Gadis Pemberani

Gadis Pemberani
Eps 56 (Pulang)


__ADS_3

Mereka tertawa mendengar setiap ocehan diyas kala itu.


 


Hari mulai siang dokter nick kembali lagi ke ruangan diyas dan memeriksa keadaanya


 


"Gimana dok?"tanya sean


 


"Hemm keadaanya lebih baik setelah sadar dan banyak komonikasi tadi"jawab dokter nick


 


"Syukur dehh, kalo lebih baik dia bisa cepet layanin 24 hutang nya dehh"sahut mixel


Diyas langsung mengalihkan pandanganya ke arah jendela dan melihat pandangan nya ke depan dengan intens.


"Tapi ngga boleh makan dulu untuk hari ini sampai nanti saat mau tidur oky , saya tinggal dulu"sahut nick dan kemudian pergi


"Apa ngga boleh makan? mati donk gue"dengus diyas kesal


"Heheh ngga ada lahh, masak cuma ngga makan 10 jam aja heboh banget kaya ngga makan dua abad aja"ledek sean


"Sialll!"gerutu diyas


***


Ke esokan harinya diyas sudah diperiksa oleh nick dan sudah diperbolehkan pulang, namun harus tetap chek in setiap 3 hari sekali.


Perjalanan Ke Rumah#


Diyas sudah tertidur di kursi bagian belakang sendirian, sedangkan Sean mengemudi di samping mixel.


 


"Kalian temenan dari Smp?"tanya mixel menatap sean yang fokus pada jalanan didepannya.

__ADS_1


 


"Iya"


"Dan kamu tau kalo dia itu adik kamu?"


"Iya, gue sekolah sama dia buat mantau dan pengen ngelindungin dia dari apa pun dan siapapun itu sebisa gue" tambah sean


"Dan lo...apa yang lo dapet selama ini dari diri diyas"tanya mixel lagi


"Dia,,,punya banyak temen, dia care sama siapapun, banyak yang sayank sama dia, dan dia orangnya nggak enakan ,walau sama temen sendiri"jawab sean


"Tapi, pernah ngga lo mikir buat bilang identitas lo sama dia itu ternyata lebih dari temen?"


"Pernah,,,


"Saat?"sambung pertanyaan mixel


"Ada orang yang nyatain cinta dan sayanknya sama diyas, gue,, gue kaya ngga rela "sahut sean


 


"Tapi ternyata Tuhan berkata lain, sebelum aku bisa ngelindungin dia, dia bisa dapet masalah sebesar ini dalam hidupnya"sambung sean


 


 


"Gue pengen bisa mindahin penyakit itu ke tubuh gue , karna sebenernya gue ngga tega liat dia kaya gitu" jawab sean


 


Makasih sean udah jadi kakak yang baik buat gue, dan gue tetep berdo'a supaya bisa kumpul sama sama lagi.Batin diyas


Sampai Dirumah#


Mereka turun dari mobil dan duduk di sofa ruang tamu.


Melepas penat mereka menikmati makan siang mereka dengan tawa yang mereka keluarkaj dengan riangnya.

__ADS_1


Malam hari Maya datang ke rumah dan membawa peralatan sekolah diyas untuk besok.


Lalu pulang, sedangkan diyas tengah merenung dan menatap langit langit kamarnya....


 


*Andai gue bisa hidup normal kaya kebanyakan orang, ngga berantem, jadi perempuan yang anggun*.Batin diyas menghela nafas


 


Diyas mulai memejamkan matanya setelah mendengarkan lagu kesukaanya.


Ceklek


Mixel masuk ke dalam kamar diyas dan berjongkok tepat di depan wajah diyas yang matanya sudah menutup sedari tadi.


Kamu wanita yang kuat, jangan pernah kalah melawan mereka .Dan raih kebahagain keluarga kecilmu nanti.Guman kak mixel


Kak mixel langsung betidir dan beranjak keluar kamar.


Namun kak mixel kembali ke diyas dan membungkukan badanya menatap diyas dan tersenyum simpul.


Cup


Kak mixel mencium kening diyas dan menyelimutinya , kemudian keluar dari kamar diyas dan bertemu sean yang menatapnya...


"Jangan pernah buat dia terluka" bisik kak mixel


"Karna gye, udah terlanjur sayank sama kelinci kecil itu" tambah mixel dan pergi menjauh...


Sedangkan Sean membuka pintu dan tersenyum menatap diyas yang sudah tertidur pulas di ranjang empuknya...sambil memeluk boneka anjing putih ditanganya...



Ke esokan harinya diyas bangun sangat pagi sekali dan berjalan jalan di kompleks.


"Huh lumayan capek juga ya"keluh diyas berhenti di taman.


"Jadi itu orang nya"ucap seseorang didekat kursi diyas

__ADS_1


Emmn , emm tolo tolnggggg!!!


Apa yang akan terjadi sama diyas, tunggu kelanjutan episodenya ya🤗🤗 heppy reading😊😉


__ADS_2