
Diyas dan Lala sembari menunggu Ferdan datang mereka menghabiskan waktunya dengan berfoto.Entah,Diyas yang jarajg foto demi kesenangan sahabatnya itu menunjukan beberapa kali pose imut didepan camera.
Tak berapa lama munculah seseorang dari balik pintu.
"kriettt..."seseorang membuka pintu nya,namun tak dihiraukan oleh mereka berdua yang tengah asik berfoto.Setelah kurang lebih 10menit,
"Coba liat donk,kayaknya foto yang tadi jelek dehh...."keluh diyas,namun lala hanya tersenyum tipis dan menoleh ke arah seseorang yang sudah duduk di sofa,sedangkan lala dan diyas ada di bawah tempat tidur atau lantai sedari tadi.
Lala terkejut betapa kagetnya sampai2 ia membuka lebar mulut nya dan menatap orang itu dengan seriusnya.Diyas yang menyadari lala tak menatap ke arah camera untuk melihat hasilnya langsung menoleh ke mana arah yang dituju lala,namun diyas benar2 tak tau apa apa.
"Reza!!ucap lala terkejut sampai diyas menutup mulut lala dengan tangan kiri yang masih terpasang infus,reza hanya tersenyum melihat tingkah lala dan diyas sedari tadi tak menyadari kehadiran nya itu."Kamu kenal dia??tanya lala yang mulai melepaskan tangannya dari mulut lala.Lala hanya mengaggukan kepala nya dan tersenyum malu.
"Halo,la apa kabar??tanya reza yang mulai mendekati lala dan diyas di lantai.Lala masih saja menatap wajah reza dengan teliti.Diyas hanya tersenyum ke arah reza dengan malu melihat lala yang masih memandangi lelaki itu.
Akhirnya diyas menepuk paha lala ,lala yang terkejut langsung menyapa reza."Owhh za,lumayan baik"sahut lala
"Ohh yh za,ini diyas yang aku ceritain dia sahabatku dari kecil"sambung lala lagi,diyas hanya tersenyum melihat reza.
"Kamu udah berapa lama disini?tanya lala
"emmm sekitar lima menitan,jawab reza cepat sambil duduk di samping lala."Loh kok ngga bilang dari tadi??sahut diyas,reza hanya tersenyum sambil melihat diyas."Saya ngga mau ganggu kalian yang lagi asik ber foto"ucap reza
__ADS_1
Diyas melongo mendengar kata kata lembut yang keluar dari mulut reza,walaupun hanya kata kata biasa tak seperti ferdan yang terkadang mengucapkan kata sayang karna ada diyas disisinya."Gimana keadaan nya?tanya reza pada diyas.Diyas hanya tersenyum tipis.
"Udah lumayan ok,besok juga udah pulang,lo kesini sama siapa??tanya diyas dengan nada rendah."Sendiri,kak rena ngga ikut karna ada jam kerja siang tadi"
Mereka berbincang bincang sambil tertawa lepas sesekali,diyas yang mudah akrab pun dengan orang se ramah reza langsung seperti teman lama yang baru ketemu.Tak lama munculah Ferdan Sean dan Ali membawa banyak makanan dari balil pintu.
Melihat ada kehadiran Sean Lala langsung berdiri,sedangkan Diyas dan reza masih duduk dan bermain kartu di lantai dan memandangi lala yang sudah bangun.Lala memberikan kode pada diyas supaya bangun dati lantai namun diyas tak menghiraukannya.Seketika Lala tersenyum paksa pada sean dan memperhatikan diyas,diyas aneh dengan tingkah lala langsung menatap Sean sambil menelan air liurnya.
"Ehh kalian udah dateng"sapa diyas dengan senyum pahit di bibirnya."Lo tu ya dibilangin bandel banget"gertak sean sambil menarik telinga diyas.Diyas hanya terseyum tipis ke arah sean.Sedangkan ferdan dan ali yang masih memegangi makanan itu menatap lekat wajah reza.
Mereka berjabat tangan dengan reza dan meletakkan makanan di meja tepi kasur diyas.
Mereka makan bersama dan bertanya satu sama lain,"Aaaa...."ucap ferdan sambil menyuapi diyas di atas kasur.Mereka memakan satu piring berdua,bahkan minuman nya pun satu.Reza yang melihat tingkah Ferdan yang begitu lembut tersenyum menatap mereka.
...kalian pacaran ya??tanya reza dengan polosnya membuat diyas tersedak mendengar ucapan reza tadi."Enggak kok mereka temenan dari smp,dan kita selalu kaya gini aja"sahut lala cepat.Ali yang mendengar ucapan lala hanya tertunduk padahal jarak lala dan ali cukup jauh,sedari tadi ali pun tak mengucapkan sepatah kata di dalam ruangan itu.
Selepas makan mereka mulai dengan istirahat sejenak sambil sesekali bersendawa.Diyas mulai dengan aksi nya yakni bersendawa sambil menepuk dadanya.Mereka yang melihat diyas terkekeh melihatnya,namun tidak dengan sean ia beranjak dari sofa dan mengambil yougert rasa strowberry dan menyodorkannya ke arah diyas.
Melihat sean yang memberikan yougert pada nya diyas langsung bersandar di bahu Ferdan.Namun tak mengambil yougert nya,
__ADS_1
Sean langsung memberikannya pada ferdan dan kembali duduk,Ferdan hanya terkekeh melihat tingkah diyas yang kesal dengan sean setiap saat."Udah buruan diminum"pinta ferdan
Namun diyas hanya menggelengkan kepala nya pelan di bahu ferdan."Aku kenyang!!
Mereka langsung tertawa melihat sean dan diyas selalu bermusuhan."Kalo ngga mau minum juga ngga papa asal ngga boleh minum yougert aja"sahut sean cepat,mendengar upacan sean diyas langsung mengambil yougert ditangan ferdan dan meminumnya langsung seklai tengguk habis dilahapnya.
Mereka sekali lagi tertawa melihat tingkah diyas,dan lagi2 diyas bersendawa.Sean hanya menggelengkan kepala nya.
"Ya udah ini udah mau ashar saya mau pamit pulang ya"ujar reza sambil berusaha berdiri.
"Lohh kok cepet banget??nanti lah dianter aja"sahut diyas cepat.
"Nggak usah ngrepotin,saya juga bisa pulang sendiri"ucap reza yang sudah mengambil jaket di sofa.Diyas langsung bergegas meraih ponsel milik reza.
Mereka menatap diyas yang tengah asik mengetik di ponsel reza.
"Nah kalo ada apa apa kabarin aja,kapan2 kalo aku udah sembuh boleh main kan"ucap diyas kembali memberikan ponsel milik reza.Reza hanya tersenyum melihat diyas.Diyas melihat ke arah ferdan yang tampak kesal,ia langsung menyikut perut ferdan dengan cepat
"awww kenapa si!!gertak ferdan.Semua yang ada di sana tertawa melihat ferdan yang tampak kesal."Cemberu yaaaa"ledek diyas,pipi ferdan seketika langsung memerah dan menciutkan bibirnya.Diyas langsung membisikan sesuatu pada ferdan ketelinganya.
"Cuma kamu donk kok"bisikan itu memang lirih namun bisa didengar oleh yang lain,ferdan langsung memukul diyas dengan bantal yang ada ditepinya itu.Hati lala sekali lahi iri pada diyas yang diperlakukan manis oleh ferdan.
"Ya sudah saya pamit dulu ya"ujar reza kembali
__ADS_1
Lala langsung beranjak dari lantai dan memeluk reza dari belakang.Mereka sontak terkejut melihat tingkah lala,ali langsung menarik tangan lala dari pelukannya dan menarik nya keluar dari ruangan itu."apaan si lepas!!!gertak lala
ikuti kisahnya nya ya heppy reading🤗🤗