Gadis Pemberani

Gadis Pemberani
Eps 32(Kembali)


__ADS_3

Sesampainya dirumah sakit diyas langsung bergegas ke lobi dan langsung menemui seorang tenaga medis disana.


"Ada yang bisa saya bantu??tanya seorang berada di lobi...


"Saya mau cari dokter Feri,apakah beliau ada??


"Ohhh dokter Feri,beliau sedang ada diruangannya"ucap tenaga medis itu.


"Dimana ya??ucap diyas yang masih menutupi hidungnya dengan tisu yang sedari tadi dipegangnya.


"Lurus belok ke kiri dan lurus lagi sekitar 30meteran"jelas tenaga medis tsb


"Ohhh ya sudah makasih ya sus"ucap diyas yang langsung berlari menuju ruangan yang diberitahukan tenaga medis tsb,namun diyas agak bingung dengan ruangan nya.


********


.....jadi gimana dok perkembangan diyas sekarang??tanya kak Dev


"Untuk saat ini sudah cukup baik,tapi dengan berat hati saya mengatakan berita ini bahwa diyas telah mengidap Kanker darah atau yang biasa disebut LEUKIMIA"jelas dokter


Kak dev dan kak davit yang sudah sedari tadi mendengarkan perkembangan diyas dari dokter merasa senang,namun seketika pikiran mereka buyar dan khawatir dengan keadaan diyas.


"Jadi gimana caranya dok supaya adik saya bisa sembuh dan kembali normal??


"Leukimia ini baru diidapnya sekitar satu minggu yang lalu,keadaanya masih normal namun saya khawatir akan kesehatannya untuk satu bulan kedepan"jelas dokter lagi


"Maksudnya gimana dok??tanya kak davit sambil mengerutkan dahinya.


"Dirumah sakit ini mungkin akan memperlambat gerakan sel kanker itu,lebih baik dirawat di Singapura untuk menghentikan sel nya supaya tidak menyebar ke seluruh tubuh"jelas dokter


"Singapura??ucap kak dev melongo


"Kapan baik nya dok, untuk membawa diyas ke Singapura?tanya kak davit jelas


"Sekitar satu setengah bulan,tapi lebih baik sesudah kenaikan kelas saja supaya bisa bersekolah disana,karna kanker ini akan sangat lama proses penyembuhannya"jelas dokter


"Baik dok,terima kasih kami permisi"kak dev dan kak davit bersalaman dengan dokter Feri dan berbalik badan menghadap ke pintu.

__ADS_1


"Diyasss!!ucap mereka berdua kompak,yang melihat diyas sudah berdiri didepan pintu dan menitikan air matanya.


"Kanker kak"ucap diyas yang masih berdiri didepan pintu,


"Maaf,kakak ngga bilang sama kamu"ucap kak dev dan langsung berlari memeluk diyas erat.


Diyas menangis terisak dipelukan sang kakak,dan menjatuhkan tas tentengnya,kak davit langsung memeluk diyas dan mencium keningnya.


*******


Sean Ferdan dan yang lainnya berkumpul di bestcem mereka dan bermain sambil mengobrol,


"Ehhh gue kok kangen diyas ya"ucap noval,mereka hanya saling tatap menatap.


"Ya mungkin karna kita jarang kumpul lagi"sahut raya


"Iya juga ya,kita sekarang jarang kumpul lagi kaya dulu karna kesibukan masing masing"sahut Rangga dan langsung dianggukan oleh mereka semua.


"Ohh ya la,gue minta maaf lagi ya soal lo dulu gue pengen kita tetep jadi sahabat,lo mau kan maafin gue?"ucap ali yang menundukan kepalanya.


Lala hanya tersenyum simpul dengan ucapan ali tadi,sedangkan yang lainya hanya terkekeh mendengar permintaan maaf Ali yang begitu serius.


"Ya abisan lo lucu amat sihhh,lagain lo minta maaf sambik nunduk kan pengecut"ucap sean


Perkataan sean membuat ali tambah menunduk,namun lala langsung mengusap kepala ali,


"Ngga apa apa kok,lagian itu masalah udah lama banget dan kita kumpul2 bareng kan kaya biasa"sahut lala menenagkan ali


Memdengar ucapan lala ali langsung mengangkat kepala nya dan langsung memeluk lala,sontak mereka semua langsung terkejut....


"Idih bilang aja kesempatan"ledek noval


Ali langsung melepas kan pelukannya dan dan menatap semua orang yang terkekeh mendengar ucapan noval...


"Suekkk lo"hardik ali kesal yang langsung disauti tawaan dari sahabat2 nya...


******

__ADS_1


Diyas,Kak dev dan kak davit langsung pulang kerumah dan membicarakan perihal Perawatan di Singapura pada mama dan mama diruang keluarga.


"Jadi gimana pa??tanya mama diyas yang masih memeluk diyas yang menangis


"Lakukan yang terbaik untuk diyas,hemm"ucap papa sambil menghela nafas dan menatap diyas.


"Papa terserah sama diyas nya saja"ucap papa kembali menatap diyas


Diyas langsung mengangkat kepala nya dan menatap semua orang disekitarnya.


"Diyas ngga papa kok pah,kalau harus pindah sekolah disana asal ada kak dev dan kak davit"


Mereka sudah setuju dengan keputusan diyas dan membuat kesepakatan untuk membawa diyas ke singapura saat ulangan kenaikan kelas selesai dan tinggal bersama kak davit dan bersekolah disana untuk beberapa tahun ke depan.


Sementara diays hanya mengikuti alur nya saja dan merahasiakan penyakitnya kepada sahabat2 nya.


"Diyas punya permintaan pa"sahut diyas


"Apa sayank??semua orang memandang diyas yang hendak mengucapkan keinginannya,


"Kalo nanti sekolah ngga usah bilang sama kawanku ya tentang ini,aku cuma pengen nikmatin waktu sama mereka"sahut diyas


Mereka langsung mengiyakan keinginan diyas dan mempersiapkan segala keperluannya 2minggu lagi.


Karna 2 minggu ini adalah ualangan kenaikan kelas dan langsung memebawa diyas ke sana.


*******


ESOK NYA#


Diyas berangkat sekolah seperti biasa tanpa ada sesuatu yang berbeda dari dirinya,siyas langsung meletakan tas nya dan duduk di samping Ferdan dan Sean,


Padahal sesudah perdebatan diyas dan ferdan mereka tak pernah duduk bersampingan,namun sekarang keadaan kembali menjadi seperti semula dan membaik.Diyas langsung menatap Ferdan yang sudah melamun di kursinya yang tengah mentap diyas heran,


"Woyy,kenapa nglamun aja"sahut diyas sambil menepuk jidat Ferdan yang langsung membuyarkan lamunnanya.


Halo para pembaca makasih ya udah ikutin kisah diyas.Maaf kalo akhir akhir ini aku ngga up karna ketergantungan kuota guys😣😣 Comen dan like ya supaya aku jadi makin semangat buat up terus#

__ADS_1


Mending diyas sama ferdan atau sama kak zillan ya??jangan lupa comennya ya🤗🤗


__ADS_2