Gairah Muda

Gairah Muda
Misi yang gagal


__ADS_3

Jangan lupa vote, rate, like, koment, kritik dan saran nya ya..


Dukungan mu selalu aku tunggu..


Selamat membaca..


...****************...


Saat ini Elis dan Andrea sudah berada di rumah pohon, hujan yang turun begitu deras mengguyur bumi. Andrea terlihat menatap Elis, baju Elis yang basah membuat aset berharga milik Elis tercetak dengan jelas. Andrea berkali kali menelan Saliva nya dengan susah, dia sudah tak sabar ingin segera mencicipi nya.


Kalau saja Elis seperti perempuan perempuan yang biasa singgah di kasur Andrea, pasti dengan sangat mudah ia bisa meniduri Elis. Akan tetapi itu hanya keinginan Andrea, karna pada dasar nya Elis memang bukan wanita gampangan .


Andrea hanya memiliki keinginan tanpa bisa mewujudkan nya, mungkin dia harus lebih bersabar lagi. Atau mungkin dia harus melupakan keinginan nya, karna seperti nya tidak akan mudah untuk menaklukkan hati Elis.


Andrea hanya bisa memandangi tanpa bisa menyentuh nya, sungguh miris nasib si Playboy jika berada di dekat Elis.


Elis yang sadar ke mana arah tatapan mata Andrea pun langsung menyilang kan kedua tangan nya di depan dada nya, Elis menyipit kan mata nya dan menatap tajam ke arah Andrea. Andrea yang mendapat kan tatapan seperti itu dari Elis pun langsung melayang kan protes nya..


"Apa yang sedang kamu lihat hah?! "seru Elis dengan tatapan tajam nya


"Hey,, kamu jangan menatap ku seperti itu!! Aku bukan penjahat !! "seru Andrea tak suka


"Habis nya kamu menatap ku begitu,, kamu ngga boleh liatin aku kayak gitu.ltu nama nya tidak sopan, tidak baik menatap seperti itu. "seru Elis


"Habisan kamu nya kelihatan seksi banget di mata aku, habis keujanan begitu kamu malah keliatan tambah seksi di mata ku.." seru Andrea


"Kamu jangan mesum begitu..!! Bila perlu, tutup ke dua mata kamu. "seru Elis


"Bukan hanya mesum tapi otak ku ini sudah benar benar traveling ke mana mana karna lihat keadaan kamu kaya gitu.."seru Andrea jujur


"lisshh,,kamu jangan bicara sembarang seperti itu,karna itu sungguh tidak lucu sama sekali !! "seru Elis sewot


"Tentu saja ini tidak lucu, karna aku memang bukan seorang pelawak. "seru Andrea ketus


Elis yang merasa kesal pada Andrea langsung memalingkan wajah nya, mulut nya masih terlihat komat kamit karna kesal.


Untuk sesaat mereka saling diam, hujan yang turun begitu deras. membuat Andrea dan Elis sangat kedinginan , bibir Elis terlihat sedikit bergetar,telapak tangan nya terus bergesekan untuk mencari kehangatan.


Andrea mendekati Elis,tapi Elis malah terus mundur setiap kali Andrea mendekat. Hingga saat punggung Elis membentur dinding dia benar benar terdiam, karna Elis sudah tidak bisa bergerak lagi.

__ADS_1


Andrea mengunci pergerakan Elis, Andrea menempel kan tubuh nya ke tubuh Elis. Andrea mendekatkan bibir nya ke telinga Elis, dia pun berbisik.


"seperti nya kamu sangat kedinginan, kamu mau aku hangat kan tidak? "seru Andrea dengan tersenyum nakal


"Maksud kamu apa bicara seperti itu ? Kamu jangan bicara sembarangan. "seru Elis


"Aku tidak bicara sembarang kok, kamu jangan takut sayang , aku hanya akan memeluk mu. Aku tidak ingin melihat kamu mati kedinginan.." seru Andrea


"I_iya ,,baik lah..Tapi hanya peluk saja.." seru Elis gugup


Andrea langsung memeluk Elis, dia mengalir kan kehangangatan ke tubuh Elis. Elis merasa tubuh nya menghangat, mereka sudah berpelukan cukup lama tapi hujan tak kunjung reda.


"Andrea,, kaki ku terasa sangat pegal.. "seru Elis


Andrea tidak berkata apa apa, dia langsung menggendong Elis dan menidur kan nya di atas kasur busa tipis tempat Andrea bertempur.


"Kenapa kamu menidurkan ku? tanya Elis


"Kamu bilang pegal, ya sudah kamu tiduran saja. "seru Andrea


Andrea bangun dan mengambil selimut,setelah itu dia menyelimuti Elis.Kini Elis sudah terlihat lebih nyaman, hangat tanpa ada lagi yang nama nya rasa dingin.


Dia sangat takut khilaf, jika terus berdekatan dengan Elis. Apa lagi hawa nya begitu dingin, membuat Andrea merasa ingin hal yang lebih.


Makin lama rasa dingin itu makin menusuk hingga ke tulang, Andrea pun mendekati Elis yang terlihat sangat nyaman.


"Elis, aku sangat kedinginan. Apa kita bisa saling menghangat kan? "seru Andrea


Elis segera bangun dari tempat tidur Andrea, dengan selimut yang masih menutupi tubuh nya. Dia menatap tajam ke arah Andrea, dia sungguh kesal karna Andrea dari tadi hanya membahas hal tentang menghangat kan.


"Maksud kamu menghangat kan seperti apa? "seru Elis


"Kamu kan sudah dewasa, masa tidak mengerti dengan apa yang aku ucap kan? "seru Andrea


"Maksud kamu, kita__ "seru Elis menggantung kan ucapan nya


"lya, kita harus melakukan itu biar tidak kedinginan lagi. "Seru Andrea


"kamu jangan ngaco Dre,,!! kita ini masih remaja, hal itu hanya boleh di lakukan oleh orang yang sudah menikah.. "seru Elis

__ADS_1


"Begitu yah,,? Aku kira remaja seperti kita sudah boleh untuk melakukan nya?" seru Andrea berpura pura


"Tentu saja tidak boleh !! Kamu jangan ngomong sembarangan tentang hal itu, kita ini masih remaja."seru Elis


Kenapa sangat susah sekali menaklukan gadis yang satu ini,, harus pake cara apa coba? Bisa gila kalau terus begini.. batin Andrea


Gagal maning gagal maning😂😂


"Tapi aku sangat kedinginan, aku butuh kehangatan."seru Andrea


Elis segera bangun, dia pun segera melepaskan selimut nya. Dia membelitkan selimut nya ketubuh Andre, Andrea hanya diam saja dengan apa yang di lakukan Elis.


"Bagaimana, apa sudah hangat? "seru Elis


"Sangat hangat, tapi yang sangat aku harap kan bukan selimut ini tapi selimut hidup. "seru Andrea lirih


Tapi walaupun Andrea mengucap kan nya dengan pelan, tetap saja Elis masih bisa mendengar nya.


"Stop Dre, jangan bikin yang aneh aneh mulu.Bersikap lah seperti layak nya remaja yang baik, buang jauh jauh pikiran kotor mu itu."seru Elis


"Iya, aku tidak akan aneh aneh lagi. Aku akan diam menghangat kan tubuh ku dengan selimut ini, tentu nya sambil menunggu hujan reda."ucap Andrea


"Bagus kalau begitu, aku sangat suka. "seru Elis


Andrea hanya bisa mendengus kesal, dia tidak menyangka jika menaklukkan Elis akan sangat sulit. Kini dia hanya bisa pasrah, dan semoga hujan bisa cepat reda karna dia sudah tak tahan dengan rasa dingin yang mendera.


-


-


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


TBC


__ADS_2