GAIRAH DUDA KECE

GAIRAH DUDA KECE
BAB 75. ALMAIRA HAMIL _GDK


__ADS_3

Saat Almaira sudah tiba di rumah sakit. Terlihat dokter dan suster yang berada di sana sudah memeriksa kondisi kesehatan Almaira. sementara Nyonya Anita dan asisten rumah tangga yang membawa Almaira ke rumah sakit sudah tampak gelisah menunggu kabar hasil pemeriksaan dokter itu.


Sambil menunggu hasil pemeriksaan dokter Nyonya Anita menghubungi nomor ponsel milik Bimo.


Kring ....


Kring ....


Kring ....


Suara deringan ponsel milik Bimo terdengar jelas di telinganya. Ponselnya yang ada di atas meja tepat di samping laptop miliknya saat. Dia asik mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan perusahaan.


Bimo meraih ponsel itu, menatap di layar ponselnya kalau yang menghubungi dirinya Nyonya Anita. Bimo mengerutkan keningnya "Ada apa pagi-pagi seperti ini Mami menghubungiku?" gumamnya di dalam hati lalu langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung.


"Hello selamat pagi mom, ada apa pagi-pagi begini,Mami menghubungi Bimo di kantor?" tanya Bimo sedikit khawatir


"Kamu segera ke rumah sakit, Almaira saat ini sedang dirawat di rumah sakit." ucap Nyonya Anita memberitahu kepada Bimo membuat Bimo langsung terhenyak.


"Apa mom?

__ADS_1


"Almaira di rumah sakit?


"Memangnya Almaira Kenapa mom?


Soalnya tadi pagi, Almira aku tinggal masih tidur jadi. Aku tidak ingin mengganggu istirahatnya, maka yang kubiarkan saja dia tidur." sahut Bimo di dalam sambungan telepon selulernya.


"Jangan banyak bicara, Mami minta sama kamu segeralah datang ke sini. Mami tidak banyak memiliki waktu meladeni pertanyaanmu itu. Yang pasti saat ini Almaira menantu kesayanganku, dirawat di rumah sakit dan butuh kamu disisinya." ucap nyonya Alena sambil langsung mematikan sambungan telepon selulernya.


Bimo langsung meraih jas yang ia letakkan di belakang kursi kerjanya, memakainya lalu berlari keluar dari ruang kerjanya, melewati para karyawan yang bekerja disana begitu saja. Ia masuk ke dalam lift khusus petinggi perusahaan. Ia pun berlari menuju parkiran mobil Setelah tiba di lantai bawah.


Bimo melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah sakit di mana keberadaan Almaira saat ini. Di sepanjang perjalanan Bimo tampak sudah sangat gelisah dan khawatir. Pikirannya sudah tidak karuan mengkhawatirkan istrinya.


Bimo memarkirkan mobil miliknya Setelah tiba di rumah sakit. Bimo menghampiri resepsionis, yang bertugas di rumah sakit. bertanya keberadaan Almaira saat ini.


Bimo berlari. Ia sudah melihat Nyonya Alena dan asisten rumah tangga, yang membantu membawa Almaira ke rumah sakit sudah tampak gelisah di luar UGD.


"Apa yang terjadi kepada Almaira mom?


"Mami juga tidak, Bibi menemukannya sudah jatuh pingsan di kamar tepatnya di depan pintu kamar mandi.

__ADS_1


Saat Bimo dan nyonya Anita sedang berbicara, salah satu suster keluar menghampiri Bimo dan nyonya Anita.


"Dengan keluarga Nyonya Almaira? Panggil Suster itu, menghentikan pembicaraan Bimo dengan Nyonya Anita.


Bimo berlari menghampiri Suster itu. "Bagaimana kondisi istri saya suster?


Suster itu mengembangkan senyumnya


"Tuan Tenang saja istri anda tidak kenapa-kenapa.


Dia sampai jatuh pingsan, perutnya kosong, mungkin selera Nyonya Almaira menurun. karena saat ini, nyonya Almaira sedang hamil. Itu biasa dirasakan oleh ibu muda yang sedang hamil muda." ucap suster itu membuat Bimo terhenyak sekaligus bahagia. Bimo meninggalkan Suster itu begitu saja. masuk ke ruang UGD menghampiri istrinya.


Saat dia sudah berada di ruang UGD, ia melihat istrinya berbaring di atas Branker.


"Dokter apa yang terjadi kepada istri saya? lagi-lagi pertanyaan yang sama di pertanyakan oleh Bimo kepada dokter. Padahal sebelumnya suster sudah menerangkan kepada Bimo.


Tetapi dokter itu dengan sabar pun memberitahu kepada Bimo apa yang terjadi kepada Almaira sehingga Almaira sampai jatuh pingsan. Mendengar penuturan dokter itu, Bimo begitu bahagia. lalu memberikan pelukan hangat kepada istrinya, walaupun istrinya saat ini masih berbaring lemah tertidur di atas brangker. Karena ia baru saja mendapatkan suntikan obat ke tubuh Almaira membuat dirinya pun kembali tertidur.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2