Gairah Muda

Gairah Muda
Semakin Nyaman


__ADS_3

Jangan lupa like, koment, vote, rate kritik dan saran yang membangun ya..


Dukungan mu adalah semangat bagi ku..


Selamat membaca..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat bel pulang sekolah berbunyi, semua siswa berhamburan ke luar kelas. ada sebagian dari mereka yang tidak pulang karna mengikuti ekskul, banyak juga yang langsung pulang. sedangkan elis, dia masih duduk di bangku kelas nya.


Elis tidak ingin ada yang tahu kalau dia akan pergi bersama andrea, makanya dia menunggu semua teman nya keluar kelas duluan.


Setelah terlihat sepi, elis segera keluar dari kelas nya. dia berjalan agak jauh dari sekolah, dia berjalan menuju pengkolan yang di maksud andrea tadi pagi. dan benar saja, andrea sudah duduk manis di atas sepeda motor nya menunggu kedatangan elis.


Dengan senyum yang mengembang elis langsung menghampiri andrea, andrea pun dengan senang hati langsung mengambil helm dan memakai kan nya pada elis.


"Mau langsung pulang atau mau ke rumah pohon dulu? "tanya andrea


"Karna bulan depan kita sudah ujian, bagaimana kalau kita belajar bersama di rumah aku aja?"tawar elis


"Baiklah, aku mau.. "seru andrea senang


"Tapi mampir ke warung makan ibu aku dulu ya,, aku laper.. "seru elis sambil mengusap usap perut nya


"Iya cantik.. "seru andrea


Akhirnya mereka pun pergi ke warung makan milik bu yanti, pada saat mereka sampai di sana mereka langsung masuk ke dalam warung makan tersebut.


Tapi mereka tidak melihat bu yanti di sana, mereka hanya melihat bibi nya elis yang terlihat sedang kerepotan melayani pembeli sendirian.


Saat melihat elis yang datang, bibi nya elis terlihat sangat senang.


"Elis,, tolong bantu bibi sebentar. "ucap bibi elis


"Iya bi nur,, "jawab elis


Elis dan andrea pun segera menghampiri bu nur dan membantu nya melayani para pembeli, walaupun elis tidak pernah bekerja sama sekali tapi dia cukup paham bagaimana melayani pembeli dengan memperhatikan bi nur dalam melayani.


Satu jam berlalu, pembeli pun mulai sepi. elis yang merasa penasaran pun langsung bertanya pada bibi nya,,

__ADS_1


"Bi, sebenarnya ibu kemana?kenapa ibu membiarkan bibi kerepotan sendiri?"tanya elis


"Bibi ngga tahu elis, tapi tadi ada juragan wijaya kemari. dia mengajak ibu mu pergi.. "seru bi nur


Andrea dan elis saling pandang, mereka pun menjadi khawatir dengan keadaan bu yanti. pasal nya, mereka sudah pernah melihat bagaimana kelakuan juragan wijaya terhadap bu yanti.


"Bi, apa bibi tahu juragan wijaya mau apa mengajak ibu pergi? "tanya elis


"Entah lah, dia bilang ada hal penting yang harus di bicarakan dengan kakak. "seru bi nur


"Ooohhh,, begitu ya.. "seru elis


"Oiya, kamu kok tumben banget sih datang ke sini.."seru bi nur


"Aku lapar bi, mau minta makan."seru elis


"Ya ampun,, keponakan ku yang cantik ini kenapa tidak bilang? ya sudah, kamu sama teman kamu makan dulu gih, lagian yang beli juga sudah mulai sepi. "seru bi nur


"Iya bi,, "seru elis


Elis pun segera mengendok nasi beserta lauk nya, dia pun duduk di sebelah andrea yang ada di dalam warung tersebut, ruangan yang biasa di pakai oleh bu yanti dan bi nur saat istirahat .


"Aku laper, kamu mau ikut makan? "seru elis


"Dasar manja.. "seru elis sambil mencuil Iding mancung milik andrea


Elis pun mulai makan, dia makan satu piring berdua bersama andrea dengan elis yang menyuapi nya. andrea pun sangat senang ,karna elis sangat perhatian pada nya. melihat elis yang sedang mengunyah makanan, membuat andrea ingin mengecup bibir nya.


Andai saja ini bukan tempat umum, pasti andrea sudah tidak bisa menahan nya. setelah selsai makan mereka pun pamit untuk pulang, saat mau keluar dari warung makan mereka melihat mobil juragan wijaya yang datang tepat di depan warung bu yanti.


Tak berselang lama, bu Yanti pun turun dari mobil juragan wijaya dengan muka yang terlihat kesal. elis jadi semakin curiga di buat nya, sebenar nya elis sangat ingin bertanya langsung ke pada ibunya itu, tapi ia takut ibu nya akan tersinggung.


"Elis sayang, kamu di sini? "seru bu yanti


'"Iya bu, sudah dari satu setengah jam yang lalu."seru elis


Wajah bu Yanti terlihat sangat kaget mendengar ucapan elis, tapi dengan cepat dia berusaha menenang kan diri nya.


"Ah, maaf sayang. tadi juragan wijaya mengajak ibu ke panti, beliau ingin membagikan makanan dan mainan. jadi, ibu di ajak ke sana untuk membawa barang barang nya. "alasan bu yanti

__ADS_1


Sebenarnya elis sangat tidak percaya dengan alasan yang di berikan bu yanti, tapi dia tidak ingin melihat ibu nya kecewa. jadi, dengan berat hati elis pura pura mempercayai nya.


"Ya sudah bu, aku sama andrea pulang dulu.bulan depan sudah akan ujian, jadi aku sama andrea akan lebih sering untuk belajar bersama. "seru elis


"Iya sayang, hati hati.. "seru bu yanti


Elis dan andrea pun segera melaju kan sepeda motor nya, mereka menuju kediaman elis. saat sudah sampai, elis langsung mengajak andrea untuk masuk ke dalam rumah. elis mengajak andrea duduk di ruang tengah, tanpa di duga elis malah memeluk andrea dari samping.


"Ka_kamu kenapa sayang? "kaget andrea


"Aku hanya ingin peluk, aku lagi kesel sama ibu. aku tahu ibu ngga jujur sama aku, aku kecewa sama ibu."seru elis


Andrea pun mengelus elus punggung elis dengan lembut, dia tahu apa yang sedang di rasakan pujaan hati nya saat ini.


"Sayang,, mungkin ibu kamu punya alasan. jadi, kamu tidak boleh bicara seperti itu. nanti ibu kamu pasti kecewa, positif tinking aja. "seru andrea


"Hmm,, "seru elis sambil mengerat kan pelukan nya


"Katanya mau belajar, kalau pelukan aku terus kapan belajar nya? "seru andrea


"Aku udah ngga mood, aku mau nya di sayangin kamu aja. begini terasa sangat nyaman.. "seru elis manja


"Jangan salahkan aku loh, kalau nanti aku hilaf.."seru andrea


Elis melepas kan pelukan nya, dia menatap andrea dengan tatapan yang tajam.


"Bercanda sayang, aku tuh serius sayang sama kamu. aku akan menjaga kamu dan aku akan selalu berusaha untuk membahagia kan pacar aku yang cantik ini.."seru andrea sambil mencuil dagu elis


"Aaahh,, kamu so sweet.."seru elis sambil memeluk andrea kembali


Elis merasa sangat nyaman berada di pelukan andrea, pelukan nya terasa menenang kan. niat awal nya ingin belajar pun malah tidak jadi, karna elis terus memeluk andrea dengan erat.


-


-


-


-

__ADS_1


Terimakasih sudah mampir


TBC


__ADS_2