Gadis Pemberani

Gadis Pemberani
Eps 34(bahagia dan sedih)


__ADS_3

Pulang sekolah mereka sepakat untuk main ke bestcem mereka dan menghabiskan waktu sore di pantai.


Sesampainya di bestcem mereka mengobrol seperti biasa dan bermain bolling.Tak lama waktu sudah menunjukan pukul 16.30 mereka langsung menaiki motor untuk pergi ke pantai untuk melihat sunset.


Saat sampai mereka langsung berlarian ke sana kemari dan bermain air.


Jam sudah menujukan pukul 17.26 mereka duduk berjejer di pinggiran pantai.Dan saling menyandarkan kepala mereka ke bahu sahabat nya.


"Kapan ya kita bakal kaya gini lagi"ucap raya memecahkan rasa sunyi diantara mereka.


"Mungkin, saat kita udah pisah dan punya kehidupan masing masing kita jadi susah buat kaya gini lagiya"sambung lala


"Enggak lahh,kita bisa tetep kaya gini aja,kecuali kalo ali sama lala ngotot mau nikah"ledek diyas dan seketika menatap lala dan ali yang hanya tersipu malu dengan ucapannya.


"Jadi bener rumor di sekolah ali mau nikah sama lala kalo udah lulus?tanya noval


"Enggak siapa bilang"ucap lala yang memalingkan pandangannya ke arah pantai dan tak memperdulikan omongan kawan2 nya itu.


"Iya donk,emangnya kenapa?ledek ali sambil menatap lala yang menutup telinganya.


"Hahah yang satu ngaku mau nikah yang satu males ngladenin,kasian banget lo li"ledek ferdan.


Semua yang ada dipantai terbahak bahak mendengar perkataan ferdan yang seketika membuat suasana dipantai menjadi hangat.


*****


"Gimana urusan diyas buat ke Singapura??tanya kak reyn pada kak dev ditelephone.


"Sudah matang kak,diyas juga udah setuju,tinggal nunggu waktu yang tepat aja"jelas kak dev


"Jadi kapan mau dibawa ke sana??mama sama papa juga udah setuju?tanya kak rayn lagi


Kakak beradik ini menghabiskan beberapa menit untuk mengobrol tentang adik bungsu mereka diyas,atau hanya sekedar menanyakan kabar masing masing.


*****


"Thank's ya udah anterin gue"ucap diyas pada teman2 yang mengantarnya pulang.


"Sante ajalah,ya udah sana masuk besok udah ulangan belajar yang rajin"sahut ferdan

__ADS_1


"Cieeee anak kucing udah mau kasih gombalan2 mautnya"ledek ali


Sontak mengundang gelak tawa mereka masing masing yang masih terdiam di dalam mobil.


Iya dan gue bakalan semangat belajar,dan semakin gue sering belajar gue bakalan cepet ninggalin kalian semua.Batin diyas


"Ya udah babang ali semangat ya,aku utuk mu"sahut ferdan cepat.


"Iya bang dan,aku juga untuk mu kok"sahut ali


"Idihhh najisss"pekik sean yang melihat mereka berdua berpelukan


"Ya udah kita pamit pulang dulu ya salam buat mama sama papa"ucap sean sambil pergi berlalu menjnggalkan rumah diyas.


****


"Ma dapet salam dari temen2"sahut diyas masuk kedalam rumah dan mendatangi ibunya yang tengah memasak.


"Ohhh ya??salam balik ya"ucap mama yang tengah mengaduk adonana kue.


"Yah kalo salam balik doank kapan kelarnya nanti kalo diyas bilang mama ngomong salam balik"keluh diyas pada sang mama


Mama hanya tersenyum menatap anak bungsunya yang tampak kesal mendengar jawaban dari nya.


"Assalamu'alaikum ma"ucap kak rayn sambil menenteng koper


"Wa alaikum salam,siapa ya"tanya mama yang muali beranjak dati dapur ke ruang tamu.


"Rentenir"sahut rayn


"Mama"sahut lulu istri kak rayn yang tengah menggendong andi


"Kalian"ucap amam sontak terkejut melihat kedatangan anak menantu serta cucunya.


Mereka langsung mencium tangan mama dan memeberikan andi kepada sang nenek


"Yas,ada depkolektor"teriak mama


Diyas langsung bangkit dari meja makan dengan wajah kesal dan dimulutnya masih terdapat roti yang juga dipegangnya sekarang.

__ADS_1


Diyas langsung menghampiri mama nya dilihatnya ada kak rayn,sontak diyas langsung memeluknya erat serta mencium tangan lulu dan mencubit pipi andi.


"Kakak kok ngga ngabarin mau pulang?tanya diyas yang masih fokus pada andi.


"Gimana sihh,tanya kok hadepnya ke andi"ucap kak rayn kesal.Mereka hanya terkekeh mendengar ucapan kak rayn dengan wajah yang sudah kesal.


"Hihihih gitu aja ngambek"sahut lulu yang langsung diangguki oleh mama dan diyas.


Tak lama dari kejauhaan tampak mobil papa yang baru saja terparkir di depan rumah.


"Papa"sahut lulu yang langsung mencium tangan mertuanya.


"Lohh kok lulu disini"tanya papa heran


"Memangnya kenapa pa,ngga boleh ya,ya udah deh lulu pulang aja"ucap lulu agak kesal


"Papa ihhh buat teh lulu ngambek"sahut diyas yang baru menghampiri mereka.


Mereka makan malam bersama dan menikmati nya dengan obrolan dan canda tawa,


kemudian kak dev dan kak davit pulang dan langsung membicarakan hal mengenai diyas,yang sudah matang dan hanya tinggal menunggu waktu.


"Apaa sampe lulus"ucap diyas kaget,


kak dev dan kak davit hanya tertegun mendengar jawaban dari diyas,diyas langaung beranjak dari sofa langsung keluar rumah duduk diteras sambil menangis.


"Dret drettt"


Telephone ferdan berbunyi dan terdapat nama diyas disana.


Ferdan langsung menagngkat nya dan mendengar suara diyas yang tengah menangis.


"Diyas,kamu kenapa??tanya ferdan khawatir,walau hanya suara ditelephone namun diyas tak tega mengucapkan beberapa kata yang melukai hati sahabatnya ini.


"Dan.....


Bersambung##


Oky temen2 like donk aku ngga semangat tanpa lile kalian😣😣cuam like doank kok,kalo kalian banyak yang nge like aku jadi tambah semangat dan insya allah akan selalu up satu hari 2 samapi 3 kali😚😚hepy reading semua ohh ya jangan lupa ya baca novel lainya juga "mama muda"

__ADS_1



yang diatas ya gengs selamat membaca🤗🤗


__ADS_2