Gairah Muda

Gairah Muda
Obrolan Hangat


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik dan saran yang membangun ya gengs..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat Membaca..


...****************...


Juragan Wijaya kini sedang berbicara serius dengan Aron, dia sudah tidak sabar ingin memperistri Bu Yanti.Dia pun meminta pertolongan Aron agar bisa menikahi Bu Yanti besok, dan beruntung nya Aron menyanggupi nya.


Wajah Juragan Wijaya terlihat begitu bahagia, dia sangat senang karna hari yang dia tunggu tunggu akhirnya datang juga.


Hari dimana dia bisa menikahi kekasih hati nya, dan hari dimana dia bisa menjadikan cinta pertama nya menjadi milik nya sentuh nya.


"Besok siang semua nya sudah selsai, kak Wijaya bisa menikahi kak Yanti besok sore."seru Aron


"Baiklah,aku suka cara kerja mu."seru Juragan Wijaya sambil menepuk pelan pundak Aron


"Kakak langsung saja datang ke gereja nanti sore, kita bertemu di sana. "seru Aron


"No!! Aku akan menjemput Yanti kemari, aku akan berangkat bersama dengan nya. Enak saja kau menyuruh ku untuk langsung pergi ke gereja.."kesal Juragan Wijaya


"Ck!! Kamu ini seperti anak kecil yang susah di atur kak, tapi terserah lah. Toh Aku juga tidak rugi, terserah apa mau mu saja. "seru Aron


Karna hari sudah semakin larut, Bu Yanti pun menghampiri Juragan Wijaya. Dia merasa tak enak jika calon suami nya itu terus berlama lama di sana, bisa bisa nanti mereka hanya akan menjadi bahan ledakan semata.


"Jaya, pulang lah dulu. Besok juga kita bertemu lagi, jangan terus mengobrol."seru Bu Yanti


"Baiklah, tapi nanti pagi aku akan ke sini agar kita bisa membeli baju pengantin bersama."seru Juragan Wijaya


"Iiissh,, kamu tidak usah kemari. Aku akan membeli baju pengantin sendiri, kamu ke sini nya siang saja saat mau menjelang pernikahan."seru Bu Yanti kesal


"Iya iya, aku akan menjemput kamu pukul satu siang. Aron sudah mendaftarkan pernikahan kita pukul tiga, jadi aku rasa aku akan menjemput kamu pukul satu."seru Juragan Wijaya


"Iya tuan posesif, terserah apa kata mu."seru Bu Yanti sambil memutar bola mata nya


"Hey, kenapa kamu bicara seperti itu? Apa kamu tidak ikhlas mau menikah dengan ku? "seru Juragan Wijaya


"Aku ikhlas menikah dengan ku, tapi kamu harus ingat akan umur. Kita sudah tidak muda lagi, bersikap lah selayak nya orang tua."seru Bu Yanti

__ADS_1


Juragan Wijaya menarik lembut tangan Bu Yanti, dia menatap Bu Yanti dengan intens.


"Apa kamu tahu Yan, bagaimana tersiksa nya aku bisa melihat mu tapi tak bisa memiliki mu? "seru Juragan Wijaya


Bu Yanti hanya menggeleng kan kepalanya pelan, dia melihat raut kesedihan di mata Juragan Wijaya. Bu Yanti pun langsung tertunduk, dia merasa tak kuat melihat tatapan mata nya.


"Selama ini Ij aku begitu tersiksa hidup bersama Messi, karna selalu berada di bawah tekanan Mommy.Mommy hanya mementingkan diri nya sendiri, begitu pun dengan Messi yang hanya menghamburkan uang ku dengan bangga nya."seru Juragan Wijaya


"Maaf,, "seru Bu Yanti


"Sudah lah Yanti, kini adalah saat nya kita berbahagia.Jangan pernah lagi kamu meninggal kan aku, jangan pernah lagi memberikan alasan yang membuat kita sama sama merasa sakit."seru Juragan Wijaya


"Ya jaya, aku tidak akan melakukan nya lagi.Mulai sekarang, aku akan selalu setia mendampingi kamu seumur hidup ku."seru Bu Yanti


Elis menghampiri kedua orang tua yang sedang di mabuk cinta itu, rasa nya memang kurang pantas untuk di lihat. Tapi itulah kenyataan nya, cinta yang kuat mampu membawa mereka pada kebahagiaan tanpa memandang usia.


"lbu sama bapak so sweet banget,Elis jadi baper."seru Elis sambil memeluk ibu nya


"Tenang sayang, kan ada aku."Seru Andrea yang langsung memeluk Elis dari belakang


Sontak Elis pun terlepas dari pelukan ibu nya, dia pun memukul tangan Andrea karna malu.


"Jangan terlalu mesra, nanti kalian lupa kalau kalian masih harus melanjutkan pendidikan. "seru Aksa yang tiba tiba sudah berada di dekat Elis


"Kalau kalian masih terus berpelukan, aku pastikan kalian akan aku nikah kan."seru Juragan Wijaya


"Jangan pak, aku masih mau kuliah. "seru Elis sambil melepas kan tangan Andrea yang melingkar indah di perut nya


Semua orang pun menertawakan Elis yang terlihat ketakutan, sedangkan Elis hanya tersenyum kikuk karna malu.


Akhirnya setelah acara lamaran selsai, semua orang pun membubarkan diri.Keluarga Wijaya Aditama pun langsung pulang ke kediaman Wiguna Adiyaksa, mereka akan beristirahat.


Karna besok mereka akan sangat sibuk, tentu nya semua ini karna keinginan Juragan Wijaya.


Setelah sampai di kamar nya, Juragan Wijaya langsung membersihkan diri. Setelah nya, dia pun langsung mengistirahatkan tubuh lelah nya.


Kini dia bisa bernapas dengan lega, karna beberapa jam lagi dia akan menjadikan Yanti nya sebagai milik nya sentuh nya.


Perjuangan nya terasa tak sia sia, karna sebentar lagi Ynti nya akan menjadi istrinya. Cinta yang dari dulu bersemi dalam hati nya tak pernah sama sekali memudar, yang ada rasa cinta itu terasa makin bertambah.

__ADS_1


Malam semakin larut, tapi mata nya seakan enggan untuk terpejam. Juragan Wijaya pun bangun dan langsung berjalan menuju dapur,dia akan membuat segelas coklat hangat.


Mungkin saja jika dia meminum segelas coklat hangat, bisa membuat nya cepat tidur.


Saat sampai di dapur, di sana dia melihat Arga dan Shera yang masih asik mengobrol.


"Papah, kenapa malam malam begini belum tidur? "seru Shera


"Papah merasa sulit tidur, Papah ingin meminum coklat hangat She ."seru Juragan Wijaya


Shera pun segera bangun, dia akan membuat kan segelas coklat hangat untuk Papah nya itu.


Mata Juragan Wijaya beralih menatap calon menantu nya Arga"Apa persiapan pernikahan kalian sudah rapih? "seru Juragan Wijaya


"Hampir sembilan puluh persen Pah, kami sudah merencanakan semua nya dengan matang."seru Arga


"Baguslah kalau begitu, aku berencana untuk membuat perusahan yang bekerja di bidang furniture. Aku harap ,kamu nanti bisa membantu Papah dalam mengembangkan bisnis itu."seru Juragan Wijaya


"Tapi Pah, bagaimana dengan kak Guna? "seru Arga


"Biarkan Shera membantu nya sampai dia menemukan pengganti mu, aku yakin Guna akan mengerti. "Seru Juragan


"Baiklah Pah, apa pun kata Papah.Tapi ,aku harap Papah yang berbicara langsung pada kak Guna."seru Arga


"lya nak, nanti aku akan membicarakan nya."seru Juragan Wijaya


Obrolan mereka pun tak berlangsung lama, karna setelah Shera membuat kan coklat hangat untuk Papah nya membuat Juragan Wijaya jadi lebih cepat mengantuk.


-


-


-


Terimakasih sudah mampir..


Jangan lupa like dan koment nya ya, karna itu sangat berharga untuk ku..


Jangan lupa juga tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


TBC


__ADS_2