Gadis Pemberani

Gadis Pemberani
eps 6(bersama keluarga)


__ADS_3

Diyas pulang menuju rumahnya yang tak jauh dari rumah ferdan.Sepanjang jalan ia tersenyum membayangkan wajah ferdan yang tersipu malu dengan tingkah diyas yang mengeratkan tangan ferdan ke tubuhnya.


Dijalan ia bertemu beberapa teman sandi,dia juga ada di koprasi hari ini.Sebenarnya diyas tak tau apa tujuan mereka disitu,tapi diyas tak menghiraukannya."Hei gadis mafia..."goda salah satu dari mereka.


"Kok pulangnya sendiri,mau aku anterin??tanya teman lainya yang mulai turun dari motor2 nya itu.Sekitar 6 orang disana.


"Gue ngga aada urusan ya sama kalian,minggir!!kata diyas sambil majubke arah mereka dan menyingkirkan tubuh mereka dihadapannya itu.


"Tunggu sebentar donk diyah ayuningtyas"kata salah satu teman yang tadi sambil menarik bajunya dari belakang.Diyas tak terima dan langsung menghantamkan pukulan keras ke wajahnya secepat kilat dia pun roboh.


"Dasar cewek kamp*et"maki nya sambil mengusap bibir yang sudah mengeluarkan darah


"Heh,lo mau nga tain gue apapun ngga akan gue biarain lo pergi!!ucap diyas sambil meringiskan sedikit senyuman tipis dan menendang wajah salah satu teman sandi itu.


"Dasar ********!!teriak sandi,sedangkan teman2 yang lainya hanya menatap salah satu teman yang dihajar oleh diyas dengan sempurna."Kalo kalian mau cari masalah belajar buat ngrasain penderitaan itu dulu baru nyakitin"ucap diyas sembari mengambil tas dan langsung pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


"Liat aja lo diyas bakalan gue aduin ke sandi biar lo tau rasa"batin nya.


"woyyy kenapa pada diem bantuin gue donk"ucap laki2 itu sambil berteriak.


Setelah Diyas berjalan sekitas 5menit dia sampai didepan rumahnya dan melihat sang kakak sedang membaca buku.


"Tumben rajin"ledek diyas sambil melepaskan sepatunya yang amsih menempel satu dikakinya


"Kok pulangnya sore,abis dari mana??tanya sang kakak tegas. "Tadi si ferdan sok sok an jadi jagoan terus nglawan 15 orang sendiri tanganya luka dan dibawa ke UKS abis itu diyas anterin kerumahnya"penjelasan panjang diyas


Sang kakak mendekati adiknya yang tak peduli dengan omonganya."Kamu tau ini jam berapa"tanya kakaknya sambil mendekatkan wajahnya ke diyas yang sedang minum.


"Buarr"diyas memutahkan air minum diwajahnya ketika melihat sang kakak bertingkah aneh lagi."Hahahhah kakak kaya ceo yang lagi marag2 dehh ahahah"diyas tertawa terbahak bahak melihat wajah sang kakak yang basah itu.


"Buaahhahaha"sang kakak tiba2 tertawa setelah melihat adiknya itu terrawa tergelitik."Emang gitu ya ceo??tanya kakaknya sambil mengulap wajahnya dengan sapu tangan yang baru ia keluarkan dari sakunya.

__ADS_1


"Iya,kakak lagi ngapain si??tanya diyas sembari meletakkan gelas minumnya.


"Kakak baru baca novel judulnya'ceo galak tapi perhatian'dan itu bagus kakak pingin jadi ceo dehh nanti juga punya secretaris cantik dan tinggi juga "kata kak dev yang mulai menghayal itu,belom sampai kata terakhir diyas menutup mulut sang kakak dan pergi mandi.


"Kalo aku dengerin kakak cerita mulu dan ngehayal mendingan aku makan"kata diyas sambil berjalan ke dapur untuk mengecek makanan dan meninggalkan kakaknya diteras rumah."Apapaan si kan aku lagi ngehayal masa depan masa ngga boleh mungkin bisa jadi kenyataan nanti hihihi...."gumannya dalam hati.


"Ma,kakak knp tiba2 ngomongin soal cewe??dan pingin jadi ceo dingin dan punya secretaris cantik katanya"kata diyas yang baru keluar dati kamar setelah mandi dan duduk di meja makan.


"Emmm...mungkin kakak mu sudah bosen ngejomblo kali..."pikir ibu sambil tertawa mendengar bahwa anaknya ingin jadi ceo


"ting tong"suara bell rumah berbunyi ternyata papa sudah pulang.


"Pa,kok pulangnya lebih awal??tanya mama sambil melepas jas yang dikenakan suaminya itu


"iya papa keinget kan nanti malam sudah mau pergi ke bandara,jadi papa ingin makan malam dirumah sama kalian"kata papa sambil mencubit pipi diyas.

__ADS_1


Mereka makan dan saling berbagi cerita yang mereka alami.Keluarga kecil ini taknpernah kehabisan cerita untuk saling berbagi kehangatan sebagai keluarga.


__ADS_2