
"sandi lo ngapain disini??tanya halim pada sandi yang tiba datang dengan motornya sendirian dan menarik kerah baju sandi.
"Lo aapain ni cewek"tanya sandi pada sepupunya itu.Sandi yang bingung dengan perkataan sepupuny langsung menjawab dengan spontan.
"Lo kenal dia san,dia tu cuma cewek gatel dan ngga tau diri tapi wajahnya cakep dan tubuhnya juga lumayan"kata halim sambil menatap Diyas yang memegangi kepala nya.
"Awww dasar anj*ng ya kalian semua"gertak diyas sambil memukuli halim habi2 an semua teman Halim termasuk Sandi hanya terdiam melihat diyas menghajar halim habie habisan sampai tak ada celah buat halim menangkis apalagi melawan diyas yang begitu agresif.
"heh gue bakalan lepasin lo kali ini awas aja kalo kalian macem macem sama gue"ucap diyas sambil beranjak dari aspal yang sedati tadi menatap halim yang tergeletak tak berdaya.Doyas pergi meninggalkan mereka sambil berlari ke arah lain untuk pergi kerumah Lala.
Sandi yang melihat halim tak berdaya di jalanan langsung menyodorkan tangan ke arah sepupunya itu."Kok lo ngga bantuin gue si sialan tu cewek"halim hanya menggerutu.
"Lo apaain tu cewek"tanya sandi dengan tegas sambil menarik kerah baju sepupunya itu.
__ADS_1
"Gue cuma mau ngadih pelajaran buat dia aja,dan gue ngga tau kalau salah satu dari mereka pukul dia pake benda tumpul udah itu aja"penjelasan halim sambil mengangkat kedua pundaknya.
Dijalan Diyas#
"Sial kenapa kepala gue mau copot ni"batin diyas.Tak lama Diyas berlari ia pun sampai dirumah Lala."Kalian ngga boleh kenapa kenapa kalo ada yang nyakitin kalian bakalan abis tu orang"batin Diyas sambil berlari menuju apartemen Lala.
"*tringgg*"ponsel Raya bergetar mendapati panggilan dari diyas,raya menyuruh semuanya mendengarkan dan mengambilkan bawang merah.
"Halo ya kamu dimana??tanya Diyas
"Gue udah di apartemen lo masuk aja gue udah ngga tega liat lala lo sekarang dimana?tanya raya balik sambil maenangis seperti sebelumnya
"Semuanya diyas udah di depan tunggu sebentar la lo siapa kan"kata raya mulai mengatyr strategi ke dua.
Mereka telah merencanakan ini dari kemarin sore untuk membuat kejutan untuk Diyas.
"Sial kepala gue kenapa kok jadi lemes gini ya pandangan gue kabur"gerutu diyas
Ngga lama diyas pun sampe di apartemen Lala dia segera membuka kunci apartemen.
__ADS_1
"Diyas lala ada dikmar mandi"kata raya sambim menunjuk dab menggandeng tangan diyas.
"Lala kenapa"tanya diyas
"ngga tau"jawab raya cepat
Mereka bergegas menuju kamar madi tempat lala berada."dubrak "diyas mendobrak pintu kamar mandi dan mendapati lala yang mengambang di atas bak mandi dengan berlumuran darah.
"Lala!!!teriak diyas yang langsung menggendong lala mejuju ranjang nya dan membawa kotak P3k dan menutupi luka yang ada ditangan lala.
"la lo kok jadi kaya gini"ucap raya sembari menangis.Luka itu lala langsung dibalut perban oleh Diyas dengan cekatan nya.
"diyas dia minta maaf katanya sama lo sebelum ngelakuin ini,terus sekarang gimana dengan lala"ucapan raya membuat diyas semakin panik.
"la pokok nya lo ngha boleh kenapa kenapa"dalam batin diyas.
"ceklekk"seketika lampu pun padam membuat diyas tak bisa melihat bagian luka dan membalu luka lala yang penuh dengan darah.
"ceklek"seketika lampu pun menyala
__ADS_1
"hahhahahah"terdengar suara orang2 tertawa namun diyas tak memperdulikan suara mereka.