
Ke esokan harinya mereka berangkat sekolah seperti biasa dan sebelum pulang mereka berkumpul di bast camp.
"Ehhh kalian laper ngga?"tanya diyas yang sedang membonceng ferdan
"Laperrr"teriak mereka kompak
"Ishh apaan si,diyas tu tanya gue bukan kalian geer banget si"hardik ferdan
Mereka terkekeh geli mendengar ucapan ferdan yang tampak kesal dibuat sahabatnya itu.
"Ya udah ke resto di deket kota aja,terus ke rumah gue setuju"jelas diyas
"SETUJU"ucap mereka kompak lagi
Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di sebuah resto besar di pinggiran kota,tepatnya di alun alun yang ramai.
Mereka mulai turun dari kendaraan masing masing dan melepaskan helm nya.
"Ini beneran mau beli makan disisni?"tanya ali
Diyas hanya mengangguk dan berjalan masuk ke lobi resto itu.
"Permisi ada yang bisa saya bantu?"tanya seorang pelayan di lobi itu
"Saya sudah dipesankan makanan dari papa Damar,ini kartunya"ucap diyas sembari menyerahkan sebuah kartu pada pelayan disana
Tak butuh waktu lama diyas mendapat banyak sekali makanan minuman serta minuman yang beragam.
Diyas langsung menenteng makanan itu dan berjalan ke arah teman temanya yang sudah menunggunya di depan parkiran.
Mereka tercengang menatap diyas yang tampak kesulitan membawa makanan ditanganya.
__ADS_1
"Ehh buset tu makanan apa krikil,banyak amat lu dapet dari mana?"tanya Ali terkejut
Diyas menaikan alisnya dan menggedikan kedua bahunya serta menunjukan sebuah kartu gold ditangannya.
"Wahh gila lu yas,dapet rejeki nomplok nihh ,pakek pesugihan lo ya dasar"ucap ferdan menatap diyas
"Suekk lo kalo ngga mau minta ya udah sono bantuin mbah dukun"ketus diyas
"Iya iya dehhh,ngambekan amat sikk gitu doank juga"sahut ferdan
Mereka akhirnya melajukan kendaraan masing masing menuju ke rumah diyas.
***
Dret drett...
Ponsel Linda bergetar dan mendapat telphone dari kak dev dan langsung mengangkatnya
"Hallo gimana dev"ucap linda di awal telephone
"Lohh kok mendadak kenapa?kamu ngga betah tinggal disana sendiri"ucap linda
"Kalo ngga betah tinggal disini aja,dari pada disana kamu bosen sendiri"sambungnya
"Enggak ko ma,cuma kangen aja sama mereka dan pingin tinggal di udara yang sejuk tanpa ada polusi udara dimana mana"jawab kak dev
"Ohh ya udah kamu mau berangkat jam berapa nanti mama antar ke bandara"ucap linda
"Ngga usah ma ngrepotin,lagian deket kok cuma ke bandung doank"jawab dev
"Ohh ya ma,sampein ke diyas ya baik baik di sini jangan ngrepotin orang tua"pesan kak dev
"Iya kamu hati hati ya disana,kalo ada apa apa jangan sungkan buat telphone mama"
Mereka akhirnya mengakhiri telphonya dan melanjutkan kegiatan masing masing.
__ADS_1
***
Brummm
Mereka sudah sampai didepan gerbang dan masuk ke dalam rumah diyas.
"Assalamu'alaikum ma,diyas pulang"ucap diyas yang sudah masuk ke dalam rumah
"Kamu dari mana aja kok pulangnga sore?"tanya mama menuruni anak tangga dan menghampiri diyas.
Belum sampai ditempat diyas ternyata teman teman diyas sudah datang dari balik pintu.
"Ya lo yang bener donk ngga usah bikin repot"ucap rangga kesal
Mereka langsung terdiam setelah menatap linda yang amat cantik dan mirip sekali dengan diyas.
"Wahhh"ucap mereka tercengang
"Hesssh jangan ngelantur dehh,maaf tante mereka emang sedikit gila"ucap raya
Linda tersenyum menatap mereka satu persatu dan memalingkan wajahnya menatap diyas.
'Emm maaf ma,jadi ngrepotin tempat best camp kita belum bayar sewa buat bulan ini'ucap diyas menatap linda malu
Linda hanya tersenyum simpul mendengar ucapan putrinya itu.
"Enggak usah bayar uang sewa lagi dan kesana kan mama khawatir kalo kamu pulangnya telat"sahut mama
"Lohhh kenapa?"tanya diyas menggerutkan keningnya
"Ya iyalah kan mulai sekarang best camp kalian di lantai atas,jadi ngga usah kesana lagi"ucap linda mencubit pipi diyas
"YEZZZ"sorak mereka kompak
"Woyy jangan yes yes aja donk,nihh gue berat bawanya"ketus rangga
__ADS_1
Merka tertawa lepas menatap rangga yang sudah tampak kesal karna membawa banyak makanan ditangannya.