidadari ku kok baru dateng,kemana aja semalem??tanya ali sambil menatapnya dari sofa yang ia duduki sambik makan,mendengar hal itu sang suster membalas godaan ali padany.


"Loh,bukanya semalem tu saya sama kamu??apa kamu lupa"ucap suster sambil mengatur tetesan infus itu.

__ADS_1


"Cieee"ucap semua yang ada diruangan itu kecuali lala yang hanya terdiam."Nanti kurangi makan makanan berat mendingan cemilan saya banyakin minum air putih itu aja saran untuk saat ini"ucap suster yang mulai perg meninggalkan ruangan itu.


Ferdan melihat tingah lala yang biasanya ceria tiba2 melamun sendiri.Ferdan langsung mendekatinya"kenapa la?tanya ferdan sambil menepuk bahu lala yang tengah melamun di depan jendela kamar diyas VIP itu.


"Aku....ngga tau kenapa kalo liat Ali sama cewek lain aku kok kaya ngga suka gitu,tapi aku ngga tau kenapa padahal biasanya kan ngga papa"jelas lala pada ferdan.


"Gue juga pernah ngerasain hal yang sama kaya lo,cuma karna kita udah jadi temen gue ngga mau ngerusak hubungan kita dengan gue ngungkapin perasaan gue ke dia,gue takut nanti akan ada perasaan lain dan dia menjauh padahal udah lama gue suka sama....."belum sempat ferdan melanjutkan perkataannya lala langsung menyahutkan suaranya.


"Diyas kan??aku tau kalian udah saling jatuh cinta aku tau,mendingan kamu ungkapin aja karna aku sering denger cerita dari diyas dia suka kalo ada kamu disisinya"ucap lala


"Tapi kan suka gue di sisinya bukaj berarti suka sama gue,la gue takut kalo gue ngkapin"ujar ferdan. "Menurut kamu sikapku ke ali itu gimana si??tanya lala.


 


"Lo suka sama dia,karna gue liat lo sama ali tu sering bareng dan walaupun ali emang agak genit sama cewek dia setia kok"ucap gerdan membuat lala ingin segera mengungkapkan isi hatinya pada ali.


 


"Li lo dicariin lala dari tadi malahan makan mulu"ucap ferdan menepuk bahu lala dan meeninggalkanya.


Lala yang mendengar ferdan memenggilnya seketika pipinya memerah.


"Kenapa la kangen aku ya??tanya ali menggoda lala."Li kayak nya aku...."belum sempat lala mepanjutka perkataannya


Diyasss!!!sean berteriak karna diyas mengeluarkan darah di lehernya lagi.Ali tak memperdulikan perkataan Lala padanya tadi dan langsung bergegas menuju ranjang diyas dan memeriksanya.

__ADS_1


__ADS_2