
Beberapa menit kemudian mereka telah tiba disebuah rumah sederhana,terlihat diluar rumah ada banyak tanaman hias dan beberapa pohon cabai dan tomat.
Mereka turun dari sepeda dan masuk ke dalam rumah."Masuk dulu yukk,maaf ya rumahnya sederhana seperti ini mungkin beda sama kehidupan kamu dikota"ucap lelaki itu.
"Ohhh...ngga papa kok,malah aku suka sama rumahmu,sedangkan apartemenku ada diatas gedung bertingkat dan kalo mau keluar jauh banget"sahut lala.Lelaki itu hanya tersenyun melihat lala yang sudah membaik.Mereka masuk ke dalam rumah dan duduk disebuah sofa dan terdapat banyak sekali boneka buatan.
"Ini buat sendiri??tanya lala sambil memegangi boneka boneka itu dan melihatnya dengan teliti.
"hehe...iya kakak ku yang buat,buat isi waktu lapang"kata lelaki itu sambil tersenyum
"Sebentar"ucap lelaki itu sambil meninggalkan lala di sofa ruang tamu.
"Za,kamu ngomomg sama siapa??tanya rena
"Orang dari kota mau menginap semalam disini"
"owhh cewek cowok??
"ishh apaan si kak alay banget deh"ucap lelaki itu sambil pergi meninggalkan kak rena.
Kak rena berjalan ke ruang tamu,dan melihat lala yang tengah memandangi boneka buatannya."Kamu suka boneka ya?tanya kak ren yang mengagetkan lala membuatnya langsung menatap kak ren.
"Ohhh lumayan,dirumah suka koleksi beberapa"ucap lala.Mereka duduk bersama dan berbincang bincang.Tak lama lelaki itu muncul membawa baju nya untuk lala."Kamu mandi dulu deh pasti lelah seharian di sini"ucap lelaki itu.
Kak ren yang melihat nya membawa pakaian reza ditangannya langsung mengambilnya.
"Kamu mau kasih lala pakai baju ini??tanya kak ren kesal.Lelaki itu hanya mengangguk,kak ren pun menggeleng dan pergi dengan baju itu.
"Ehhh kak mau bawa kemana?tanya lelaki itu kemudian ia duduk disamping lala.
"Maaf ya kakakku itu emang gitu"
__ADS_1
"emmm enggak kok aku malah suka sama kak rena,ohh ya namamu siapa dari siang kita udah tuker2 cerita tapi aku ngga tau namamu?
"ohhh iya ya namaku Reza,dia kakak ku kak rena,kita tinggal berdua setelah ayah dan ibu meninggal kami dirawat nenek saat kecil dan waktu kakak selesai kuliah nenek meninggal"jelas reza sambil menundukan kepala
"Maaf ya za,kamu jadi cerita sedih kek gitu"kata lala sambil mengelus pundak reza.Tak lama kak rena datang dengan pakaian ditangannya dan menyerahkannya pada lala.
"Ini pakain kakak la,sana mandi dulu habis itu kita makan malam oky"ujar kak rena
"Okyy,maksasih ya kak"ucap lala sambil meletakkan boneka yang sedari tadi dipegangnya dan meninggalkan mereka berdua.
"Za,Lala baik cantik sopan dan anggun apa yang kamu harap dari putri"ucap kak ren sambil menatap reza.
"Aku juga kagum sama lala,cuma dia udah punya orang yang dia suka"sahut reza dan beranjak dari sofa dan pergi kedapur.
"Katanya mau makan malam kok ngga buat makanannya??ucap reza kepada sang kakak yang terpaku di sofa.Mereka memetik saturan diladang dan mendapat beberapa mangga dan pisang.Tak lama lala keluar dari kamar dan memakai kaos polos pendek celana jens pendek dan memakai bandana di rambut pendeknya.
Reza dan kak ren terpukau dengan kecantikan lala bak seorang bidadari.
Lala mendekati mereka dan mengambil beberapa piring untuk diletakkan diatas meja makan.Mereka memasak bersama dengan gembira dan memainkan tepung ditubuh mereka
Handphone lala dinonaktifkan untuk menenagkan dirinya dati teman temanya.
Sedangkan di kota#
Mereka masih berusaha sekeras mungkin menemukan jejak lala yang pergi sedari pagi jam 09.30,mereka mencari lala dirumah teman teman yang lain.Mereka meninggalkan diyas bersama kak dev diruangan itu sambil berbincang tentang keadaannya,sementara sang mama pergi ke Bandung dengan papa tadi apgi setelah pulang dari rumah sakit untuk menemani diyas semalaman.
Teman teman lala sekelas mencarinya kemana mana sampai ke mal dan sudut sudut kota jakarta.Sampai malam mereka tak menemukan jejak lala,mereka pun pulang ke rumah masing masing untuk beristirahat setelah seharian mencari lala.
Di kamar diyas#
Diyas tengah menonton tv"Kak diyas lapar,pengen makan soto"ucap diyas
"Em em em...ngga boleh kata dokter ngga boleh makan makanan berat,yang lain aja ya"ucap kak dev yang melangkah ke ranjang diyas
__ADS_1
"Kak kali ini aja diyas pengen itu banget"ucap diyas sambil memohon dan memegangi tangan kakak nya itu."Ya udah kali ini aja,kakak keluar bemtar kalo ada apa apa telphone kakak atau panggil suster oky"ucap kak Dev
"Okyy tapi diyas ngga mau disini "
"kamu ink kalo ngga disini mau kemana"ucap kak dev sambil mengusap rambut adiknya itu.
"Diyas mau kemana??tanya kak dev
"Taman luar diyas sering liat disana banyak anak kecil kak diyas mau kesana"ucap diyas sambil menghoyangkan tangan kakaknya itu.
"oky kalo gitu kita lest gooo"mereka langsung menuju ke taman dengan diyas yang duduk dikursi roda.Kak dev pun pergi meninggalkan diyas disana sendiri yang menikmati anak2 yang sedang bermain dengan asiknya.
"*Tringgg"telphone kak dev berbunyi ia mendapat telphone dari Dokter diyas,ia langsung bergegas ke ruangan dokter.Kak dev langsung duduk dikursi didepan dokter tsb.
....jadi begini setelah kami melakukan introgasi dan me rongsen bagian kepala belakang nona diyas,dengan berat hati saya menyatakan bahwa nona diyas mengidap gagar otak yang serius dan penyakit trombositopenia"ucapan dokter membuat kak dev tercengang
"ha,jadi gimana supaya adik saya sembuh dok"tanya kak dev sambil memegang tangan dokter
"Sebaiknya istitrahat yang cukup jangan terkena panas agar darah dari hidungnya tidak keluar dan...."penjelasan dokter panjang lebar*.
"Terima kasih dok,saya harap dokter bisa merahasiakan ini dari diyas saya mohon dok"ucap kak dev.
Di taman#
Dari kejauhan kak dev melihat senyuman dari adiknya yang melihat anak anak sedang bermain ceria,dan diyas melihat sang kakak yang terpaku melihatnya dan melambaikan tangan kepada kakaknya itu.
Kak dev membawakan soto kesukaan diyas dan melihatnya makan dengan lahapnya.
"Maafin kakak diyas maafin kakak"dalam hati kak dev.
"Kakak kenapa??tanya diyas yang melihat kakaknya menangis dan mengusap air matanya.
__ADS_1
"Kakak tu udah gede ngga boleh nangis apalagi cowok,cihhh...ni diyas suapin enak tau"mereka makan soto itu bersama di taman dan melihat matahari mulai terbenam mereka bercanda gurau bersamaa.