
Keesokan harinya diyas bangun pagi di hari libur pertama setelah ulangan berlalu seminggu.
"Hahhh..."diyas mesih menguap diatas ranjangnya dan mulai menuruni beberapa anak tangga dan menuju ke dapur.
Terlihat kak dev yang sudah menyiapkan sarapannya hari ini,diyas langsung menghampiri kak dev dan duduk di meja makan.
"Kamu udah bangun"ucap kak dev sembari meletakan makanan nya ke meja.
"Iya,kak dev bangun jam berapa?kok pagi pagi gini udah buat sarapan aja"
"Jam setengah 5,tadi sekalian lari2 di komplek"sahut kak dev sambil tersenyum
Diyas hanya mengagguk dan merebahkan kepala nya di meja dan memejamkan matanya.
"Hemm,bangun bangun malahan tidur lagi dasaar bocah"ucap kak dev mengelus rambut diyas
"Ishh kakak diyas denger kali,ngga usah bisik bisik deh,gaje tau"sahut diyas yang langsung beranjak pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tak lama diyas keluar dari kamar mandi sudah mengenakan celana jens pendek di atas lutut,dan jaket tebal menutupi tubuh kecilnya.
"Heheh dingin tau kak"sahut diyas yang melihat kak dev yang tengah menatapnya.
Mereka sarapan bersama dan bersiap untuk pergi menemui keluarga diyas.
Tak lama mereka sampai di sebuah rumah besar dengan tiga lantai dan halaman yang amat luas.
Mereka berdua turun dan menekan bel rumah tersebut,tak lama munculah satpam yang mempersilahkan mereka masuk.
"Wahhh gede banget ya kak,kakak ngajak diyas kemana si?"ucap diyas yang masih menatap langit2 rumah yang amat mewah itu
__ADS_1
Diyas sebenarnya tak tau kalau kak dev mengajaknya menemui keluarga kandungnya
Dan hanya mengatakan akan mengajaknya ke sahabat lamanya.
Tak lama munculah seorang lelaki muda yang umurnya sekitar kak dev dan seorang wanita yang tengah menggendong seorang anak laki2
"Ehh dev,lama ngga main ke sini ada apa?"tanya wanita itu
"Emm ma,apa kabar"tanya kak dev yang sudah mencium tangan wanita itu
Diyas langsung mengikuti langkah kak dev dan mencium tangan wanita itu.
"Lohh ini siapa?pacar kamu ya?"ledek wanita itu
Kak dev hanya tersenyum simpul dan menatap lelaki yang sedari tadi berdiri disamping wanita itu.
"Ya sudah kita duduk dulu yuk,mungkin ada yang mau kamu sampaikan"ucap wanita itu
Mereka duduk di kursi masing masing dan saling tatap.Tiba tiba munculah sean menuruni tangga dan berjalan ke arah mereka.
"SEAN"ucap diyas kaget melihat sahabatnya itu
"Lohh diyas ngapain kamu disini"ucap sean yang mulai berjalan mendekati mereka
Kak dev menghela nafas dan mempersiapkan ancang ancang untuk betbicara.
"Duduk dulu sean ngga baik ada tamu"ucap wanita itu
"Mama inget anak yang dulu mamah kasih ke papahku"ucap dev menatap wanita itu
__ADS_1
Diyas terkejut dan masih menatap lekat wajah kakak nya itu.
"Iya,mama inget dev"ucap wanita itu yang mulai tertunduk lesu
"Dia sekarang udah besar ma,dia jadi gadis yang cantik baik manis pemberani dan dia adik yang luar biasa buat aku ma"sahut kak dev
"Dan dia mulai menyadari kebohongan yang udah keluargaku jaga selama belasan taun,maaf ma"sambung dev lagi
"Gimana keadaan nya sekarang dev,apa dia baik baik saja?"tanya wanita itu
"Iya ma bahkan dia jauh lebih baik lagi ketimbang dulu saat mama kasih ke saya"
"Kak ada apa sih?"tanya diyas memeganggi tangan kak dev dengan erat
"Kamu udah pulang kerumah mu dek,dan maaf selama ini kakak bohong sama kamu"ucap dev menatap lekat wajah diyas
Diyas tak mengerti ucapan kakaknya yang sudah mulai menangis itu.
Sontak wanita yang sedari tadi berbincang dengan dev menatap lekat wajah diyas.
"Jadi ini kamu...."ucap wanita itu yang mulai betkaca kaca
Diyas semakin bingung dengan keadaan nya sekarang dan hanya terdiam menatap kak dev.
Makasih ya udah ikutin kisah diyas😊😊
Tolong donk VOTE yang banyakðŸ˜ðŸ˜
Kalo kalian banyak yang VOTE dan LIKE aku jadi rajin UP nya ni mohon ya terima kasih.
__ADS_1
Selamat membaca kelanjutannya besok
hepy reading😙