
Dan mencoba untuk tenang dan mendengarkan perkataan Ferdan.Mereka akhirnya duduk dengan kepala dingin dan membicarakan apa yang dilakukan Diyas dan Ferdan semalam.
"jadi gini ceritanya.........."setelah panjang lebar mereka emosi dengan apa yang ferdan lakukan pada diyas."Jadi reza suka sama diyas...."tanya lala,ferdan hanya menganggukan kepalanya.
"sekarang kita harus cari tau dimana keberadaan diyas,gue takut akan terjadi sesuatu sama dia"ucap Sean cepat.
Di dalam club#
Diyas sudah meminum 3 botol birr,namun ia berusaha supaya ia tidak terlanjur mabukk.Ia berbincang bersama kak rena seharian,tak terasa sudah waktunya pulang sekolah.Namun diyas masih saja meminum birr nya gelas demi gelas meluncur ke tenggorokan diyas daan kak rena."ring ring ring..."telphone diyas berbuyi,ia mendapat telphone dari sean namun karna sudah terlanjur mabuk diyas tak dapat membaca nama sean.
"Halo yas kami dimana??tanya sean cepat
"Aku lagi sama temen main,tapi kamu ngga tau"sahut diyas berbisik ditelphone."Kamu mabukk??ucap sean cepat,namun diyas tak menjawab pertanyaanya dan langsung menengguk segelas birr lainya."Ahggg kamu bilang apa??kak satu botol lagi"teriaknya sambil meminta sebotol birr lagi.
__ADS_1
"Dia mabukkk"ucap sean cepat kepada yang lain,mereka tercengang dan khawatir,sean membesarkan volume telphone nya."ini siapa ya hahahahh"suara diyas yang tengah tertawa lepas.Ia mematikan telephone sean dan kembali tertawa bersama kak rena.
Pulang Sekolah#
Mereka berkumpul di depan pintu gerbang sekolah dan langsung mencari lokasi tepat dimana diyas berada.Sharelock menunjukan diyas ada didalam barr,mereka mencoba masuk namun karna mereka memakai seragam mereka tak diperbolehkan untuk masuk.
Mereka hanya bertanya tentang bentuk fisik dan menunjukan foto diyas.
"ohhh nona ini,dia sampai minum 5 botol sama seorang perempuan sekitar 23 tahun umurnya"penjelasan penjaga disana.
"ohhh mereka baru pergi sekitar 15 menit yang lalu dengan menaiki taksi"ucap penjaga lagi.
"Tapi lokasi sharelock nya ada disini pak,atau hendphonya tertinggal disini??tanya sean
"mungkin,sebentar saya carikan"tak lama penjaga itu datang dengan hendphone i phone 11 digenggamannya dan memberikannya pada ferdan.Mereka pergi dari club itu dan mencari keberadan mereka.
Setelah 2 jam lebih mereka menemukan diyas yang sedang tertidur di sebuah kafe dan didampingi oleh seorang laki laki tepat didepan diyas yang asik tertidur.Mereka langsung mendatangi Diyas dan lelaki itu.
__ADS_1
Di kafe#
Ferdan yang geram melihat laki laki itu yang tersenyum melihat diyas dari tadi langsung menghantamnya hingga dibibirnya mengeluarkan darah.Diyas langsung terbangun dari tidurnya dan membawa kakaknya pergi tanpa melihat sahabat2 nya sudah datang mencarinya. lelaki itu menarik tangan diyas ke pelukannya dan memeluk nya erat.Diyas tak sadar dan membalas pelukannya,lelaki itu menggendong diyas dipunggung nya dan membawanya pergi.Hati ferdan retak bak gunundukan es yang sudah ada ratusan tahun utuh tiba tiba datang lava dari gunung merapi melahab semuanya dalam sekali tatap.
Mereka mengejar diyas dan lelaki itu,ternyata tempat yang mereka tuju adalah sebuah butik pengantin dengan desainer terkenal ditokonya.Mereka kaget akan hal itu sean dan ferdan menanyakan siapa sosok lelaki itu kepada lala dan raya yanh sudah menjadi sahabatnya sejak kecil,namun mereka tak mengetahui siapa lelaki mistetius itu.....
Dan ia mau menggendong diyas yang sedang mabuk dengan jalanan yang cukup padat penduduknya juga mengajaknya ketoko butik itu.
Mereka mencoba masuk ke sana namun mereka tak diperbolehkan oleh 3 orang security yang sudah mengahadang mereka.Mereka tak bisa berbuat apa apa,dan akhirnya mereka kembali ke kafe dan menyelidiki lelaki itu,tak berselang lama toko butik itu tutup namun diyas dan lelaki itu belum kembali.
Mereka menyuruh seseorang dari keluarga raya untuk mencari tahu siapa orang itu.Tak berapa lama raya mendapat informasi bahwa lelaki itu adalah***
NANTIKAN KELANJUTANYA YA JANGAN LUPA LIKE COMEN DAN JUGA SELALU IKUTI KISAH DIYAS BERIKUTNYA HEPY READING
__ADS_1