Gairah Muda

Gairah Muda
Extra part l (Tiga Tahun Kemudian)


__ADS_3

Tiga tahun telah berlalu, kini Elis sudah resmi menjadi pemimpin perusahaan milik Juragan Wijaya yang ada di kota G. Andrea juga bekerja di sana bersama kekasih nya, dia bekerja sebagai asisten peribadi kekasih nya Elis.


Juragan Wijaya sengaja melimpah kan perusahaan milik nya yang berada di kota G kepada Elis dan Andrea, sedangkan perusahaan milik nya yang ada di Jakarta dia limpah kan kepada Shera dan Arga.


Tadi nya dia sudah mempercayakan Erick untuk membantu Elis, tapi ternyata dia lebih memilih menjalankan bisnis keluarga nya yang ada di paris.


Juragan wijaya juga melimpah kan semua perkebunan dan peternakan nya kepada Wiguna, karna kalau perusahaan Wiguna sudah mempunyai nya.


Dasar nya memang Wiguna si otak bisnis, Danau yang dulu hanya di jadikan sebagai Danau milik pribadi kini sudah berubah total. Wiguna menyulap nya menjadi tempat wisata, di sana bahkan sudah tersedia penginapan.


Dari mulai penginapan satu kamar dengan nuansa rumah pohon, sampai penyewaan villa. Otak bisnis Wiguna memang tiada dua nya, bahkan dia sudah membuat banyak hotel dan Villa di tempat tempat wisata yang terkenal di Indonesia.


Sedangkan Juragan Wijaya sendiri kini sedang menikmati masa tua nya bersama Bu Yanti, Juragan wijaya membangun Kost kostan khusus karyawan di daerah Jakarta. Tak tanggung tanggung, dia mempunyai kost kostan yang berjumlah seratus pintu di dua kawasan.


Sedangkan Bu Yanti masih mengurusi caffe nya, Juragan Wijaya sengaja membeli lahan di depan caffe Bu Yanti.


Dia memperbesar Caffe milik istri nya dengan membuat kan caffe bernuansa outdoor ,jadi para pengunjung bisa memilih suasana untuk menikmati pesanan nya. Bisa Indoor atau outdoor ,dia juga menyiap kan pernak pernik dan banyak tanaman hias untuk memanjakan pengunjung.


Elis dan Andrea kini sudah semakin serius dalam menjalani hubungan, mereka berencana akan melangsungkan pernikahan nya bulan depan. Selain mereka sedang sibuk karna pekerjaan, mereka juga sibuk dengan persiapan pernikahan yang sudah hampir selsai.


Andrea bahkan sudah membeli rumah sederhana untuk mereka tempati setelah menikah nanti, Rumah satu lantai yang mempunyai empat kamar.


Depan rumah nya di hias dengan berbagai bunga, sedangkan di belakang rumah dia membuat rumah pohon. Karna dia sudah tidak mungkin mengunjungi rumah pohon yang terletak di tepi Danau lagi,pasti suasana di sana akan sangat ramai dan tentu nya tidak akan bisa di pakai untuk bermesraan.


Andrea sengaja membuat rumah pohon yang begitu nyaman di belakang rumah nya, dia sudah berencana akan membuka segel istri nya di sana. Andrea benar benar sudah mempersiapkan semua nya dengan matang, bahkan suasana di dalam rumah pohon itu pun terlihat seperti hotel.


Andrea bahkan memasang lampu kerlap kerlip di sana, dia juga sudah menyiap kan kasur yang empuk. Walaupun tidak besar, tapi itu akan sangat nyaman jika untuk di pakai berdua dengan istri nya nanti.


Di sekeliling tempat tidur pun dia sudah menyiap kan lilin aroma terapi, agar nanti pada saat malam pembukaan segel akan terasa lebih menyenangkan dan menenangkan di sana.


Sore ini Elis dan Andrea merasa sangat lelah, mereka baru saja menyelsaikan pekerjaan mereka. Rasa nya Andrea sudah tak sabar untuk pulang ke rumah nya, dia ingin segera mandi dan merebahkan tubuh lelah nya.

__ADS_1


Karna Elis tak kunjung ke luar dari ruangan nya, Andrea pun langsung menghampiri kekasih nya itu. Dia ingin segera pulang bersama, dia sudah ingin melepas rasa penat dan lelah nya.


"Sayang,, "Panggil Andrea


Elis yang sedang sibuk merapikan berkas pun menghentikan aktivitas nya, dia menoleh ke arah kekasih nya yang terlihat sudah sangat lelah. Hari ini memang sangat melelahkan untuk mereka, karna harus menghadiri meeting penting di luar kantor.


"Ada apa sayang? "Tanya Elis


Andrea menghampiri Elis dan memeluk nya dari belakang"Pulang Yuk,, aku udah cape ."Seru nya seraya menciumi ceruk leher kekasih nya


"Hentikan sayang, aku bau .."Seru Elis sambil mendorong pelan wajah Andrea


"Sebentar saja, aku rindu."Jawab Andrea


Andrea terus saja menciumi leher Elis, Elis yang merasa geli pun tak Andrea hiraukan. Andrea malah menggendong Elis, dia melingkarkan kaki Elis di pinggang nya.


Andrea pun langsung mencium mesra bibir Elis, rasa lelah karna seharian sudah bekerja kini sudah menguap entah kemana.


cukup lama mereka saling mengecap, karna merasa kasihan pada Andrea yang menopang berat tubuh nya, Elis pun melepaskan pagutan nya.


"Turunin dulu, aku mau cuci muka .Habis itu kita pulang, ok?! "Seru Elis


Andrea pun menurun kan Elis, dia pun membiarkan kekasih nya untuk pergi ke kamar mandi. Andrea menunggu kekasih nya sambil memainkan ponsel nya, sesekali dia melihat pintu kamar mandi karna Elis tak kunjung keluar.


"Sayang, kenapa lama sekali? "Tanya Andrea


"Sebentar, aku lagi ganti pembalut."Jawab Elis


"Pantas saja lama.. "Seru Andrea


Tak lama Elis pun keluar dari kamar mandi, dia sudah terlihat lebih segar. Wajah nya pun terlihat sudah di poles bedak, walaupun hanya sebatas riasan tipis.

__ADS_1


"Ayo,, "Ajak Elis


Andrea pun langsung menautkan tangan nya ke tangan Elis, rasa nya dia sangat bahagia karna sampai saat ini mereka masih di beri kesempatan untuk selalu bersama.


Mereka kini berjalan beriringan menuju parkiran, Elis terlihat begitu manja pada Andrea. Selama berjalan Elis selalu menyandarkan kepala nya di pundak sang kekasih.


Andrea tak pernah keberatan, karna dia juga sangat menyukai Elis yang selalu manja dan terkesan sangat membutuhkan nya. Sebagai lelaki ,dia merasa sangat berharga jika Elis bersikap seolah sangat membutuhkan nya.


Andrea dan Elis kini sudah masuk ke dalam mobil milik Andrea, setelah siap Andrea pun langsung melajukan mobil nya menuju kediaman nya.


Andrea dan Elis sudah sepakat, jika malam ini mereka akan makan malam bersama di rumah Andrea. Andrea bahkan sudah meminta ibu dan bapak nya untuk datang ke rumah Andrea,tentu saja dengan membawa bahan masakan untuk makan malam mereka.


Saat tiba di rumah nya, Andrea sudah di sambut dengan aroma masakan yang begitu menggelitik hidung nya.


"Bu,, Masak apa sih, kok wanginya enak banget? "tanya Andrea


"Semua masakan yang kamu dan Elis suka sayang, cepat mandi sana habis itu kita makan bersama."Ucap Bu Neni


Andrea menurut, dia langsung masuk ke kamar nya sedangkan Elis membantu Bu Neni yang terlihat kerepotan karna masak sendirian. Sedangkan pak Johan sedang sibuk merapikan beberapa bagian rumah yang terlihat kurang rapi.


Bagaimana pun juga dia ingin rumah yang akan di tempati oleh anak dan menantu nya adalah tempat yang paling nyaman, dan tentu nya mereka juga selalu mengharap kan yang terbaik untuk pernikahan mereka.


-


-


-


Terimakasih karena sudah mampir..


Jangan lupa like, koment, vote, rate, kritik, saran dan juga tekan 💓untuk memfavoritkan..

__ADS_1


TBC


__ADS_2